Thursday, 3 October 2013

Foto: Kim Kardashian Kembali Tampil Setelah Sejak Melahirkan

type='html'>
Foto: Kim Kardashian Kembali Tampil Seksi Setelah Melahirkan - Sejak melahirkan North West, Kim Kardashian selalu memilih busana tertutup. Sepertinya ia kurang pede dengan bentuk tubuhnya yang memang belum kembali sempurna seperti semula.

Tapi baru-baru ini ia tampil di publik bersama Kanye West dengan busana yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang ternyata masih tetap seksi.

Khusus untuk acara fashion show Givenchy di pekan mode Paris, pilihan Kim jatuh kepada gaun hitam dengan materi transparan di area dada.

Berikut Foto Hot Kim Kardashian Kembali Tampil Seksi Sejak Melahirkan:

Sepertinya Kim Kardashian telah mendapatkan kembali rasa percaya dirinya.Dan, tak lama lagi pasti ia akan tampil dengan gaun-gaun seksinya seperti dulu.

Saturday, 28 September 2013

Riwayat Animal Testing Sejak Sebelum Masehi

Ternyata penggunaan hewan sebagai uji coba, atau animal testing sudah ada sejak jaman Aristoteles. Hasil penelitiannya didokumentasikan dalam bentuk tulisan yang berjudul ‘Sejarah Hewan’, ‘Generasi Hewan’, dan ‘Bagian Hewan’.

Meskipun tidak semua, sejumlah besar pengamatan dan interpretasi yang didokumentasikannya adalah kebenaran. Sebelumnya, sekitar abad ke-3 M merupakan waktu munculnya karya-karya anatomis Erasistratus dari Yunani. Erasistratus yang melakukan penelitian pada hewan menegaskan bahwa limpa dan empedu tidak berguna bagi hewan.
 

Kemudian, Aelius Galenus alias Galen of Pergamon, seorang dokter bedah Romawi dan filsuf dari etnis Yunani, dikenal sebagai  ahli anatomi manusia.

Namun karena pada abad ke-2 SM hukum Romawi tidak mengizinkan pembedahan tubuh manusia, dia terpaksa melakukan pembedahan pada hewan yang masih hidup maupun yang sudah mati untuk studi anatominya.

Galen paling sering menggunakan babi dan hewan primata untuk penelitiannya.

 
Galen of Pergamon, father of vivisection

The Asclepieion, julukan alat kedokteran yang ada sejak abad ke-4 SM


Sebagian besar pengamatannya ternyata benar karena beberapa anatomi hewan tersebut menyerupai anatomi manusia.

Melakukan percobaan pada hewan hidup membuat Galen mendapat julukan sebagai bapak pembedahan makhluk hidup (father of vivisection).


Era Kejayaan Islam
Selama abad ke-12, Ibnu Zuhr seorang dokter Arab, menyeleksi hewan yang akan digunakan untuk pengujian prosedur ilmiah sebelum melakukannya pada manusia.

Ibnu Zuhr adalah yang pertama kali melakukan pembedahan dan otopsi postmortem pada manusia.

Dia berlatih prosedur pembedahan dengan melakukan percobaan pada kambing.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan hewan untuk penelitian menjadi lebih umum dan mencapai puncaknya pada abad ke-18 dan ke-19.

Menggunakan hewan sebagai eksperimen tetap dilakukan hingga sekarang. Seiring waktu, praktik pengujian hewan mulai menyebar dari bidang obat-obatan ke bidang lainnya.

Pada 1890-an, Ivan Pavlov, seorang ahli ilmu faal Rusia, menunjukkan ‘pengkondisian klasik’ pada anjing.

Pada bulan November 1957, Laika, seekor anjing Rusia menjadi binatang pertama yang pergi ke luar angkasa. Dan pada tahun 1996, domba Dolly menjadi hewan pertama hasil kloning.













