Sunday, 20 October 2013

Ternyata Seperti Ini Pandangan Hewan Melihat Sekitarnya

type='html'>Nah, begitu sempurnanya mata yang diciptakan Tuhan untuk manusia. Manusia bisa melihat warna-warni dunia dengan jelas. Lalu bagaimana dengan hewan-hewan seperti anjing, kucing, tikus, burung? Berikut adalah cara hewan melihat sekitar dan warna yang dapat diserap oleh penglihatan mereka yang dibandingkan dengan penglihatan manusia.







































Sumber :
bukucatatan-part1.blogspot.com

Tuesday, 25 September 2012

Friday, 13 July 2012

Yuk, Melihat Tambang Garam Tua nan Indah di Polandia

Menurut hikayat, seorang putri dari Hungaria dilamar oleh Raja Krakus (Cracow/Krakow) dari Polandia. Secara historis Krakus tercatat memerintah di awal abad 12. Nah, sebagai hadiah pernikahan, putri Hungaria, Kinga, meminta hadiah tambang garam pada ayahnya.

Seiring perjalanannya, pada awal 1900-an, Kapel Kinga dibangun di dalam tambang. Ini merupakan sebuah ruangan yang penuh dengan relief Alkitab (Gospel/Injil) berukuran besar.

 

 
Sejak itu, selama berabad-abad tambang garam tini terus beroperasi (sejak abad ke-13) dan merupakan salah satu tambang garam tertua di dunia yang masih beroperasi. Sementara, yang tertua ada di Bochnia, Polandia, 20 kilometer dari Wieliczka yang telah ditambang sejak masa prasejarah.

Luas keseluruhan tambang ini mencapai 200 km persegi, dan terdiri dari tujuh level. kedalamannya lebih dari 198 meter di bawah permukaan tanah dan terdiri dari ruang-ruang galian yang berjumlah 2000 buah. Tambang yang terletak 68 - 237 meter di bawah kota Wieliczka ini memiliki 9 lantai.

Kini, tambang garam tersebut menjadi tempat wisata yang menakjubkan. Bila kita berkunjung ke sana akan melihat jalur untuk turis sepanjang 3 km, dimulai di level pertama.

Untuk sampai ke situ, pengunjung harus menuruni 380 anak tangga. Pengunjung tak perlu risau dengan tangga tersebut karena sudah diperbarui dan terbuat dari kayu kokoh yang solid.

 


Selama berabad-abad, para penambang telah membentuk tradisi ukiran patung dari garam batu asli. Pada abad ke-19, lampu kristal raksasa yang terbuat dari garam dipasang untuk menerangi kompleks bawah tanah ini. Dengan mendapat penerangan yang memadai, ukiran dan monumen garam yang ada di dalam gua terlihat indah. Hal inilah yang menjadikan tambang garam Wieliczka terkenal di wilayah Eropa.

Suhu udara dalam tambang mencapai 13 hingga 14 derajat celsius. Selain bongkahan garam yang dipahat menjadi lorong dan ruangan-ruangan, konstruksi tambang disokong oleh kayu timber. Di sana sini tampak juga rel kecil, yang menjadi jalur gerobak dan kereta pengangkut garam.

 


Wieliczka di Polandia adalah lambang kemajuan teknologi manusia. Namun bukan hal ini saja yang membuat tambang garam ini terkenal karena para penambang perlahan-lahan telah mengubah sebuah gua yang gelap menjadi lokasi kerajaan megah.

Saat ini, wisatawan dari seluruh dunia akan dipandu melalui labirin terowongan tambang yang aneh, dengan patung rinci yang indah, kapel, dan bahkan restoran.




Sumber:
Oktomagazine

Thursday, 12 July 2012

Melihat Matahari kok, Bersin-Bersin?

Mungkin ini adalah salah satu kebiasaan lucu sekaligus mengherankan. Beberapa orang seringkali bersin saat menghadap atau melihat matahari. Ini bukan hal yang langka, karena beberapa orang juga memiliki kebiasaan bersin saat sinar matahari mengenai wajah mereka. Lalu, apa penyebab kebiasaan ini?

 mind-press.blogspot.com


Pagon, seorang dokter anak yang menangani pengobatan genetik di Seattle Children Hospital mengatakan bahwa kebiasaan bersin saat menghadap sinar matahari ini merupakan hal yang diturunkan dan biasa disebut “photic sneeze reflex.

Tak hanya disebabkan oleh faktor genetik, Pagon juga menjelaskan bahwa banyaknya jumlah bersin yang dilakukan biasanya juga sama dan turun-temurun.

