Wednesday, 7 November 2012

HOTNEWS: Penampakan UFO Berbentuk Lonjong di Amerika

Sebuah benda aneh terlihat melayang di atas langit Amerika. Bentuknya lonjong, berwarna putih, dari kejauhan seperti sebatang rokok. Seorang astronom, Allen Epling berhasil merekam gambarnya selama beberapa jam.



Kabar ini menggegerkan banyak orang. Diliput media dan menarik minat komunitas penggemar UFO, dan akhirnya menimbulkan perdebatan. Apakah benda melayang tersebut benar-benar piring terbang atau objek buatan manusia?

Banyak pengamat yakin benda tersebut sebenarnya mainan "balon panjang" yang dijual di pasaran. Balon sepanjang 8 meter yang bereaksi terhadap panas matahari sehingga bisa membesar.

Namun pendapat ini menjadi lemah karena ketinggian yang dicapai obyek tersebut. Balon semacam itu hanya bisa mencapai ketinggian 30.000 kaki (sekitar 10.000 meter), sementara obyek tersebut tampak melayang pada ketinggian 100.000 meter.



Epling mengamati benda ini menggunakan teleskop astronomi SCT 8" dan terlihat sekitar 60 derajat di atas cakrawala. Ia bingung, bila memang itu hanya sebuah balon besar, mengapa obyek ini bisa tetap diam pada ketinggian tersebut selama beberapa jam.

"Saya tidak mengerti bagaimana benda itu bisa diam di tempat cukup lama. Tidak ada baling-baling dan tidak ada gas yang keluar. Saya ingin menekankan bahwa obyek itu sama sekali tidak bergerak. Dalam video, tampak bergerak karena tangan saya yang goyah saat merekamnya."




Penampakan ini juga disaksikan banyak orang dari tiga negara bagian Kentucky, Virginia, dan Tennessee. Polisi lokal menerima banyak laporan soal munculnya obyek tersebut, namun tidak dapat menemukan "balon" yang seharusnya melayang jatuh.

Bandara lokal dari Pine County juga mengatakan bahwa mereka tidak memiliki catatan terbang di atas wilayah udara mereka selama jam penampakan sesuai hasil rekaman Epling dan laporan beberapa orang lainnya.

Video




Sumber:
dailymail.

Thursday, 25 October 2012

Inilah 5 Agen Rahasia Populer di Amerika Serikat

Di kebanyakan agensi intelejen Amerika Serikat, adalah dibentuk untuk mengatasi permasalahan secara spesifik. Amerika Serikat dengan pemerintahan dan keputusan yang terpusat di Gedung Putih dan Dewan Senator, memiliki beragam cara untuk mengatasi masalah dan mewujudkan kepentingan politik domestik dan bahkan dunia.

Kebanyakan agensi rahasia dan intelejen ini bekerja di dalam kondisi dan situasi yang tidak diduga oleh awam bahkan aparat keamanan lainnya, namun demikian pergerakan mereka tidak selalu tersembunyi dan tidak diketahui.

Beberapa media massa cetak di AS, seperti New York Times dan Times, pernah mengungkapkan keberadaan para agensi rahasia dalam artikel mereka. Berikut 5 rangkuman tentang agen rahasia populer di Amerika Serikat:


1. Secret Service


Diurutan pertama terdapat nama Secret Service, meskipun bukan merupakan bagian dari sebuah lembaga intelejen lagi, namun Secret Service merupakan agensi intelejen pertama di Amerika Serikat.

Awalnya organisasi ini bernama Secret Service Division, yang pada 18 September 1865 merupakan bagian dari Departemen Keungan Amerika Serikat.

Saat itu tugas Secret Service adalah mengawal berbagai pengiriman baik dokumen ataupun bukti-bukti agar terhindar dari upaya pembajakan pihak-pihak anti pemerintah.

Bahkan sejak 11 April 1874, berbagai aksi kejahatan yang mengancam keamanan nasional Amerika Serikat berhasil digagalkan dan para pelaku mulai dari perampok, bandit, dan pemberontak lainnya dapat ditangkap.


2. National Security Agency


Nasional Security Agency (NSA), merupakan salah satu agensi intelejen, dan merupakan lanjutan dari Armed Forces Security Agency yang sudah tidak berfungsi lagi. Bahkan NSA didirikan oleh seorang jenderal yang juga turut beperan dalam pembentukan CIA, yakni Walter Bedell Smith.