 


Sumber:
amazine

Thursday, 22 November 2012

Di Korea Utara, Belajar Membenci AS Dimulai Sejak TK



http://2.bp.blogspot.com/-IT_YSCNhdyU/T-cqCHiIFRI/AAAAAAAAHfs/nqncDxH1kGw/s1600/North-Korea-Anti-America-Campaign.jpg


Sebuah poster berbingkai di dinding ruang kelas taman kanak-kanak (TK) menunjukkan seorang bocah lelaki mengacungkan senapan dan bayonet mereka untuk menyerang sebuah gambar tentara Amerika dengan wajah diperban dan darah muncrat dari mulutnya.
Inilah gambaran di Korea Utara (Korut), dimana doktrinisasi anti Amerika dimulai sejak taman kanak-kanak, dan telah menjadi bagian dari kurikulum yang sama dengan pelajaran lainnya seperti menghitung.
“Kami suka bermain game militer merobohkan bajingan Amerika,” bunyi slogan yang dicetak di bagian atas.
Poster lain juga menggambarkan seorang warga Amerika dengan tali di lehernya, dengan perintah “Mari kita melenyapkan imperialis AS,”.
Pistol mainan, senapan dan tank diletakkan berjajar dan rapi di rak-rak. Kepala sekolah mengeluarkan boneka dari seorang tentara Amerika berhidung panjang dan rambut berwarna jerami serta menjelaskan bahwa para siswa dapat memukulinya dengan tongkat atau melempari dia dengan batu, yang katanya merupakan permainan favorit di sekolah tersebut.
Yun Song Sil kemudian mengambil tiga wartawan dari Associated Press, termasuk seorang Amerika, melewati poster anti-AS dan mengatakan. “Anak-anak kita belajar dari usia dini tentang bajingan Amerika,”. Sebuah frase umum di Korut untuk menggambarkan Amerika.
Siswa Korea Utara sejak dini diajarkan bhwa negara mereka memiliki dua musuh utama: Jepang, yang menjajah Korea pada 1910-1945, dan AS, yang berperang melawan Korea Utara selama Perang Korea 1950-53.
Meskipun dalam beberapa tahun terakhir, Korut menekankan pembangunan dalam perekonomian, dimana poster anti Amerika di jalan-jalan Pyongyang sebagian besar telah dganti dengan gambar tentara serta pekerja pabrik. Tapi poster-poster dan kurikulum di TK di Korea Utara tetap tidak berubah.
Satu sekilas di dalam sebuah sekolah, dan itu jelas bahwa meskipun diplomasi AS-Korea Utara di balik pintu tertutup, 4-year-olds masih diajarkan bahwa “Yankee imperialis” adalah musuh Korea Utara terburuk.
Pada Taman Kanak-kanak Kaeson di pusat kota Pyongyang, salah satu dari beberapa sekolah yang dikunjungi oleh AP, bocah-bocah berusia 4 tahun masih diajarkan bahwa AS adalah musuh terburuk Korea Utara.
Tentara AS digambarkan sebagai orang barbar kejam yang menjijikkan dengan hidung besar dan mata jahat.
“Kaum imperialis Amerika dan militerisme Jepang adalah musuh bebuyutan rakyat Korea Utara,” adalah kutipan dari almarhum pemimpin Kim Jong Il yang ditempelkan di atas salah satu dinding di sebuah ruangan besar yang ditujukan untuk pendidikan anti-AS di TK tersebut.
Permainan memukuli boneka tentara AS ini puncaknya terjadi setiap tahun pada Hari Anak Internasional yang diperingati setiap 1 Juni. Dimana seluruh negeri, para siswa secara massal mengenakan seragam militer dan dipersenjatai dengan senapan mainan dan bayonet, bergantian menghujani boneka tentara AS dengan senjata mereka.




sumber :http://www.berita.manadotoday.com/di-korea-utara-belajar-membenci-as-dimulai-sejak-tk/17739.html

