Tuesday, 8 October 2013

Inilah 4 Penyakit Akibat Memakai Celana Jeans Yang Terlalu Ketat

type='html'>
Inilah 4 Penyakit Akibat Memakai Celana Jeans Yang Terlalu Ketat - Perkembangan dunia fashion yang semakin pesat kian membuat orang terlena untuk selalu mengikuti tren yang ada tanpa mengindahkan masalah kesehatan yang turut menyertainya.

Sekilas tidak ada hubungan antara tren berbusana dengan kesehatan. Namun, baru-baru ini sebuah studi menemukan bahwa wanita yang kerap menggunakan celana ketat (fashion yang sedang tren saat ini) berisiko mengalami gangguan kesehatan, terutama pada bagian bawah perut hingga ujung kaki.

Berikut beberapa risiko kesehatan bagi cewek pengguna celana ketat seperti dikutip Genius Beauty.

1. Iritasi Kulit
Menggunakan celana dengan bahan kain yang tidak sesuai dengan kesehatan kulit dapat merusak kesehatan kulit. Apalagi jika celana tersebut terlalu ketat. Gesekan antara kain dan kulit dapat mengakibatkan iritasi. Jika kulit mengalamai iritasi maka bisa menjadi jalan masuk berbagai jenis kuman.

2. Kandidiasis Vulvovaginal
Kandidiasis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida. Gejalanya bisa berupa rasa seperti terbakar, gatal dan menyengat di dalam vagina. Kadang-kadang terasa sakit pada saat buang air kecil.

Pada tingkat lanjut akan muncul bercak merah dan bengkak pada vagina. Ini adalah masalah kesehatan yang merusak tubuh dan saraf. Jumlah penderitanya lebih banyak ditemukan pada wanita yang gemar memakai celana ketat.

3. Paresthesia
Biasa juga disebut dengan Meralgia paresthetica merupakan gangguan saraf dari tulang belakang menuju paha yang dapat menyebabkan kesemutan, nyeri hingga mati rasa pada paha, pinggul, dan kaki secara keseluruhan.

4. Mengurangi Kesuburan
Hasil penelitian yang dilakukan di Inggris menemukan bahwa endometriosis (gangguan kesuburan pada wanita) diduga terlalu sering mengenakan celana ketat selama bertahun-tahun.

Menggunakan celana ketat akan memicu sel-sel endometrium (selaput lendir rahim) untuk melarikan diri dari rongga rahim lalu berdiam di indung telur, sehingga kesehatan reproduksi menjadi terganggu. Sirkulasi darah yang buruk juga dapat mengakibatkan terjadinya varises.

Pakai celana ketat?


Sumber. jadiberita.com

Thursday, 3 October 2013

Foto dan Video Akibat Pengguna Krokodil, Obat Untuk Merubah Diri Menjadi Zombie

type='html'>
Foto dan Video Akibat Pengguna Krokodil, Obat Untuk Merubah Diri Menjadi Zombie - Ditemukan obat baru yang dinamakan Krokodil di Amerika, yang memiliki harga tiga kali lebih murah dibandingkan heroin. Krokodil adalah obat sejenis heroin yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh.

Obat dari Rusia ini terbuat dari campuran berbagai zat kimia yang sangat berbahaya. Telah ditemukan korban pengguna obat Krokodil di Amerika.

“Sejauh yang saya tahu, ini adalah kasus pertama di Amerika Serikat yang membuat kami ketakutan,” Kata Dr. Frank LoVecchio, direktur Co-medical di Banner’s Poison Control Centre.

Berikut ini adalah foto orang yang menggunakan Krokodil:

Dengan menyuntikkan Krokodil sedikit saja, efeknya dapat menyebabkan pembuluh darah pecah, kulit bersisik dan luka gangren. Gangren adalah kondisi serius yang muncul ketika banyak jaringan tubuh mengalami nekrosis atau mati.

Kondisi ini terjadi setelah seseorang mengalami luka, infeksi, atau masalah kesehatan kronis yang memengaruhi sirkulasi darah.

Penyebab utama gangren adalah berkurangnya suplai darah ke jaringan yang terjangkit gangren, sehingga mengakibatkan kematian sel. Diabetes dan merokok jangka panjang turut menambah risiko gangrene.

Berikut ini adalah video wawancara pengguna Krokodil:

Wednesday, 14 November 2012

ini AKIBAT nya jika si GUK GUK ditinggal SENDIRIAN di rumah



This little French bulldog apparently doesn’t like being left home alone. His owners will have a very unpleasant surprise when they return home.







Monday, 9 July 2012

Cegah Mata Rusak Akibat Komputer Dengan Trik

Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Mata pedih adalah keluhan paling umum saat bekerja terlalu lama di depan komputer. Keluhan ini jika dibiarkan bisa berkembang menjadi kerusakan yang menyebabkan pandangan kabur. Untuk menghindarinya, terapkan aturan 20/20/20.
Mata manusia didesain untuk melihat obyek 3 dimensi. Di layar monitor, mata dipaksa untuk menatap obyek 2 dimensi. Pemaksaan tersebut bisa menyebabkan otak bekerja lebih keras untuk menafsirkan gambar yang ditangkap oleh mata. Otak yang kelelahan akan menyebabkan pemrosesan sinyal cahaya dari mata terganggu, kemudian dirasakan sebagai keluhan mata kabur.

Selain itu, mata manusia normalnya baru bisa melihat dengan nyaman apabila fokusnya berada pada jarak minimal 20 kaki (sekitar 6 meter). Saat berada di depan komputer, mata kembali dipaksa untuk memfokuskan pandangan pada jarak kurang dari 2 kali (sekitar 60 cm). Pemaksaan-pemaksaan itu memicu beberapa keluhan yang disebut sebagai computer vision syndrome (CVS).

Gejalanya antara lain mata kering, sakit kepala dan jika dibiarkan terus menerus akan mengakibatkan pandangan tampak kabur atau tidak fokus.
Untuk mengatasi sindrom tersebut tidak harus dilakukan dengan menyingkirkan komputer dari kehidupan sehari-hari karena bagaimanapun manusia butuh teknologi untuk menunjang produktivitasnya. Yang perlu diubah hanya cara menggunakannya.


Bagi orang-orang yang pekerjaannya menuntut untuk duduk berjam-jam di depan komputer, dianjurkan untuk menerapkan aturan 20/20/20. Artinya tiap 20 menit, sempatkan untuk memalingkan pandangan dari layar monitor selama 20 detik ke titik lain yang berjarak 20 kaki (sekitar 6 meter).
Selain itu, jangan lupa untuk berkedip karena rata-rata orang hanya berkedip 6 kali/menit ketika sedang asyik di depan komputer. Agar bola mata tidak kering dan terasa pedih, kelopak mata harus selalu berkedip sebanyak kurang lebih 16 kali/menit.


Jika memungkinkan, posisikan layak monitor agar tidak lebih tinggi dari mata, minimal sejajar. Jika terlalu tinggi maka kelopak mata cenderung bekerja lebih berat untuk berkedip dan membasahi bola mata, sehingga ujung-ujungnya jadi lupa untuk berkedip.
Demikianlah cara dan trik untuk mencegah mata rusak akibat memandang terlalu lama didepan komputer. Semoga bermanfaat.




sumber :http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=11037505