Ada beberapa agensi rahasia yang berjalan baik dan rapi di dalam pemerintahan Amerika Serikat selain NSA, satu di antaranya adalah Bureau of Ships.

NSA juga sering diplesetkan dengan kepanjangan dari No Such Agency (karena dianggap tidak pernah ada) bahkan para anggotanya dikenal pula sebagai orang-orang yang senantiasa berkata,
“never say anything” (tidak pernah mengatakan apapun).


3. National Reconnaissance Office


Para anggota U.S. Air Force dan Central Intelligence Agency (CIA) membentuk NRO pada 1961 sebagai salah satu kesatuan gabungan. Keberadaanya sangat rahasia, bahkan kepala suratnya pun sangat ekslusif, namun hal tersebut berubah di tahun 1995.

Pertama kali nama NRO mencuat ke permukaan yakni ketika surat kabar New York Times menerbitkan sebuah artikel di tahun 1977. Artikel tersebut mengungkapkan adanya perseteruan di dalam tubuh pemerintahan Jimmy Carter (penguasa Gedung Putih saat itu) akibat pembentukan sebuah lembaga yang disandikan dengan "Intlellegence Czar" (pasukan intelejen czar).

Di dalam artikel New York Times, disebutkan NRO bersama dengan NSA telah memfasilitasi 'bangsa Amerika' dengan alat-alat komunikasi, perlengkapan elektronik dan satelit intelejen, sehingga tidak ada informasi yang bocor ke publik. Akibatnya kegiatan NRO pun dibekukan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.


4. National Geospatial-Intelligence Agency


Agen Pencitraan dan Pemetaan Nasional (National Imagery and Mapping Agency/ NIMA) ini dibentuk pada 1996, dengan tujuan memberikan gambaran dan penjelasan kepada para mata-mata dan prajurit mengenai situasi dan kondisi yang berlangsung di medan peperangan.

Keberadaan agen pemetaan rahasia ini untuk kali pertama diangkat ke publik melalui majalah Times di tahun yang sama, Tim Wiener dalam artikelnya menyebutkan ada sebuah agen rahasia yang bekerja dengan cara mengabadikan gambar dan peta lokasi dari luar angkasa (citra satelit).

Pada 2003 peranan NIMA sangat sentral sebagai badan itelejen, hingga namanya pun berubah menjadi National Geospital-Intelligence Agency (NGA) layaknya agen tiga huruf lainnya (CIA,FBI dan NSA).

NGA sangat berperan dalam penempatan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan dan Irak, dan mereka pula yang terus memonitor pergerakan para pemberontak Afghanistan dan Irak, sehingga dengan mudah pasukan Amerika mematahkan serangan lawan dan sebaliknya.


5. Central Intelligence Agency


Agen rahasia yang terakhir ini adalah yang paling populer di Amerika Serikat, sekaligus di dunia. CIA (Central Intlelligence Agency), merupakan dinas rahasia Amerika Serikat yang dibentuk pada 1947 melalui penandatanganan sebuah kesepamahan keamanan nasional yang dikenal dengan Nasional Security Act (NSA) oleh Presiden Harry S. Truman.

Saat itu orang nomor satu CIA adalah Letjen Hoyt S. Vandenberg. CIA memiliki fungsi memberikan nasehat dan masukan kepada Dewan Keamanan Nasional (National Security Council), termasuk mengevaluasi berbagai informasi intelejen.

Banyak dugaan bahwa CIA memiliki peranan penting dalam berbagai peristiwa politik di dunia, mulai dari kudeta, pemberontakan domestik hingga revolusi nasional di berbagai negara.

Juga dikabarkan banyak para teroris yang juga bekas anggota CIA, maka tidak heran aksi mereka sangat profesional dan cerdas dilengkapi dana dan peralatan yang canggih.


Sumber :
detik77.com

Saturday, 30 June 2012

10 Presiden Amerika yang suka Mabuk

Banyak Presiden Amerika Serikat memiliki masa lalu yang penuh warna. Dan salah satu masalah para Presiden itu adalah mereka pecandu alkohol dan merasa bangga dengankebiasaan minum mereka. Artikel ini mengidentifikasi mereka dan mencoba mengulas siapa sebenarnya mereka

1. Barack Obama
Sebuah laporan berita muncul 2010 yang mengabarkan tentang masalah Barack Obama yang hobi minum alkohol. Daily Mail melaporkan bahwa dokter kepresidenan menganjurkan Presiden berhenti minum berlebihan dan berhenti merokok. Rekomendasi ini muncul setelah kadar kolesterol Obama naik di ambang batas seharusnya. 

