Saturday, 19 October 2013

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Sesaat Setelah Meminum Soda

type='html'>Meminum sekaleng minuman bersoda di siang hari benar-benar menggiurkan. Rasa dahaga segera berganti dengan kesegaran. Namun, tahukah Anda, apa yang terjadi di dalam tubuh saat soda masuk ke dalamnya? Berikut ini ulasannya, seperti dilansir laman Daily Health Post.


10 Menit Pertama
Kandungan gula yang mencapai 10 sendok teh akan segera masuk ke dalam sistem tubuh. Kita memang tidak akan muntah karena rasa manis yang luar biasa. Pasalnya, asam fosfat yang terkandung di dalamnya akan memotong rasa itu.

20 Menit
Kadar gula dalam tubuh akan naik yang akhirnya menaikkan kadar insulin. Hati kita akan mengatasinya dengan mengubah gula tersebut menjadi lemak.

40 Menit
Penyerapan kafein selesai. Tekanan darah akan meningkat. Hati akan merespons dengan mengalirkan gula ke dalam aliran darah. Kantuk akan hilang akibat reseptor adenosis di otak terblokir.

45 Menit
Tubuh mulai merangsang dopamin yang merangsang pusat kesenangan di otak. Cara kerjanya sama seperti heroin.

Lebih dari 60 Menit
Asam fosfat akan mengikat kalsium, magnesium, dan seng dalam usus bagian bawah. Hal ini akan meningkatkan metabolisme tubuh secara signifikan. Dan parahnya, dosis tinggi gula dan pemanis buatan juga akan meningkatkan eksresi kalsium.

Selain itu, sifat diuretik dari kafein muncul. Kita akan merasa ingin buang air kecil. Ditambah lagi, kadar gula yang mulai meninggi akan membuat kita mudah marah dan menjadi lamban.


Sumber :
tempo.co

Wednesday, 9 October 2013

Nikita Mirzani Angkat Bicara Setelah Dituding Hanya Lulusan SMP

type='html'>
Nikita Mirzani Angkat Bicara Setelah Dituding Hanya Lulusan SMP - Setelah sebelumnya Nikita Mirzani sempat meledek Zaskia Gotik karena hanya lulusan SD. Kini giliran dirinya yang kena batunya karena di ledek oleh masyarakat terkait dugaan bahwa Nikita Mirzani hanya lulusan SMP.

“Nikita Mirzani Cuma Lulusan SMP?” tanya pemilik akun Twitter @nh_nh_, Kamis (3/10).

“Nah loh! Gitu kok songong’y naudzubillah,” sindir @jeng_astri.
“@NikitaMirzani ternyata cuma lulusan SMP kirain lulusan S3, hahahaha ngakak abis,” sahut @Zivarazalea15.

Kabar ini bermula saat seorang yang mengaku sebagai tetangga Nikita Mirzani di kawasan Binong. Orang tersebut menuding bahwa bintang “Tali Pocong Perawan 2" itu putus sekolah saat SMA.

“Dia bilang si Zaskia itu lulusan SD doang. Ya emang benar sih. Tapi dia sendiri kaya gimana emang,” kata tetangga tersebut seperti dilansir Okezone, Rabu (2/10).

“Dia berantakan juga sekolahnya. Kalau enggak salah kelas 1 SMA juga sudah berhenti sekolah.”

Nikita yang sebentar lagi akan melangsungkan pernikahannya itu mulai gerah dengan kabar tersebut. Ia bahkan mempersilahkan para awak media melakukan pengecekan langsung ke sekolahnya.

”Gosip apalagi sih! Gini deh cek aja ke sekolah gue yang dulu. Nama Sekolahnya AL-layinah,” sahut Niki di akunnya, NikitaMirzani. | jadiberita.com

Thursday, 3 October 2013

Foto: Kim Kardashian Kembali Tampil Setelah Sejak Melahirkan

type='html'>
Foto: Kim Kardashian Kembali Tampil Seksi Setelah Melahirkan - Sejak melahirkan North West, Kim Kardashian selalu memilih busana tertutup. Sepertinya ia kurang pede dengan bentuk tubuhnya yang memang belum kembali sempurna seperti semula.

Tapi baru-baru ini ia tampil di publik bersama Kanye West dengan busana yang memperlihatkan lekuk tubuhnya yang ternyata masih tetap seksi.

Khusus untuk acara fashion show Givenchy di pekan mode Paris, pilihan Kim jatuh kepada gaun hitam dengan materi transparan di area dada.

Berikut Foto Hot Kim Kardashian Kembali Tampil Seksi Sejak Melahirkan:

Sepertinya Kim Kardashian telah mendapatkan kembali rasa percaya dirinya.Dan, tak lama lagi pasti ia akan tampil dengan gaun-gaun seksinya seperti dulu.

