Monday, 7 October 2013

7 Hal Penting Dalam Sejarah Batik

type='html'>
Di Hari Batik Nasional ini kita coba telusuri perjalanan riwayat batik di Indonesia. Ada beberapa fakta menarik soal sejarah kain yang  berasal dari gabungan dua kata bahasa Jawa: amba, yang bermakna 'menulis' dan titik, yang bermakna 'titik'.


1. Dr. G.P Rouffaer, peneliti di Hindia-Belanda (lihat sumber) berpendapat bahwa teknik membatik kemungkinan diperkenalkan dari India atau Srilanka pada abad ke-6 atau ke-7.

2. Masih soal opini Rouffaer. Walau ia mengatakan teknik ini hasil adaptasi budaya impor, ia juga menulis pola gringsing sudah dikenal sejak abad ke-12 di Kediri, Jawa Timur. Dan pola tersebut hanya bisa dibentuk dengan menggunakan alat canting.  Akhirnya kesimpulan doktor Belanda ini adalah: canting ditemukan di Jawa pada masa sekitar itu.

Patut diketahui, tak ada budaya 'orisinil' dalam khasanah sejarah. Namun, pembentukan tradisi baru akan menghasilkan bentukan budaya yang juga 'baru'. Demikian pula pada batik, memang ada asimilasi budaya yang datang ke tanah Jawa. Tapi pada akhirnya, bila benar canting ditemukan oleh masyarakat Jawa, maka batik menjadi budaya baru. Batik adalah milik penduduk kepulauan Nusantara ini.

Hal ini mungkin sejalan dengan opini J.L.A. Brandes, arkeolog Belanda, dan F.A. Sutjipto, sejarawan Indonesia. Mereka percaya bahwa tradisi batik adalah asli dari daerah seperti Toraja, Flores, Halmahera, dan Papua. Perlu dicatat bahwa wilayah tersebut bukanlah area yang dipengaruhi oleh Hinduisme, tetapi diketahui memiliki tradisi kuno membuat batik.

wikipedia.org

3. Teknik batik menjadi populer berkat tulisan Sir Thomas Stamford Raffles dalam buku History of Java, 1817. Kita tahu, Raffles sempat menjadi Gubernur Inggris di Jawa. Selain batik, Raffles juga menguak Borobudur yang sempat 'hilang'.

Batik juga semakin menarik minat masyarakat barat karena seorang saudagar Belanda Van Rijekevorsel, memberikan selembar batik yang diperolehnya saat berkunjung ke Indonesia ke Museum Etnik di Rotterdam pada tahun 1873. Maka saat dipamerkan di Exposition Universelle di Paris pada tahun 1900, batik Indonesia memukau publik dan seniman.

4. Membatik awalnya pekerjaan prestisius  kaum perempuan Jawa. Hingga ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke bidang ini.

galenfrysinger.com
 
5. Motif batik banyak sekali variannya saat ini. Namun dari sisi akar budaya yang kuat, pada prinsipnya motif tradisional digunakan oleh keluarga keraton. Hal ini jadi bukti, di masanya batik merupakan tekstil bergengsi. Untuk wilayah 'darat' atau Keraton  Yogyakarta dan Surakarta dikenal dengan batik sogan.

Sementara batik Cirebon (mewakili keraton 'pesisir') biasanya bermotif mahluk laut dan pengaruh Tionghoa. Batik pesisir juga memiliki garis maskulin hingga bisa terlihat pada corak "Mega Mendung".

6. Mengenai batik sogan, dinamakan demikian karena pada awal mulanya proses pewarnaan batik ini  menggunakan pewarna alami yang diambil dari batang kayu pohon soga tingi.

Batik Sogan memang jenis batik yang identik dengan daerah keraton Jawa yaitu Yogyakarta dan Solo, motifnya pun biasanya mengikuti pakem motif-motif klasik keraton.

Sogan Yogya dan Solo juga dapat dibedakan dari warnanya. Biasanya sogan Yogya dominan berwarna coklat tua-kehitaman dan putih, sedangkan sogan Solo berwarna coklat-oranye dan coklat.
 
Motif parang, contoh batik sogan paling populer / winotosastro.com
 
Contoh motif batik cirebon "mega mendung"


7. Tanggal 2 Oktober 1999 sangat penting karena: Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai Budaya Tak-benda Warisan Manusia (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dalam Sidang ke-4 Komite Antar-Pemerintah (Fourth Session of the Intergovernmental Committee) tentang Warisan Budaya Tak-benda di Abu Dhabi.




[apakabardunia.com dari berbagai sumber]



Saturday, 17 November 2012

Teri Punya Peranan Penting Untuk Iklim Global

NEW JERSEY, KOMPAS.com - Ikan teri memang berukuran kecil. Namun, studi membuktikan bahwa ikan ini turut berperan melawan perubahan iklim. Fese ikan teri membantu menyimpan karbon.

