Friday, 27 September 2013

Tak Sadar Tidur di Atas Buaya

Sebuah kisah unik dialami seorang pria di Zimbabwe, Guy Whittall. Suatu malam seperti biasa ia tidur di kamarnya dengan tenang. Pria 40 tahun ini tak menyadari ada buaya yang merayap diam-diam di kolong tempat tidurnya. Lebih dari delapan jam Guy berduaan saja dengan hewan yang biasanya menyerang mangsanya dengan cara menerkam sekaligus mengigit itu.
 
(mirror.co.uk/Caters)

Keesokan harinya, ia itu duduk di atas tempat tidurnya dengan kaki menggantung untuk mengatur jadwal hariannya. Guy yang bos sebuah pondok safari di negara Afrika ini benar-benar tak tahu seekor buaya meringkuk dekat dengan kakinya.

Dia pun keluar kamar seperti biasanya dan terkejut mendengar teriakan keras pekerja rumah tangganya. Segera saja, buaya itu dikeluarkan dari Humani Lodge, Zimbabwe, dan dilepaskan.

“Buaya itu tahu bagaimana harus diam,” komentar Guy, mantan penguji atlet kriket Zimbabwe itu. “Saya yakin sekarang semua orang di Humani akan memeriksa tempat tidur mereka sebelum tidur.”












Sumber:

Wednesday, 25 September 2013

Inilah Tempat Tidur Multimedia Termewah

Tempat tidur ini berbentuk kotak, dilengkapi dengan proyektor dengan resolusi HD. Kamar yang nyaman dilengkapi dengan desain yang unik tampaknya sangat elegan dan benar-benar santai hingga mampu membuat Anda enggan untuk beranjak dari tempat tidur di akhir pekan. 

Tempat tidur ini adalah HiCan yang datang dengan banyak media hiburan yang dapat membuat Anda menghabiskan waktu bersantai-santai di kamar tanpa harus beranjak dari kasur. 







Layar dapat digulung bila tidak digunakan. Tentu saja, itu juga dilengkapi dengan sound system yang berkelas. 



Secara keseluruhan, gaya modern dan kenyamanan melambangkan desain tempat tidur berbentuk kotak keren ini. Besar, tentu ideal bagi siapa pun. Untuk memilikinya Anda harus merogoh kocek sekitar US$ 60,000.

Friday, 26 October 2012

5 Makanan Pengganti Obat Tidur

Tidur nyenyak buat beberapa orang merupakan kemewahan. Faktanya, tidur merupakan waktu untuk sel dari tubuh termasuk sel otak untuk bisa pulih.

Kekurangan tidur dapat membuat badan anda lemas, pusing, dan tidak fokus pada pagi harinya, sebagaimana dikutip dari Healthmeup.

Untuk membuat anda dapat tidur lebih nyenyak, tanpa meminum obat tidur, lebih baik anda memakan makanan berikut ini sebelum beranjak tidur sebagai penggantinya.

1. Kacang Almond


Kacang segar, terutama almond, dianggap sebagai "makanan berkhasiat" untuk membantu anda tidur lebih nyenyak. Kandungan magnesium dalam kacang mencegah anda memiliki masalah tidur dan memicu relaksasi otot.

Kandungan protein di dalamnya juga membantu menstabilkan tingkat gula darah selama tidur. Disarankan untuk memakan almond setidaknya 2-3 jam sebelum tidur.


2. Sereal


Penelitian baru-baru ini menunjukan bahwa sereal rendah gula dapat juga membantu anda tidur lebih nyenyak. Salah satunya sereal dengan topping yoghurt.

Kombinasi keduanya dapat membantu mengaktifkan serotonin di otak yang bertanggungjawab untuk menstabilkan 'mood' dan menciptakan kualitas tidur yang lebih baik. Ketika tingkat dari serotonin di tubuh sangat tinggi, maka anda akan merasa ngantuk.


3. Telur Rebus


Jika anda bangun dan merasa lapar di tengah malam, anda mungkin memakan makanan tertentu. Pilihan terbaiknya adalah telur rebus.

Tingginya kandungan protein dalam telur membantu memperbaiki kualitas tidur dan menjaga kesehatan tubuh, sehingga hal itu memberikan anda perlindungan yang lengkap. Meski begitu, jika anda memiliki masalah kolesterol tinggi, disarankan untuk mengkonsumsi putih telurnya saja.


4. Madu.


Tambahkan madu ke dalam teh sembari menikmati roti kesukaan anda. Madu dapat memperbaiki kualitas tidur. Kealamian untuk menstimulasi tidur dalam madu bisa menjadi solusi.


5. Popcorn


Popcorn mengandung cukup karbohidrat untuk membantu memastikan asupan yang memadai dari trytophan (asam amino) untuk otak.

Asam amino ini digunakan untuk menghasilkan serotonin, yang menstimulasi anda untuk tidur. Sehingga, tak ada masalah bila memakan popcorn sebelum tidur, selama tak ada tambahan mentega atau gula.


Sumber :
tribunnews.com

Tuesday, 4 September 2012

Enak Mana Saat Tidur, Pakai Bantal atau Tidak?

Bantal sudah termasuk kebutuhan pokok saat kita tidur. Di Indonesia ini malah harus ditambah guling. Ya, tanpa bantal dan guling, rasanya tidur belum afdol.

Mengapa tidur harus dengan bantal? Salah satu alasan utama kita menggunakan bantal ada hubungannya dengan hubungan yang rumit antara kepala, leher, dan tulang punggung.

 get2bed.co.uk

Ketika seseorang berjalan tegak pada siang hari, kepala dan leher yang berada di jajaran vertikal di atas tulang belakang dengan pengaturan yang kompleks otot dan tendon. Namun, Selama tidur, banyak dari otot-otot ini yang santai, menyebabkan kepala jatuh ke belakang atau ke depan. Ini menempatkan tambahan tekanan pada otot leher dan tulang belakang, yang pada gilirannya memicu kekakuan pada otot punggung dan tulang belakang.

Solusi untuk situasi menyakitkan ini adalah untuk mengangkat kepala dan leher sampai mereka kembali sesuai dengan tulang belakang. Cara termudah untuk mencapai keselarasan didukung ini adalah dengan menggunakan bantal hingga sudut yang tepat akan tercapai.

Ketika kepala, leher, dan tulang punggung kembali selaras, seseorang harus dapat bernapas lebih mudah dan telah meningkatkan sirkulasi.


Tidur tanpa bantal/sleepcare.com


Bagaimanapun, tidur dengan bantal bukan berarti jadi satu-satunya solusi mendapatkan kualitas tidur yang enak. Terkadang, bila salah posisi bantal bisa membuat leher kita sakit ketika bangun. Akhirnya, banyak orang memilih untuk tidur tanpa bantal sama sekali.

Sesungguhnya, tidur tanpa bantal ternyata memiliki banyak manfaat. Apa saja manfaat tidur tanpa bantal? Berikut diantaranya.


1. Keuntungan untuk tulang punggung

Tidur tidak menggunakan bantal dianggap metode yang paling sehat karena memberikan keuntungan kepada tulang punggung seseorang. Tidur menggunakan punggung memperbolehkan tulang punggung untuk sepenuhnya beristirahat dengan lekukan tubuh yang natural pada tempatnya.

Ketika kita tidur dengan menggunakan bantal yang tebal, tulang punggung mengalami perubahan lokasi dan anda mungkin mengalami sakit punggung keesokan pagi. Jadi, tidur dengan tidak menggunakan bantal adalah obat terbaik untuk sakit punggung.


2. Mencegah kerut di wajah
Orang yang tidak menggunakan bantal mempunyai kesempatan yang rendah untuk mendapatkan kerutan pada wajah dan ciri yang tidak menarik lainnya. Alasannya adalah, mereka yang tidak menggunakan bantal tidak menekankan wajahnya pada bantal yang dapat menyebabkan kerutan-kerutan pada wajah


3. Kualitas tidur
Apabila ingin mendapatkan tidur yang berkualitas, disarankan untuk menyingkirkan bantal anda karena dapat menghalangi tidur.

Sebenarnya, kebanyakan orang tidak menggunakan bantal yang sesuai dan mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup pada malam hari. Tidur tidak menggunakan bantal dapat memastikan kualitas tidur yang baik, karena tubuh ada pada level normal dan tidak tinggi seperti menggunakan bantal.


4. Mencegah sakit leher
Tidur menggunakan bantal adalah sumber utama dari sakit pundak dan leher. Meskipun masih disarankan untuk melakukan pemanasan (stretching) dan menggunakan pemanas, metode yang terbaik adalah menhindari sakit yang tidak enak ini lewat tidur tidak menggunakan bantal.
 
 
 
 
 
Sumber:

Tuesday, 3 July 2012

Kenapa Kita Butuh Mimpi Dalam Tidur ?

Orang mengatakan waktu dapat menyembuhkan semua luka. Itu ternyata ada benarnya. Riset terbaru dari University of California, Berkeley, mengindikasikan bahwa lamanya waktu bermimpi ketika tidur dapat mengatasi penderitaan yang menyakitkan.
Peneliti UC Berkeley menemukan bahwa, selama fase mimpi dalam tidur, atau tidur rapid eye movement (REM), yaitu ketika bola mata bergerak cepat saat tidur, zat kimia stres dipadamkan dan otak memproses pengalaman emosional dan mengikis memori yang menyakitkan.

Temuan ini menawarkan sebuah penjelasan yang menarik soal mengapa orang yang menderita kelainan stres pasca-kejadian traumatis, seperti veteran perang, menemui kesulitan untuk pulih dari pengalaman yang membuatnya tertekan dan berulang kali dihantui mimpi buruk. Penelitian ini juga menawarkan jawaban mengapa kita bermimpi.

"Tahap mimpi tidur, berdasarkan komposisi neurokimianya yang unik, memberikan semacam terapi sepanjang malam, sejenis balsam menenangkan yang membuang semua hal yang tajam dari pengalaman emosional pada hari sebelumnya," kata Matthew Walker, dosen psikologi dan neuroscience di universitas itu yang terlibat dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Current Biology.

Bagi penderita stres pasca-peristiwa traumatis, terapi malam ini mungkin tidak bekerja secara efektif. "Sehingga ketika kilas balik, misalnya dipicu oleh ban mobil meletus, mereka mengalami kembali seluruh pengalaman mengerikan itu karena emosinya tidak disingkirkan dari memori dengan benar selama tidur," kata Walker.

Hasil studi ini menawarkan berbagai informasi tentang fungsi emosional tidur REM, yang biasanya mencakup 20 persen dari waktu tidur seorang manusia sehat.

Studi otak sebelumnya mengindikasikan bahwa pola tidur sehat itu tidak berjalan sebagaimana mestinya pada orang yang menderita kelainan seperti trauma dan depresi.