2. George W. Bush 
Bush bukan orang dengan kebiasaan sehat pada 1960-an dan 70-an. Bush bahkan mengaku menyalahgunakan zat additif sebelum berusia 40. Dia menggambarkan periode ini adalah saat dimana dia menjadi pemuda nomaden dan tidak bertanggung jawab. Ini semua terjadi sebelum ia melakukan konversi agama dibimbing Billy Graham. 

3. Richard Nixon 
Selama Skandal Watergate, yang meletus pada tahun 1974, Nixon banyak minum-minuman berakohol dari yang pernah ia lakukan sebelumnya. Dia bahkan menjadi lebih tertekan saat dia menempatkan diri dan keluarganya dalam penghinaan atas pengunduran diri nya. Banyak yang tidak akan mendengar dari Nixon selama bertahun-tahun setelah pengunduran dirinya karena malu. Masalah minum-minuman alkohol berlebih yang dilakukan oleh Nixon dapat ditemukan dalam biografi Nixon yang ditulis oleh Stephen Ambrose. 

4. Martin van Buren
Presiden AS dari Partai Demokrat ini memiliki reputasi sebagai pemabuk pada usia 25. Dia bahkan bisa minum dalam jumlah besar tanpa menunjukkan tanda-tanda keracunan.Perilaku diperagakan baik ke Wakil Kepresidenannya. 

5. Ulysses Grant

Presiden AS ini juga punya masalah dengan alkohol. Masalah ini lebih jelas tercermin selama dinas militer. Namun,banyak minum-minuman beralkohol dikatakan tidak terpengaruh kemampuannya untuk melakukan tugas kala itu. Penyebab kematian Ulysses Grant karena kanker tenggorokan itu dimungkinkan berkaitan dengan kebiasaan konsumsi alkohol yang berlebihan. 

6. Franklin Pierce
Presiden ini menjadi pemabuk karena stres traumatik. Sebelum ia disumpah sebagai presiden, dia dan istrinya dalam kecelakaan kereta api. Putra tunggalnya hampir terpenggal tepat di depannya. Setelah insiden ini Pierce menjadi tertekan dan melampiaskan dengan banyak minum alkohol. dia menganggap kecelakaan itu sebagai hukuman atas dosa-dosanya. 

7. James Buchanan
Dia adalah Presiden yang merayakan kebiasaan minumnya yang berlebihan. Dia secara teratur mengeluh bahwa ukuran botol sampanye nya terlalu kecil. Selain itu, ia dikenal untuk minum 2 sampai 3 botol cognac dan fermetasi gandum hitam kering seminggu sekali . 

8. Franklin D. Roosevelt
FDR memiliki masa kepresidenan yang berat. Dia harus berurusan dengan Depresi Besar, munculnya Hitler, pertempuran dengan polio, dan perang yang berkecamuk. Dia juga seorangpeminum berat dan menurut cucunya dia adalah peracik martini terburuk yang pernah ada. 

9. William Taft
Tidak ada sumber yang mengklaim dia minum selama kepresidenan. Bahkan, banyak dari rekan-rekannya menyatakan dia abstain dari minum minuman beralkohol. Namun selama tahun tahun fratnya,William Taft adalah seorang peminum berat. Dia sering minum akan selalu memastikan bahwa semua temannya juga mabuk. 

10. John Adams
Dia juga seorang pecandu alkohol yang juga harus disebut pada daftar ini. Bahkan dia memulainya dengan sarapan setiap hari dengan anggur cider . Sarapan dengan minuman keras ... hmmm

Sunday, 17 June 2012

Sisi Gelap Program Antariksa Amerika

http://angkatigabelas.blogspot.com/
60 thn lalu AS rekrut Ilmuwan NAZI mempelopori Jelajah Angkasa Luar

Enam puluh tahun lalu Amerika Serikat merekrut para ilmuwan Nazi untuk memimpin sejumlah proyek yang mempelopori persaingan untuk menguasai angkasa luar.

Para ilmuwan itu memberi Amerika teknologi canggih yang sampai saat ini masih memajukan program angkasa luar NASA.

Namun kemajuan itu memiliki beban moral.

Pada akhir Perang Dunia Kedua rahasia teknologi Nazi Jerman menjadi incaran.

Pihak Sekutu berusaha mengambilalih sebanyak mungkin peralatan dan para ahli sambil mencegah negara-negara lainnya melakukan hal serupa.

Pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.


Wernher von Braun: ikon NASA dan mantan perwira SS Nazi

Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang.

Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap.

Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin.

Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.

Pasukan Amerika memindahkan rudal-rudal V-2 dari kompleks besar di Nordhausen, yang dibangun di bawah Pegunungan Harz di Jerman Tengah, beberapa saat sebelum Uni Soviet mengambilalih pabrik itu yang kemudian menjadi daerah yang dikuasai Soviet.

Tim yang membangun V-2, pimpinan Wernhre von Braun, juga jatuh ke tangan Amerika.

Kejahatan

Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: "Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian."

"Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun."

Karena dimulailah Proyek Paperclip, operasi Amerika yang merekrut von Braun dan lebih dari 700 ilmuwan lainnya yang dibawa dari Jerman.

Tujuan proyek itu sederhana: "Untuk mempergunakan ilmuwan Jerman bagi penelitian Amerika dan untuk mencegah sumber ilmiah itu jatuh ke tangan Uni Soviet."


Arthur Rudolph: "100% Nazi"

Perkembangan pun berjalan cepat. Presiden Truman memberi ijin bagi Proyek Paperclip di bulan Agustus 1945 dan pada 18 November, sekelompok ilmuwan Jerman pertama sampai di Amerika.

Tetapi ada satu masalah. Truman memerintahkan bahwa siapapun yang didapati sebagai "anggota partai Nazi dan berperan dalam kegiatannya, atau pendukung aktif militerisme Nazisme" tidak akan diijinkan.

Menurut kriteria tadi bahkan von Braun sendiri, orang yang bertanggungjawab atas pemotretan di Bulan, seharusnya tidak boleh bekerja untuk Amerika.

Dia adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.

Catatan intelijen awal tentang von Braun menyebut pria itu sebagai "resiko bagi keamanan".

Dan rekan-rekan von Braun termasuk:

* Arthur Rudolph, kepala operasi di Nordhausen, tempat 20.000 buruh paksa tewas saat membuat rudal V-2. Dia memimpin tim yang membangun roket Saturnus V. Dia digambarkan sebagai "100% Nazi, orang yang berbahaya".

* Kurt Debus, ahli peluncuran roket, juga perwira SS. Laporan tentang Debus menyatakan: "Dia harus ditahan karena mengancam keamanan Pasukan Sekutu."

* Hubertus Strughold, yang kemudian dikenal sebagai "bapak obat-obatan angkasa luar", yang merancang sistem penyokong kehidupan di pesawat angkasa Nasa. Beberapa bawahannya melakukan "percobaan" manusia di kamp Dachau dan Auschwitz, tempat tahanan dibekukan hidup-hidup dan ditempatkan di ruangan bertekanan rendah. Banyak dari mereka yang kemudian meninggal.

Semua pria ini dibolehkan bekerja untuk Amerika, kejahatan dituduhkan terhadap mereka ditutupi dan latar belakang mereka diputihkan oleh militer Amerika yang berambisi memenangkan Perang Dingin.

Enam puluh tahun kemudian, warisan Proyek Paperclip masih sangat penting.

Dengan karbon penyerap radar yang pada kayu lapis dan sayap tunggal yang mulus ke belakang, Horten Ho 229 dari tahun 1944 buatan Jerman dapat dikatakan sebagai pesawat terbang stealth yang siluman pertama.

Pembom siluman stealth: ikuti rancangan Jerman tahun 1944

Militer AS memberi satu contoh pesawat kepada Northrop Aviation, perusahaan yang kemudian memproduksi pesawat pemboman siluman B-2 yang bernilai 2 milyar dolar, yang dijiplak dari kapal Horten satu generasi kemudian.

Rudal jelajah masih menggunakan rancangan rudal V-1 dan mesin scramjets yang memotori pesawat hipersonik canggih Nasa X-43 dapat diwujudkan berkat teknologi jet Jerman.

Dokumen Proyek Paperclip yang masih dirahasiakan membuat berbagai kalangan termasuk Nick Cook, konsultan teknologi angkasa luar di mingguan Jane's Defence, berspekulasi bahwa Amerika mungkin telah mengembangkan teknologi maju Nazi lainnya termasuk alat anti gravitasi, yang merupakan sumber energi berjumlah besar.

Meskipun kesuksesan Proyek Paperclip tidak diragukan lagi, banyak orang akan memilih untuk mengingat ribuan orang yang tewas demi mengirim manusia ke angkasa luar.