Tuesday, 24 September 2013

Ada 45 Juta Jenis Bunga di Taman Raksasa ini

Dubai Miracle Garden adalah taman bunga terbesar di dunia, berlokasi di Dubailand. Tanah seluas 72.000 meter persegi ditumbuhi 45 juta jenis bunga warna-warni dari seluruh dunia. Bunga-bunga ini tak hanya menghampar indah, tapi juga dibentuk macam-macam seperti hati, bintang, igloo (rumah khas masyarakat kutub), piramida, dan lain-lain.

Dubai Miracle Garden dibuka pada 14 Februari 2013 lalu. Nama perusahaan pengembang taman bunga ini adalah Akar. Mereka bilang, bukannya tak mungkin mengembangkan sebuah oasis di tengah gurun pasir, melalui penggunaan air limbah dan irigasi.


Tak hanya indah, display bunga di Dubai Miracle Garden akan terus berganti tiap musimnya. Wisatawan bisa mendapatkan pengalaman baru di di tiap musim. Kalau di Eropa sana bunga-bunga mati akibat musim dingin, justru di Dubai, puncak musim dingin adalah waktunya bunga tumbuh subur. Sebaliknya, Dubai Miracle Garden akan tutup pada puncak musim panas.

Meski telah dibuka untuk umum, daya tarik taman masih belum lengkap karena beberapa outlet masih belum dibuka. Beberapa outlet belanja, restoran dan pembibitan tanaman masih dalam tahap pengembangan kedua, yang akan digarap pertengahan tahun ini.



Masih ada rencana pembukaan toko dan restoran di komplek taman bunga ini. Walau begitu, Dubai Miracle Garden sudah menerima kunjungan wisatawan. 

Setelah dibuka tengah bulan Februari, taman bunga ini akan tutup pada akhir Mei dan dibuka kembali bulan Oktober. Karena selama musim panas suhu di tempat ini rata-rata mencapai 40 Celcius dari bulan Juni sampai September. Kondisi ini tentu tidak begitu bersahabat untuk tanaman bunga.

Dubai Miracle Garden buka setiap hari, 09:00-09:00, dari bulan Oktober hingga akhir Mei. Tiket masuk dijual seharga 20 AED (sekitar Rp 52.774) per orang, anak di bawah tiga tahun gratis. Buka pukul 10.00-22.00 waktu setempat pada hari kerja, serta pukul 10.00-24.00 waktu setempat pada akhir pekan dan hari libur.

Monday, 16 July 2012

4 Taman Nasional Terindah di Dunia

1. Snowdonia National Park, Wales, Great Britain
Taman ini berada di ketinggian 1,085 m di area Gunung Snowdon, dan mempunyai luas sekitar 2,170 Km2. Snowdon sendiri merupakan gunung tertinggi di inggris. Bila anda berada di taman ini, secara tak sadar anda akan berucap woooowwww indahnya, dan anda pun akan merasa damai berada disini.

 
2. Grand Canyon National Park, Arizona
Nama Grand canyon tentunya tak asing lagi bagi anda sekalian. Sebuah pemandangan mengenai jurang tebing-terjal, diukir selama ribuan tahun oleh alam di utara Arizona.

Jurang ini merupakan satu dari Tujuh Keajaiban Dunia dan sebagian besar berada di Taman Nasional Grand Canyon; salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat.

Pernahkah anda membayangkan bahwa Jurang ini terbentuk sepanjang 446 km dan mempunyai lebar 6 - 29 Km dengan kedalaman 1.600m....alamakkkkk. Grand Canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540, García López de Cárdenas dari Spanyol.

 
3. Kruger National Park, South Africa 
Taman nasional merupakan yang terbesar di Afrika seluas 18.989 Km2. Anda bisa memperoleh kesempatan untuk melihat Mamalia dan Burung khas afrika dengan jumlah yang sangat besar yang mungkin belum pernah anda bayangkan.

Sebuah video amatir berdurasi 8 menit berjudul "Battle at Kruger" juga semakin mempopulerkan daerah ini ke mata dunia. Battle at Kruger sendiri merupakan pertarungan antara sekawanan Buffalo beberapa Singa dan Buaya.

 
4. Iguazu National Park Argentina 
Iguazu National park merupakan salah satu pemandangan paling spektakuler yang terletak di Argentina dan Brazil, terkenal akan air Terjun Iguazu nya dan Hutan Sub tropis nya. 

Situs ini dijadikan World Heritage Sites oleh UNESCO pada tahun 1984. Salah satu pengalaman yang akan didapatkan di Taman Nasional ini adalah sensasi menaiki sekoci disekitar "ratusan air terjun kecil

 

Saturday, 30 June 2012

Taman Gantung Babylonia Nyata Atau Dongeng

Babylon, ibukota dari babylonia, imperium kuno Mesopotamia merupakan sebuah kota yang terletak di dekat sungai Euphrates yang sekarang dikenal sebagai Irak selatan.


Berdasarkan sejarah, dinasti pertama dari Babylon didirikan oleh Hammurabi pada masa Neo-Babylonian setelah kehancuran imperium Assyrian. Babylon menjadi salah satu kota terpenting pada zaman Timur Tengah kuno ketika Hammurabi (1792-1750 BC) menjadikannya ibukota kerajaan Babylonia.

Literature bangsa babylonia dibangun dengan sangat bagus dan rekaman cuneiform yang berhasil ditemukan menunjukkan agama, sejarah dan ilmu pengetahuan sangat berkembang.