Thursday, 15 November 2012

Di Korea Utara, Belajar Membenci AS Dimulai Sejak TK



http://2.bp.blogspot.com/-IT_YSCNhdyU/T-cqCHiIFRI/AAAAAAAAHfs/nqncDxH1kGw/s1600/North-Korea-Anti-America-Campaign.jpg


Sebuah poster berbingkai di dinding ruang kelas taman kanak-kanak (TK) menunjukkan seorang bocah lelaki mengacungkan senapan dan bayonet mereka untuk menyerang sebuah gambar tentara Amerika dengan wajah diperban dan darah muncrat dari mulutnya.
Inilah gambaran di Korea Utara (Korut), dimana doktrinisasi anti Amerika dimulai sejak taman kanak-kanak, dan telah menjadi bagian dari kurikulum yang sama dengan pelajaran lainnya seperti menghitung.
“Kami suka bermain game militer merobohkan bajingan Amerika,” bunyi slogan yang dicetak di bagian atas.
Poster lain juga menggambarkan seorang warga Amerika dengan tali di lehernya, dengan perintah “Mari kita melenyapkan imperialis AS,”.
Pistol mainan, senapan dan tank diletakkan berjajar dan rapi di rak-rak. Kepala sekolah mengeluarkan boneka dari seorang tentara Amerika berhidung panjang dan rambut berwarna jerami serta menjelaskan bahwa para siswa dapat memukulinya dengan tongkat atau melempari dia dengan batu, yang katanya merupakan permainan favorit di sekolah tersebut.
Yun Song Sil kemudian mengambil tiga wartawan dari Associated Press, termasuk seorang Amerika, melewati poster anti-AS dan mengatakan. “Anak-anak kita belajar dari usia dini tentang bajingan Amerika,”. Sebuah frase umum di Korut untuk menggambarkan Amerika.
Siswa Korea Utara sejak dini diajarkan bhwa negara mereka memiliki dua musuh utama: Jepang, yang menjajah Korea pada 1910-1945, dan AS, yang berperang melawan Korea Utara selama Perang Korea 1950-53.
Meskipun dalam beberapa tahun terakhir, Korut menekankan pembangunan dalam perekonomian, dimana poster anti Amerika di jalan-jalan Pyongyang sebagian besar telah dganti dengan gambar tentara serta pekerja pabrik. Tapi poster-poster dan kurikulum di TK di Korea Utara tetap tidak berubah.
Satu sekilas di dalam sebuah sekolah, dan itu jelas bahwa meskipun diplomasi AS-Korea Utara di balik pintu tertutup, 4-year-olds masih diajarkan bahwa “Yankee imperialis” adalah musuh Korea Utara terburuk.
Pada Taman Kanak-kanak Kaeson di pusat kota Pyongyang, salah satu dari beberapa sekolah yang dikunjungi oleh AP, bocah-bocah berusia 4 tahun masih diajarkan bahwa AS adalah musuh terburuk Korea Utara.
Tentara AS digambarkan sebagai orang barbar kejam yang menjijikkan dengan hidung besar dan mata jahat.
“Kaum imperialis Amerika dan militerisme Jepang adalah musuh bebuyutan rakyat Korea Utara,” adalah kutipan dari almarhum pemimpin Kim Jong Il yang ditempelkan di atas salah satu dinding di sebuah ruangan besar yang ditujukan untuk pendidikan anti-AS di TK tersebut.
Permainan memukuli boneka tentara AS ini puncaknya terjadi setiap tahun pada Hari Anak Internasional yang diperingati setiap 1 Juni. Dimana seluruh negeri, para siswa secara massal mengenakan seragam militer dan dipersenjatai dengan senapan mainan dan bayonet, bergantian menghujani boneka tentara AS dengan senjata mereka.




sumber :http://www.berita.manadotoday.com/di-korea-utara-belajar-membenci-as-dimulai-sejak-tk/17739.html