Uniknya, penemuan ini berhasil dipecahkan oleh Pagon secara tidak sengaja ketika menghadiri konferensi kesehatan bersama koleganya. Mereka membicarakan topik ini, dan secara kebetulan diketahui bahwa empat dari 10 orang di antara mereka memiliki reaksi ini.

“Salah satu kolega mengatakan bahwa orang di keluarganya bersin sebanyak lima kali, di keluargaku sebanyak tiga kali, dan pada orang lain hanya satu kali,” kata Pagon, seperti dilansir oleh MSNBC.

Mereka menemukan bahwa setiap individu yang punya kebiasaan ini memiliki kesempatan sebesar 50% untuk menurunkan kebiasaan tersebut pada anaknya. Meskipun kebiasaan ini tampak tak biasa, namun ini bukanlah fenomena yang langka. 

Diketahui sekitar 18 35% orang memiliki kebiasaan ini, atau sekedar sensasi menggelitik pada hidung mereka saat melihat sinar matahari. Beberapa orang bahkan mengalaminya dengan cahaya yang berbeda, seperti sinar lampu, kilatan dari kamera, dan lainnya.

Nicolas Langer, PhD, seorang peneliti neuropsikologi Universitas Zurich menjelaskan bahwa refleks yang terjadi ketika seseorang bersin ini bukan termasuk refleks klasik yang melibatkan batang otak atau sumsum tulang belakang, melainkan area kortikal yang lain.

 photic sneeze reflexh/health-fitness.com.au


Salah satu teori yang ditawarkan Langer adalah bahwa sistem visual otak yang lebih sensitif terhadap cahaya. Ketika melihat cahaya, sistem ini langsung mengaktifkan daerah somatosensori yang kemudian memicu bersin.

Teori lainnya bahwa ada dua saraf yang terletak berdekatan, yaitu saraf optik dan trigeminal, sehingga cahaya yang masuk juga terhubung dengan hidung dan menyebabkan bersin.

Meskipun sepertinya tidak berbahaya, namun orang yang memiliki kebiasaan ini sebaiknya memperhatikan jenis pekerjaan yang akan mereka geluti. Beberapa profesi, seperti pilot, atlet sepak bola, atau pekerjaan yang sering terpapar matahari bisa jadi tidak cocok untuk orang yang memiliki kebiasaan ini.

Catatan
Dunia medis telah mengindikasi orang yang bersin melihat matahari karena genetik. Walau demikian, tampaknya gejala ini sudah berlangsung sejak jaman dulu. Akibatnya, ada kepercayaan terbentuk - dan sering diajarkan secara turun-temurun - yakni:

"Saat pilek, berdirilah di bawah sinar matahari, tengadahkan kepala ke atas dan arahkah lubang hidung agar terkena cahaya matahari. Setelah beberapa saat maka akan bersin-bersin. Metode ini dipercaya bisa melegakan hidung yang tersumbat".

Benar atau tidak, mungkin pada beberapa kasus hal ini benar. Pada beberapa orang lain atau pada kondisi flu tertentu, mungkin tidak berlaku.






[Diolah dari berbagai sumber - apakabardunia team work]

Wednesday, 27 June 2012

Tips Cara Melihat Aura Pada Manusia

Aura pada manusia adalah suatu daya tarik yang terpancar dari dalam tubuh yang merupakan roh hidup yang dimiliki seseorang. Aura yang dimiliki manuasia bisa terlihat berbeda-beda warnanya tergantung dengan suasana hati orang tersebut. Warna aura pada diri sangatlah penting untuk menunjang kehidupan dan juga energi yang kita dapat. Dan apabila Anda ingin mengetahui warna aura anda, Anda dapat melakukan Tips Cara Melihat Aura Pada Manusia secara sederhana seperti dikutip dari Blogbintang.
  • Berdiri di depan cermin minimal 45 cm, makin jauh makin bagus
  • Latar belakang lebih baik warna putih
  • Rileks, ambil napas dalam-dalam, berayunlah ke kanan dan kekiri pelan2
  • Fokuskan pada tekstur permukaan dinding di belakang anda
  • Sewaktu anda menatap melewati garis bentuk kepala dan bahu anda, andaakan melihat selubung cahaya di sekitar tubuh lu bergerak bersama anda sewaktu bergoyang perlahan2
  • Ingat tetap bernapas , Lampu harus diredupkan dan jangan terlalu gelap, aura tidak dapat diliat dalam gelap total, lebih baik memakai lampu bohlam, jangan pakai lampu neon karena sulit melihat aura kalau memakai lampu neon
  • Bereksperimenlah dengan membayangkan suatu warna, anda bisa merubah warna dasar aura dengan cara seperti ini
  • Sewaktu anda menghembuskan napas, aura seharusnya jadi lebih besar
Sumber:BawelOhBawel.Com