Grace Saba dari Rutgers University di New Jersey dan Deborah Steinberg dari Virginia Institute of Marine Science, berdasarkan studinya menuturkan, teri memakan ganggang. Feses sisa pencernaan mendendap dengan cepat di lautan dan membawa karbon.

"Pelet feses dari permukaan bisa bergerak mengendap ke bawah dengan kecepatan hingga 1600 kaki (487 meter) dalam waktu kurang dari sehari selama studi," kata Saba.

Berdasarkan studi, seperti diberitakan Discovery, Jumat (12/10/2012), setiap feses menyimpan karbon hingga 22 mikrogram.

"Dua puluh mikrogram mungkin tak terlihat banyak. Tapi jika Anda mengalikannya dengan jumlah ikan dan feses yang mungkin ada di wilayah kaya nutrisi, jumlahnya akan cukup besar," papar Steinberg.

Dan memang, sebanyak 251 miligram feses per meter persegi mengendap setiap harinya.

"Penemuan kami menunjukkan bahwa dalam kondisi tertentu,feses ikan dapat mengirim material dari permukaan ke kedalaman, dan melakukannya dengan cepat," ungkap Saba.

Ikan teri bukan satu-satunya jenis ikan yang membantu melawan perubahan iklim. Dalam spektrum ukuran yang berbeda, paus sperma juga melakukannya.

Kotoran paus memberi makan flora mikro di permukaan, fitoplankton. Fitoplankton yang mati akan mengendap ke dasar lautan membawa serta karbon dioksida yang diserapnya. Jumlah karbon diokdida yang diserap lewat proses ini bisa mencapai 2 juta ton per tahun.

Diketahui, konsentrasi karbon dioksida yang meningkat di atmosfer berpengaruh pada perubahan iklim. Dengan banyaknya karbon dioksida yang diserap, perubahan iklim bisa dilawan.

Sumber

Monday, 3 September 2012

Penemuan-penemuan remeh tapi penting

Manusia membutuhkan begitu banyak peralatan untuk memudahkan hidup dan aktivitas kesehariannya. Saking terbiasanya, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa di balik kesederhanaan bentuk atau desain peralatan yang mereka gunakan, terdapat kisah dan sejarah tentang orang-orang hebat yang menemukannya. Berikut adalah 20 penemuan sederhana yang sangat berguna: 

1. Tusuk Gigi
tusuk+gigi Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Tusuk gigi telah ada sebelum kedatangan manusia modern. Tengkorak gigi manusia Neanderthal dan Homo Sapiens telah menunjukkan bukti-bukti penggunaan alat untuk menusuk gigi. Ini adalah alat tertua untuk membersihkan gigi. Mesin pembuat tusuk gigi pertama kali dikembangkan pada tahun 1869 oleh Alessandro Franco, kemudian mesin serupa juga dipatenkan pada tahun 1872 oleh Silas Noble dan J.P. Cooley.
 

2. Jarum Jahit
needle 769308 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Jarum jahit telah digunakan selama ribuan tahun. Penggalian yang dilakukan di kepulauan Oland, di Alby, Swedia mengungkapkan bahwa jarum yang terbuat dari tulang telah digunakan sejak 6000 tahun SM. Bahkan jarum yang terbuat dari gading juga telah ditemukan di Kostenki, Rusia yang telah berusia 30,000 tahun.
 

3. Sisir
sisir Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Sisir adalah salah satu alat tertua yang pernah ditemukan oleh para arkeolog, yaitu sekitar 5000 tahun lalu di Persia.
 

4. Kancing
clothes buttons B254446 20090206074251 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Kancing dari cangkang kerang sudah dikenal sebagai ornament di Peradaban Lembah Indus pada tahun 2000 SM.
 

5. Peniti
safetypin Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Peniti awal mulanya berasal dari Mycenaeans sejak abad ke-14 sebelum masehi, dikenal dengan namafibulae. Peniti diciptakan kembali pada tahun 1849 oleh Walter Hunt, seorang penemu asal Amerika.
 

6. Sedotan
1314125795 fat straws Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Sedotan pertama digunakan oleh kaum Sumeria (sekitar 3.500-2.300 tahun SM) yang merupakan salah satu peradaban kuno di Timur Tengah. Sedotan modern ditemukan oleh seorang pemilik pabrik kertas rokok berkebangsaan Amerika bernama Marvin C Stone. Penemuannya itu dipatenkan pada tanggal 3 January 1888.
 

7. Karet Gelang
close up rubber band 300x300 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Karet Gelang dipatenkan di London pada tanggal 17 Mei 1845 oleh seorang penemu dan pengusaha karet vulkanisir berkebangsaan Inggris bernama Stephen Perry.
 

8. Ritsleting
vector black zipper Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Pada tahun 1851, Elias Howe menerima hak paten untuk alat bernama “Automatic, Continuous Clothing Closure” yang merupakan cikal bakal resleting modern. 42 tahun kemudian yaitu pada tahun 1893, Whitcomb Judson mulai memasarkan alat serupa bernama “Clasp Locker”. Pada tahun 1913, Gideon Sundback yang merupakan seorang karyawan pada perusahaan Universal Fastener Company di Hoboken, New Jersey, Amerika Serikat telah berhasil mendesain resleting modern.
 

9. Penjepit Pakaian
Penjepit Pakaian Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Penjepit pakaian yang terbuat dari sepotong kayu diciptakan oleh Victor Jeremie Opdebec. Penjepit pakaian yang menggunakan per, seperti yang digunakaan saat ini, diciptakan pada tahun 1853 oleh David M. Smith yang berasal dari Springfield, Amerika Serikat.
 

10. Pembuka Kaleng
SM PKD33 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Makanan kaleng telah ada sejak tahun 1772 di Belanda, namun alat pembuka kaleng baru dipatenkan di Inggris pada tahun 1855. Di Amerika Serikat, pembuka kaleng pertama kali dipatenkan oleh Ezra Warner dari Connecticut pada tahun 1858, namun bentuknya masih belum praktis. Pembuka kaleng modern yang telah dilengkapi dengan roda pemotong yang berputar ditemukan di Amerika Serikat pada tahun 1870 oleh William Lyman.
 

11. Stapler dan Staples
Stapler Staples Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Stapler tertua yang diketahui adalah buatan tangan di abad ke-18 untuk Raja Perancis, Louis XV. Pada tahun 1866, George McGill yang berkebangsaan Amerika menerima patent atas penemuannya yang merupakan cikal baral stapler modern, kemudian pada tanggal 18 Februari 1879, George McGill kembali menerima patent untuk penemuannya yaitu McGill Single-Stroke Staple Press, yang merupakan stapler pertama yang sukses secara komersial.
 

12. Klip Kertas
isolated paper clip Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Menurut Early Office Museum, paten pertama untuk klip kertas dikeluarkan di Amerika Serikat kepada Samuel B. Fay, yaitu pada tanggal 23 April 1867.
 

13. Gantungan Pakaian
Gantungan pakaian Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Gantungan Pakaian yang digunakan hari ini terinspirasi oleh gantungan mantel yang diciptakan pada tahun 1869 oleh O.A. North dari New Britain, Connecticut. Seorang pegawai perusahaan Timberlake Wire and Novelty Company bernama Albert J. Parkhouse yang berasal dari Jackson, Michigan juga diberi kredit atas penemuan ini, seperti halnya dengan Christopher Cann pada tahun 1876 yang merupakan mahasiswa teknik pada Boston University.
 

14. Pemotong Kuku
421 09 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Tidak diketahui jelas siapa penemu pemotong kuku, namun hak paten untuk alat ini pertama kali dikeluarkan di Amerika Serikat pada tahun 1875 dan diberikan kepada Valentine Fogerty.
 

15. Tutup Botol
ff bottle cap Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Tutup botol ditemukan pada tahun 1890 oleh pendiri perusahaan Crown Holdings, Inc, William Painter yang lahir di Tridelphia, Maryland, Amerika Serikat. Painter menamakan temuannya sebagai “Crown Cork” karena bentuknya yang menyerupai mahkota ratu Inggris.
 

16. Paku Tindis
Push Pin MY34 Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Ditemukan pada tahun 1900an di Newark, New Jersey, Amerika Serikat oleh seseorang yang bekerja di perusahaan cuci-cetak foto bernama Edwin Moore. Setelah penemuannya, Moore meninggalkan bisnis fotografi dan mendirikan perusahaan yang bernama Moore Push-Pin Company.
 

17. Penjepit Rambut
ist2 47660 bobby pins Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Penjepit Rambut ditemukan pada tahun 1922. Selama beberapa dekade, merek dagang “Bobby Pin” dipegang oleh Bob Lepine Corporation Buffalo, New York, Amerika Serikat.
 

18. Cotton Buds
6054cotton swabs Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Ditemukan di New York pada tahun 1923 oleh Leo Gerstenzang, pria kelahiran Warsaw, Polandia yang berkebangsaan Amerika Serikat. Untuk memasarkan produknya, Leo Gerstenzang mendirikan perusahaan yang bernama Leo Gerstenzang Infant Novelty Company dengan merek “Q-Tips”.
 

19. Isolasi Perekat
scotch Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Cikal bakal isolasi modern dikembangkan pada tahun 1930 di Minneapolis, Amerika Serikat, oleh seorang insinyur perusahaan 3M Company bernama Richard Drew.
 

20. Velcro
velcro Penemuan benda benda sederhana yang sangat berguna

Ditemukan pada tahun 1948 oleh seorang insinyur listrik berkebangsaan Swiss yang bernama George de Mestral. De Mestral mempatenkan “velcro” temuannya pada tahun 1955.