Tuesday, 6 November 2012

Stress Setelah Mengalami Bencana? Atasi dengan Kiat ini

Stress yang menimbulkan cepatnya perubahan emosi serta perilaku yang tidak biasa kerap muncul pasca bencana. Hal ini wajar, seperti tutur psikolog klinis dari Brigham Young University, Richard Heaps pada CNN, "Wajar saja karena banyak terjadi kehilangan. Ini adalah suatu perilaku normal dan sehat."

Bukan berarti stress harus dibiarkan. Kita bisa mengantisipasi perasaan tersebut dengan beberapa langkah di bawah ini:

 
english.peopledaily.com.cn


1. Tetap saling berhubungan dan bantu-membantu

"Koneksi dan komunikasi adalah dua hal yang sangat dibutuhkan di saat-saat seperti itu," ujar Brymer.

Terkadang orang yang mengalami musibah akan menarik diri dari lingkungan dan menenggelamkan diri mereka dalam kesedihan. Cara ini merupakan pilihan yang diambil mereka untuk mengatasi stres setelah menghadapi trauma dalam suatu insiden. "Orang-orang seperti ini kemungkinan menolak ancaman, tapi juga menolak penyembuhan," ujar Heaps.

Utamakan jalin komunikasi dengan orang yang paling Anda khawatirkan. Jadi Anda tahu apa yang terjadi, bukan hanya mengkhawatirkan. Jika memungkinkan, menurut Brymer, carilah cara yang paling efektif dan tidak menghabiskan energi. Ia mencontohkan, mengirim pesan pendek atau menggunakan media sosial. "Akan lebih baik lagi kalau Anda berhasil menelepon," ujar Brymer.

 
2. Sayangilah diri Anda dan kembali pada rutinitas

Dalam upaya untuk mengembalikan segalanya dalam keadaan normal, kadang seseorang tendensius untuk bekerja terlalu serius. Cara ini dilakukan sebagai upaya menyembuhkan dan membersihkan diri dari masa-masa duka.

Di antara pekerjaan yang berat itu, penting untuk menyediakan waktu bagi diri Anda sendiri. "Coba pikirkan apa yang sudah Anda makan. Gunakan waktu tidur Anda sebaik-baiknya. Pertimbangkanlah untuk mengambil sebuah keputusan yang perlu didahulukan," ujar Brymer.

 
3. Penyembuhan melalui saling berbagi

Bercerita kepada orang lain atau menulis bisa menjadi cara lain untuk menyembuhkan diri. Bicaralah pada keluarga atau teman-teman tentang apa yang Anda alami. Tuliskan ide atau pikiran Anda dalam sebuah jurnal atau buku.

 
4. Hormati dan dengarkan saran orang lain tentang menghentikan diri dari berduka

Orang lain yang ada dalam bencana alam ikut mengalami apa yang kita rasakan. Karena itu, menurut Brymer, penting memiliki rasa empati untuk mengatasi duka satu sama lain. "Ada satu hal yang harus kita pahami bahwa individu atau anggota keluarga yang mengalami bencana juga merasakan duka yang sama dengan yang kita alami," ujar Brymer. Perasaan memahami inilah yang dapat menyembuhkan diri dari duka bencana alam.

 
5. Batasi paparan gambar media tentang bencana

Banyak dari kita yang terpaku pada layar televisi ketika melihat siaran televisi yang menayangkan bencana alam. Hal seperti ini dapat menimbulkan kekhawatiran tiap orang yang menonton televisi. Padahal, menurut Brymer, di balik gambar yang ditayangkan televisi, ada upaya penyelamatan yang dilakukan. "Gambar ini justru menakuti dan mengkhawatirkan," ujar Brymer.

 
 weather.com


6. Tetap tenang dan rileks dalam menghadapi bencana

Setiap orang yang merasa panik akan mengalami kesulitan bernapas. Menurut Brymer, kondisi panik menyebabkan napas jadi pendek dan terburu-buru. Karena itu, tidak ada salahnya menerapkan metode yang dapat menenangkan diri, seperti meditasi dan berdoa. Ada pula yang memilih untuk bernyanyi untuk menenangkan diri. Namun Brymer menyarankan ada baiknya mencoba bernapas perlahan dengan cara menarik napas panjang dan mengembuskannya pelan-pelan.

 
7. Bantu sesama Anda dengan cara apa pun yang Anda bisa

"Mambantu sesama adalah cara yang paling efektif untuk menyembuhkan," ujar Heaps. Menurut Heaps, ada beberapa jenis orang yang malah melakukan penolakan ketika sedang tertimpa bencana. Justru penolakan ini harus dihindari. "Terima bantuan tersebut, nantinya akan lebih baik lagi bagi Anda yang berduka jika dapat membantu sesama," ujar Heaps.

