Wednesday, 11 July 2012

Perbedaan yang Mencolok Antara Budaya Jepang dengan Indonesia


Quote:
Ada banyak hal perbedaan antara budaya Jepang dengan Indonesia, namun disini vero hanya menampilkan beberapa saja.
1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang-orang pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang-orang pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.


2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.


3. Ketika dikelas:
Jepang: Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

4. Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yang ngobrol. Tengok ke kanan, ada yg baca komik. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuma barisan depan aja yang anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!


5. Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga siang atau malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!


6. Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu dan menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.

7. Ketika dijalan raya:
Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indonesia: Jalanan macet, sampai-sampai orang susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.


8. Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.


9. Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah non organik dibuang di tempat sampah non organik.
Indonesia: Mau organik kek, non organik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi satu dalam kantong kresek. (make it simple hahahaa)


10. Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipakai saat acara liburan keluarga atau acara yang bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk... Masa naik angkot?!


11. Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting...tong... semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indonesia: Salah satu pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & karatan gara-gara kelamaan nunggu!


12. Ketika berjalan dipagi hari:
Jepang: Orang-orang pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke tempat kerja atau sekolah.
Indonesia: Nyantai aja cyinn...! Si boss juga paling datangnya telat!


sumber :http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=10892239

Tuesday, 3 July 2012

Perbedaan Rokok Luar vs Rokok Indonesia


Gambar sebelah kiri rokok Marlboro Mesir dan sebelah kanan rokok Marlboro Indonesia
Gambar bungkus rokok di beberapa negara lain.

Monday, 25 June 2012

5 Perbedaan Pria dan Wanita Dalam Cinta

Sebuah situs untuk pria, AskMen.com melakukan survei untuk mengetahui "rahasia kecil" lebih dari 100.000 pria dan wanita. Survei dilakukan untuk mengetahui faktor perbedaan antara sudut pandang pria dan wanita dalam hal cinta. Apa saja perbedaan tersebut ?
1. Faktor romantis
Wanita: Sebanyak 40 persen wanita mengatakan pacar atau suami mereka tidak romantis.

Pria: Sebaliknya 75 pria mengklaim dirinya cukup romantis

2. Ucapan "Aku cinta kamu"
Wanita : Lebih dari 43 persen wanita mengatakan "Aku cinta kamu" hanya sebagai balasan atas ucapan pasangannya, meskipun maksudnya bukan "cinta". Lalu sebanyak 12 persen wanita tidak mengatakan ungkapan tersebut, tetapi mereka mungkin akan mengungkapkannya untuk menjaga perasaan pasangannya.

Pria: Sebanyak 18 persen pria mengatakan "Aku cinta kamu" hanya agar wanita pasangannya mau diajak berhubungan seksual. Lalu sebanyak 20 persen, tidak pernah mengatakan bahwa yang dikatakannya adalah bohong.

3. Menangis kencang
Wanita : Sebanyak 75 persen wanita menangis setidaknya satu kali dalam satu bulan. Dengan 33 persen menangis setidaknya satu kali seminggu. Lalu 99 persen wanita percaya ketika pria menangis.

Pria : Hampir 5 persen pria tidak pernah menangis apapun alasannya. Sekitar 38 persen mengaku menangis sebagai respon sebuah tragedi, seperti kematian orang yang dicintai. Sementara 27 persen pria merasa tidak masalah untuk menangis karena emosi setiap saat. Lalu 29 persen pria mengatakan tidak masalah menangis selama tidak diketahui banyak orang.

4. Pernikahan
Wanita : Sebanyak 55 persen wanita mengatakan bahwa mereka tidak merasa sama sekali ditekan (oleh keluarga, masyarakat, teman, dll) untuk menikah. Tapi 36 persen wanita mengatakan mereka tidak akan membangun hubungan dengan seorang pria kecuali dia akan menjadi suami yang potensial.

Pria : Sekitar 33 persen pria tidak akan melanjutkan hubungan kecuali mereka merasa pasangannya akan menajdi istri yang potensial. Lebih dari 85 persen pria percaya pada institusi pernikahan.

5. Putus hubungan
Wanita: Sebanyak 27 persen wanita pernah diputuskan hubungan melalui bantuan teknologi seperti email, chatting atau sms. Lalu sebanya 16 persen wanita diputuskan hanya dengan ditinggalkan begitu saja dan tidak pernah berkomunikasi lagi.

Pria : Sebanyak 80 pria percaya bahwa memutuskan hubungan harus dilakukan dengan bertemu muka. Hanya 4 persen percaya tidak masalah jika putus melalui telepon atau teknologi lainnya seperti email, chatting atau sms.