Obat-obatan, kimia, alchemy, botany, matematika dan astronomi juga dipraktekkan. Agama dan tulisan kuno yang berbentuk cuneiform ini berasal dari kebudayaan Sumer yang lebih tua. Mereka juga mengembangkan bentuk abstrak dari tulisan berdasarkan symbol cuneiform (berbentuk baji). Tulisan ini ditulis di tanah lempung yang basah dan dibakar dibawah terik matahari.

Dongeng tentang penciptaan” bangsa babylonia ditulis dalam tujuh lembaran tanah liat dan ditampilkan serta dibacakan pada festival tahun baru di Babylon. Lembaran-lembaran ini mengisahkan tentang kesuksesan Tuhan Kota Babylon, Marduk dan bagaimana Marduk bisa menjadi tuhan tertinggi, raja semua tuhan yang ada di surga dan bumi.

Bangsa Babylonia mempunyai system angka yang lebih maju dari yang kita miliki sekarang, dengan system posisi dengan dasarnya 60. Mereka juga membuat tabel untuk membantu dalam proses perhitungan. Mereka membagi hari sama seperti yang sekarang kita lakukan, 24 jam dengan 60 menit untuk setiap jam dan setiap menit 60 *******

Adat kebiasaan bangsa Babylonia ini ikut mempengaruhi bangsa Assyria dan turut memberikan kontribusi terhadap sejarah Timur Tengah dan Eropa Barat dikemudian hari.

Babylonia mengalami kemerosotan dan jatuh kedalam anarki sekitar 1180 BC, tetapi kemudian tumbuh berkembang kembali sebagai Negara bagian dari imperium Assyria setelah abad ke 9 BC.

Babylon akhirnya dihancurkan pada 689 BC oleh bangsa Assyria dibawah kepemimpinan SennaCherib, tetapi kembali dibangun lagi. Nabopolassar mendirikan apa yang sekarang dikenal sebagai Chaldean atau Imperium baru Babylonia pada 625 BC, dan akhirnya mencapai masa keemasannya dibawah pemerintahan anaknya Nebuchadnezzar (604-562 BC).

Kejayaan serta kemegahan Babylon menjadi terkenal dan melegenda sejak naik tahtanya Nebuchadnezzar, yang dipercayai sebagai pendiri Taman Bergantung Babylonia.

Disebutkan bahwa taman itu dibangun oleh Nebuchadnezzar untuk menghibur istrinya atau selirnya yang sangat gemar berada didaerah yang dikelilingi oleh pegunungan. Semenjak itulah taman bergantung, satu dari tujuh keajaiban dunia diperkirakan ada.


Dalam literature Babylonia, tidak ditemukan adanya rekaman sejarah tentang taman bergantung, dan laporan yang sangat deskriptif berasal dari ahli sejarah bangsa Yunani. Dalam lembaran tanah liat yang berasal dari periode Nebuchadnezzar, deskripsi tentang istananya, kota Babylon dan dindingnya ditemukan, tetapi tidak ada satupun referensi yang ditemukan tentang taman bergantung.

Sebagian ahli sejarah percaya bahwa legenda taman bergantung hanyalah cerita campuran tentang taman dan pohon palm di Mesopotamia, istana Nebuchadnezzar, the tower of Babel, dan ziggurats yang diceritakan oleh tentara Alexander ketika mereka kembali ke kampung halamannya.


Tower of Babel


Ziggurats
Pada abad ini, beberapa struktur yang diperkirakan adalah bagian dari taman bergantung ditemukan. Archeologists sedang mengumpulkan bukti untuk mencapai kesimpulan tentang lokasi taman, system irrigasinya, dan wujud aslinya.

Sumber dari bangsa Yunani menyebutkan bahwa taman bergantung berbentuk quadrangular, setiap sisi panjangnya 4 plethora, terdiri dari arched vaults di pondasinya. Taman ini mempunyai tumbuhan yang ditanam diatas permukaan tanah, dan akar dari tanaman ini melekat di teras bagian atas, bukan didalam bumi. Seluruh massanya didukung oleh colom batuan. Air dipompa ke atas dan dibiarkan mengalir menuruni lereng, mengairi tumbuh-tumbuhan.

Penggalian archeology terbaru berhasil menemukan pondasi dari istana Nebuchadnezzar. Penemuan lainnya yang mendukung adanya taman bergantung termasuk kolong bangunan dengan dinding yang tebal dan irrigasi yang dekat dengan istana selatan.

Sekelompok archeologist melakukan survey di istana selatan dan merekonstruksi kolong bangunan sebagai taman bergantung. Ahli sejarah Yunani, Strabo, mengatakan bahwa taman bergantung terletak di sungai Euphrates.

Yang lainnya berpendapat bahwa lokasinya sangat jauh dari sungai Euphrates berdasarkan penemuan dari kolong bangunan yang terletak beberapa ratus yard dari sungai.

Tempat beradanya istana telah direkonstruksi dan diperkirakan taman bergantung terletak didaerah yang merentang dari sungai ke istana. Dinding yang massif, tebal 25 kaki baru-baru ini ditemukan di pinggir sungai, yang kemungkinan merupakan langkah untuk membentuk teras yang dideskripsikan dalam referensi yunani.

Sampai saat ini, legenda Taman Bergantung masih belum bisa dipastikan kebenarannya dan masih belum bisa dikatakan juga itu hanya dongeng belaka. Archeologist masih sedang berusaha mencari bukti peninggalan zaman Nebuchadnezzar.

Pada tahun 538 BC, pemimpin terakhir Babylonia menyerah kepada Cyrus Agung dari Persia. Dan ini adalah pertanda berakhirnya dinasti Chaldean dan Babylonia.