Jika semua cara di atas sudah diterapkan, namun Anda masih juga mengalami kesedihan yang mendalam, baik Brymer maupun Heaps menyarankan, "Tidak ada salahnya untuk mengunjungi psikolog dan meminta bantuan mereka." Hal ini, menurut Heaps, bukan berarti seseorang mengalami sakit mental. "Melainkan suatu cara untuk mencari penyelesaian masalah dari trauma," kata Heaps.



 


Sumber:
tempo

Monday, 13 August 2012

Jenazah yang Tetap Utuh Setelah 130 Tahun

Pada tanggal 7 Januari 1844, dari pasangan Francois Soubirous -seorang pengusaha penggilingan gandum yang jatuh miskin- dan isterinya, Louise Casterot, lahirlah seorang bayi, anak mereka yang sulung. Bayi itu mereka beri nama Marie Bernarde. Karena perawakannya yang kecil mungil, anak itu kemudian biasa dipanggil Bernadette (Bernarde kecil).

Sejak bayi kesehatan Bernadette kurang baik. Ia selalu saja menderita sakit, terutama asma. Bukannya mengeluh, tetapi Bernadette mempersembahkan semua penderitaannya kepada Tuhan sebagai silih demi pertobatan orang-orang berdosa. 

Bagi Bernadette, sakit juga bukan berarti bebas dari segala tugas dan kewajiban. Ia tetap harus membantu ibunya mengasuh kelima adiknya. Dan ketika Bernadette telah dianggap cukup umur, ia pun harus bekerja sebagai pembantu dan penggembala ternak.

Suatu hari, pada tanggal 11 Februari 1858, suatu peristiwa yang luar biasa terjadi. Ketika ia bersama seorang adik dan seorang temannya sedang mencari kayu bakar di padang, Bunda Maria menampakkan diri kepadanya di sebuah gua yang disebut Massabielle (=Batu Besar), di tepi sungai Gave dekat kota Lourdes.

Bernadette tidak tahu siapa wanita cantik itu dan apa yang ia inginkan. Bunda Maria menampakkan diri kepadanya sebanyak 18 kali. Pada tanggal 25 Maret 1858, pada penampakannya yang ke-16, Bunda Maria mengungkapkan siapa dirinya, "Akulah yang Dikandung Tanpa Dosa." ('Que Soy Era Immaculada Conceptiou' atau 'I Am The Immaculate Conception').
 
Setelah peristiwa penampakan itu Bernadette semakin banyak menderita, baik karena kecurigaan orang-orang yang tidak mau percaya, oleh perhatian berlebihan dari mereka yang percaya serta ancaman dari penguasa setempat. Semuanya itu ditanggungnya dengan tabah dan sabar.

Pada usia 22 tahun, Bernadette menggabungkan diri dengan Suster-suster Karitas di Nevers, Perancis. Tiga belas tahun lamanya ia tinggal di biara dan sebagian besar dari waktu tersebut dihabiskannya di tempat tidur karena sakit yang dideritanya.

"Pekerjaanku semakin maju," kata Bernadette.
"Pekerjaan apa?" tanya seorang suster keheranan.
"Pekerjaan bersakit-sakit!" jawabnya sambil tersenyum.
Bernadette seorang yang sangat rendah hati. Lebih dari apa pun, ia tidak ingin dipuji. Suatu ketika seorang suster bertanya kepadanya apakah ia merasa bangga karena dipilih oleh Bunda Maria. "Bagaimana mungkin," Bernadette cepat-cepat menjawab, "Bunda Maria memilih saya justru karena saya inilah yang paling hina." Suatu jawaban dari kerendahan hati yang paling dalam!

Bernadette wafat pada tanggal 16 April 1879 dalam usia 35 tahun karena penyakit tuberculosis. Tubuhnya masih utuh hingga kini meskipun ia telah meninggal lebih dari seabad yang lalu. Pada tahun 1933 Bernadette diangkat sebagai santa oleh Paus Pius XI. Pestanya dirayakan pada tanggal 16 April.


Lourdes
Tempat Bernadette melihat penampakan Bunda Maria menjadi lokasi peziarah umat Katolik dunia. Konon, saat Bunda Maria muncul, Bernadette diminta meminum dari sumber air dalam gua. Namun, tak ada sumber air sama sekali di sana. Bernadette pun menggali di suatu tempat yang ditunjukkan kepadanya. Ajaib, dari tempat tersebut memancar mata air.
Air yang hingga kini masih memancar itu dipercaya mempunyai daya penyembuhan yang luar biasa, meskipun para ahli ilmu pengetahuan tidak dapat menemukan adanya zat-zat yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit.