Wednesday, 25 September 2013

Orang Ini Menjadikan Kuburan Sebagai Tempat Tinggal

Bila ada kontes uji nyali, boleh jadi Bratislav Stojanovic bakal jadi pemenang dan pemecah rekor dunia. Tentu saja, pria tunawisma asal Serbia ini telah menjadikan sebuah kuburan sebagai tempatnya tidur setiap malam, dan sudah berlangsung selama 15 tahun.

Stojanovic, tinggal disebuah pemakaman yang sudah kosong di komplek pemakaman di kota Nis. Pria berusia 40 tahun ini awalnya tidur di atas kuburan, tetapi karena cuaca yang dingin akhirnya ia memutuskan untuk pindah ke dalam kuburan yang sudah kosong.


“Saya awalnya takut, tapi akhirnya saya sudah terbiasa tinggal di dalam kuburan. Sekarang saya lebih takut orang yang masih hidup daripada dengan orang yang sudah mati," kata Stojanovic.

Pria yang dulunya bekerja sebagai pekerja konstruksi ini mengatakan bahwa tinggal di dalam kuburan itu ia lakukan karena rumah miliknya terbakar, ia juga harus kehilangan pekerjaannya, dan saat itu Serbia sedang mengalami pergolakan politik. Sehingga ia tidak memiliki uang untuk membeli rumah baru.

Tinggal di komplek pemakaman membuatnya merasa lebih tenang dan tidak terganggu. Kadang-kadang penduduk setempat akan membawakannya makanan dan perlengkapan lainnya yang ia butuhkan.

Stojanovic menghabiskan hari-harinya dengan mencari sampah dan sisa-sisa makanan. "Saya tidak pernah mencuri apapun. Saya bahkan tidak merusak kuburan yang saya tempati,” ungkapnya

Tunawisma di Serbia
Stojanovic adalah salah satu dari sekitar 200.000 orang tunawisma yang tinggal di Serbia. Meskipun penduduk tunawisma relatif besar, tapi tempat penampungan untuk orang miskin di Serbia masih kurang.

“Hanya 12 kota di Serbia yang memiliki tempat penampungan dan mereka berjuang untuk bisa tinggal di sana dengan membayar uang sewanya,” ujar salah seorang relawan, Jokic Mirna.

Akibatnya, sebagian besar tunawisma yang tak tertampung harus berjuang keras untuk tetap hidup. Satu contoh, untuk sekadar mandi di tempat pemandian umum saja harus merogoh kocek US$ 2 - Rp19.280. Uang sebanyak ini belum tentu didapat setiap hari, walaupun ada mungkin lebih baik untuk makan.

Wednesday, 14 November 2012

Inilah AKIBATnya Jika Anak COWOK di tinggal sendirian di RUMAH ... !!! paraahhhh cooyyy....




Russian parents went on vacation and left their 16-year-old son at home alone. When they came back home, they saw their apartment just like this :)
1 Home Alone (31 pics)


2 Home Alone (31 pics)


3 Home Alone (31 pics)


4 Home Alone (31 pics)


5 Home Alone (31 pics)


6 Home Alone (31 pics)


7 Home Alone (31 pics)


8 Home Alone (31 pics)


9 Home Alone (31 pics)
















































Thursday, 12 July 2012

Selamat Tinggal Kulkas dan Chiller Box!

Sebentar lagi kita bisa menikmati teknologi baru, yakni kaleng minuman yang bisa berubah jadi sedingin minuman es hanya dalam 2 menit! 
 
 
 
Yang perlu dilakukan hanya menekan tombol di dasar kaleng, dan otomatis kapsul dalam kaleng melepaskan karbon dioksida yang mendinginkan kaleng hingga -15 derajat Celcius. Penemunya adalah Profesor Clift, yang sekarang bekerja untuk Pusat Strategi Lingkungan di Universitas Surrey.

Sang profesor menemukan cara yang ramah lingkungan membuat kaleng menjadi dingin - disebut: ChillCan -  tanpa perlu lagi menggunakan refrigeran yang berbahaya. Solusinya adalah menggunakan karbon dari batok kelapa yang terkandung dalam kapsul aluminium di dalam kaleng. Karbon tersebut akan aktif  - mengirim semburan karbon dioksida bertekanan - ketika kita menekan tombolnya.

"Teknologi baru ini akan lebih baik untuk lingkungan daripada penggunaan dispenser," terang Profesor Clift.

 
dailymail.co.uk

 
Keuntungan ChillCan tentu lebih ramah lingkungan, daripada kaleng harus disimpan dulu dalam lemari pendingin (kulkas) atau chiller, yang memboroskan listrik serta penggunaan refrigeran berbahaya untuk ozon.

Kita juga tak perlu repot harus membawa chiller box dan membeli es batu saat pergi berwisata ke pantai yang panas. Jauh lebih hemat energi dan tenaga, kan?

Kabarnya, tak lama lagi ChillCan siap dipasarkan di Inggris. Tinggal ditunggu kapan bisa masuk ke Indonesia, ya.