Saturday, 19 October 2013

Panel Surya Sekarang Bisa Diinjak

type='html'>
Selama ini instalasi panel surya masih merepotkan. Harus dipasang di atap, atau membangun tiang khusus untuk pemanfaatan tenaga matahari. Terlalu banyak makan tempat. Masalah ini menimbulkan ide tim di The George Washington University (GW) membuat panel surya yang bisa diinjak-injak.
 
 
Panel surya yang disebut "the walkable solar-paneled pathway " sanggup menahan beban hingga 400 kg dan dilengkapi dengan bahan anti slip yang membuat setiap pejalan kaki tidak akan terpeleset ketika berjalan diatasnya.

Panel surya yang dibuat saat uji coba dengan luas 9,3 meter persegi terdiri atas 27 panel, dan mampu menghasilkan listrik sampai 400 watts yang bisa menghidupi 450 lampu LED yang dipasang di jalanan sekeliling panel surya tersebut.
 

 
 
Untuk merealisasikan proyek ini, tim dari GW tersebut bekerja sama dengan perusahaan Onyx Solar. Perusahaan yang berbasis di Spanyol ini dikenal sebagai perancang dan pembuat  bahan photovoltaic yang menghasilkan listrik dari matahari.





 
 

Saturday, 14 July 2012

Rumah Gelandangan Jepang ini Menggunakan Tenaga Surya

Gelandangan di Jepang, walau dengan ekonomis sulit dan menderita, masih bisa kreatif. Apa buktinya?

Tahun 2004 silam terbit sebuah buku Rumah Nol Yen. Sesuai judul, buku ini membahas rumah-rumah yang dibangun dengan biaya seminim mungkin oleh para gelandangan di Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Buku ini ditulis oleh Kyohei Sakaguchi, seorang arsitek Jepang.


Bagaimana dan apa yang menggerakkan Sakaguchi menulis buku tersebut? Pada tahun 2000, arsitek Kyohei Sakaguchi berjalan melintasi kampung gelandangan di pinggiran sungai Tokyo, Jepang. Saat mengamati rumah-rumah di daerah kumuh tersebut, Sakaguchi tertarik dengan sebuah rumah yang unik. Ya, rumah tersebut dilengkapi panel tenaga surya. 

Setelah menyelidiki, ternyata gelandangan yang tinggal di dalam rumah mini ini pernah bekerja untuk perusahaan kamera. Dia telah mengenal cara kerja elektronika. Dengan membuat panel tenaga surya, maka listrik yang dihasilkan bisa menyalakan TV dan radio sebagai penghibur dalam rumah.

Rumah ini memang kecil. Tapi, dibuat dengan baik oleh orang yang masuk kategori "tunawisma". Interior rumah mini ini dibuat dari kayu. Atapnya dibuat dari kardus. Dia menutupi sisi rumah dengan lapisan vinil biru yang lebar. Barang-barang persediaannya diletakkan di bawah lantai.

Rumah ini tidak terhubung dengan jalan. Dia hanya menaruhnya di jalan.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa rumah ini pernah bisa mengapung di atas air. Rumah ini juga dapat menjadi kapal!" ujar Sakaguchi kepada Neatorama. 

Wah, kreatif juga ya gelandangan di Tokyo ini :-)

Thursday, 12 July 2012

Unik, Rumah Gelandangan di Jepang Pakai Tenaga Surya

Gelandangan di Jepang, walau dengan ekonomis sulit dan menderita, masih bisa kreatif. Apa buktinya?

Tahun 2004 silam terbit sebuah buku Rumah Nol Yen. Sesuai judul, buku ini membahas rumah-rumah yang dibangun dengan biaya seminim mungkin oleh para gelandangan di Tokyo, Osaka, dan Nagoya. Buku ini ditulis oleh Kyohei Sakaguchi, seorang arsitek Jepang.
 

mnn.com

Bagaimana dan apa yang menggerakkan Sakaguchi menulis buku tersebut? Pada tahun 2000, arsitek Kyohei Sakaguchi berjalan melintasi kampung gelandangan di pinggiran sungai Tokyo, Jepang. Saat mengamati rumah-rumah di daerah kumuh tersebut, Sakaguchi tertarik dengan sebuah rumah yang unik. Ya, rumah tersebut dilengkapi panel tenaga surya.

Setelah menyelidiki, ternyata gelandangan yang tinggal di dalam rumah mini ini pernah bekerja untuk perusahaan kamera. Dia telah mengenal cara kerja elektronika. Dengan membuat panel tenaga surya, maka listrik yang dihasilkan bisa menyalakan TV dan radio sebagai penghibur dalam rumah.

Rumah ini memang kecil. Tapi, dibuat dengan baik oleh orang yang masuk kategori "tunawisma". Interior rumah mini ini dibuat dari kayu. Atapnya dibuat dari kardus. Dia menutupi sisi rumah dengan lapisan vinil biru yang lebar. Barang-barang persediaannya diletakkan di bawah lantai.

Rumah ini tidak terhubung dengan jalan. Dia hanya menaruhnya di jalan.

"Dia mengatakan kepada saya bahwa rumah ini pernah bisa mengapung di atas air. Rumah ini juga dapat menjadi kapal!" ujar Sakaguchi kepada Neatorama.

Wah, kreatif juga ya gelandangan di Tokyo ini :-)





Sumber: