Sunday, 29 September 2013

Foto: Telur Ayam Ajaib Tanpa Cangkang

type='html'>
Foto: Telur Ayam Ajaib Tanpa Cangkang - Telur ayam biasanya bercangkang keras untuk melindungi isinya bagian dalamnya agar tidak mudah pecah. Namun ada sebutir telur ayam tanpa cangkang sama sekali. Hanya dilapisi lapisan tebal mirip balon karet.

Ya, seperti yang dilansir di Foodbeast (25/09/2013) salah seorang pengguna Reddit (situs forum yang populer di Amerika Serikat) bernama Warlach mengunggah sebuah foto telur ayam yang tidak memiliki cangkang di bagian luarnya.

Pada foto tersebut, telur ayam tanpa cangkang tersebut terlihat seperti balon air berwarna kuning.

Pada tulisannya di Reddit, Warlach mengaku dia sangat kaget ketika menemukan ayamnya bertelur ayam tanpa cangkang. Anehnya, dari semua telur yang diambil, hanya satu telur itu saja yang tidak punya cangkang.

Diteliti lebih lanjut, telur tanpa cangkang tersebut ternyata memiliki tekstur kenyal dan lembut seperti balon berisi air jika ditekan-tekan dengan lembut. Ketika akan dibuka bagian dalamnya, terlihat kulit kenyal seperti lapisan balon tersebut agak elastis seperti karet balon.

Dari bagian dalam telur, keluarlah isinya yang terdiri dari bagian kuning telur dan putih telur. Namun, bagian kuning telurnya memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan kuning telur pada telur ayam biasa.

Keanehan pada telur ayam tanpa cangkang ini menimbulkan banyak pertanyaan. Mungkin saja keanehan ini terjadi karena telur ayam tanpa cangkang tersebut lebih cepat matang (prematur) ketika masih berada dalam tubuh sang induk ayam.

Kejadian telur yang lahir prematur ini biasanya terjadi dengan 5 sampai 6 persen kemungkinan. | wisbenbae.blogspot.com

Wednesday, 7 November 2012

Keren, Cangkang Telur Jadi Hasil Seni nan Indah

Kulit atau cangkang telur ayam biasanya hanya menjadi sampah. Namun, di tangan orang yang kreatif dan ulet, cangkang telur ternyata bisa dijadikan karya seni yang menghasilkan rupiah. Seperti yang dilakukan seorang seniman ukir telur bernama Frans Sega di Kota Manado, Sulawesi Utara.
 


Bersama temannya, Frans membeli beberapa butir telur ayam yang lalu dibawa ke sanggar kerja Frans di Jalan Ranomut, Perkamil, Manado. Telur itu kemudian dibersihkan dan diberi gambar atau motif dengan alat ukir listrik. Ini sama sekali tidak mudah. Frans harus sangat hati-hati karena telur rawan pecah. Isi telur lalu dikeluarkan.

Setelah itu pengukiran dimulai. Proses ini tak kalah sulit dan rumit. Perlu ketelitian dan kesabaran. Sedikit saja kesalahan, cangkang telur akan pecah. Tergantung motifnya, proses ini bisa memakan waktu tiga jam.

 



Frans menggeluti seni ukir cangkang telur ini sejak 2002, namun baru beberapa tahun terakhir ia lebih serius. Motif yang paling banyak dibuat Frans adalah satwa eksotik, seperti kupu-kupu dan bunga.

Kini karya seni Frans mulai dikenal tak hanya di Manado, tapi juga di kota-kota lain di Sulawesi Utara. Harganya dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kesulitan pembuatannya. Tak ingin maju sendiri, Frans juga mengajak pemuda di sekitar tempat tinggalnya untuk menekuni seni ukir cangkang telur.