Sunday, 20 October 2013

Ketumbar Bisa Meredakan Polusi Tanah

type='html'>
Polusi yang terjadi di kota besar meliputi tiga hal: udara, air, dan tanah. Tempat pembuangan sampah kota dan pabrik jadi contoh penghasil limbah logam berat seperti timbal, tembaga, arsenik, kadmium dan merkuri yang membuat tanah tercemar.

Namun tahukah Anda? Tumbuhan cilantro, atau orang Eropa menyebutnya coriander, dan masyarakat Indonesia mengenalnya sebagai ketumbar merupakan jawaban masalah polusi pada tanah. Tanaman rempah ini diklaim sebagai bahan "biosorbent" atau penyerap biomassa yang menjanjikan untuk membersihkan logam-logam berat yang masuk ke air tanah dari berbagai pabrik di negara berkembang.
 



Kesimpulan ini didapat dari hasil penelitian  Ivy Tech Community College di Lafayette, Indiana. Seperti dilansir VOA, Douglas Schauer sebagai kepala program emimpin sejumlah mahasiswa di Tula Valley di dekat Mexico City mencari bahan murah dan berlimpah yang dapat digunakan untuk menyaring limbah polusi industri di air tanah. Mereka menguji sejumlah tanaman liar berlimpah, yang dapat dikeringkan dan dihancurkan.

"Kemudian kami masukan ke dalam larutan air yang mengandung sejumlah timbal. Logam yang kita gunakan dalam pengujian ini. Dikocok sedikit, dan kemudian kita membiarkan partikel-partikel mengendap, dan kemudian kita menguji air itu untuk melihat berapa banyak timbal yang masih tersisa," papar Schauer.

Schauer mengatakan uji-coba dari para siswanya menunjukkan ketumbar merupakan salah satu tanaman yang paling efektif untuk menyerap timbal dari air yang tercemar.

Dengan temuannya ini Schauer yakin daun ketumbar kering suatu hari nanti bisa dikemas seperti sekantong teh, atau dapat digunakan sebagai penyaring air untuk menyerap logam berat.

"Harapan kami adalah bagi orang yang tinggal di daerah itu dengan mudah pergi ke pekarangan mereka dan mengambil segenggam daun Cilantro, dikeringkan selama beberapa hari di atas batu di bawah sinar matahari, dan kemudian mungkin dengan hanya sedikit daun Cilantro kering dapat memurnikan satu teko air," ungkap Schauer.

Jika lokasi Anda tinggal dekat dengan daerah industri yang rentan pencemaran tanah, tak ada salahnya mulai membudidayakan ketumbar. Selain pemanfaatan tumbuhannya untuk rempah, air tanah pun bisa kembali layak konsumsi. Selamat mencoba.











 



Wednesday, 11 July 2012

Berkendara Tanpa Polusi "Indonesia Punya Bus Listrik Produksi Lokal"



VIVAnews - Tekad pemerintah memproduksi kendaraan irit bahan bakar bertenaga listrik terus diwujudkan. Rencananya, hari ini Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bakal memperkenankan mobil listrik berbentuk bis.

Dalam keterangan tertulis yang diperoleh VIVAnews, disebutkan bus bertenaga listrik tersebut akan membawa rombongan Menteri Riset dan Teknologi dan rombongan wartawan dari Gedung BPPT menuju Monas dan kembali finish di BPPT.

Perkenalan bus listrik produksi LIPI ini merupakan bagian dari peringatan hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) yang jatuh pada 26 Juni 2011. Pemerintah ingin mengulangi kesuksesan pengembangan teknologi Indonesia yang pernah melaksanakan uji terbang pesawat Gatotkaca N-250 pada Agustus 1995.

Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI sebagai tempat produksi bus listrik tersebut mengklaim kendarannya sanggup mengangkut 15 orang penumpang dengan kecepatan maksimal 100 km/jam.

Bus listrik ini mampu berjalan sejauh 150 KM dengan sekali pengisian 500 ampere. Bus tersebut menggunakan baterai Lithium (LifeP04) yang diklaim mampu menurunkan biaya operasional lebih dari 50 persen dan menurunkan biaya perawatan hingga 70 persen.

Seperti diketahui, pemerintahtampaknya serius merealisasikan mobil listrik untuk pasar Indonesia.

Sekitar bulan Mei 2012, Presiden bahkan memanggil Menteri Negara BUMN, Dahlan Iskan, untuk merencanakan diskusi membahas mobil nasional (mobnas). Dahlan diminta menggelar pertemuan dengan pionir mobil listrik. "Empat Putra Petir" yang dijagokan Dahlan untuk mewujudkan konsep mobil listrik direncanakan bertemu Presiden SBY dan Dahlan di Yogyakarta.




sumber :http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=15126728