Wednesday, 26 September 2012

Miniatur Kapal Laut dari Tulang

Selama perang Napoleon antara Prancis dan Inggris (1803-1815), banyak pasukan yang menjadi tahanan di kedua belah pihak. Orang Inggris yang ditawan biasa menghabiskan waktu dengan berolah-raga. Lain dengan Orang Prancis, selama di penjara mereka justru membangun karya seni berupa miniatur kapal laut dari tulang.

Para narapidana tersebut sengaja menyisakan tulang kambing atau babi dari jatah makanan mereka. Setelah direbus lagi dan dijemur di bawah sinar matahari agar warna tulang jadi putih, lalu disusunlah menjadi rangka miniatur kapal. Tulang berukuran besar diukir menjadi tubuh kapal, dan tulang yang lebih kecil (terkadang juga menggunakan kayu) untuk aksesoris seperti meriam di dalam kapal.


Masalahnya, tulang kambing dan babi kadang tidak cukup. Karena itulah para seniman tersebut juga memakai tulang manusia - diperoleh dari jenazah yang digali kembali. 

Selain tulang, narapidana Prancis tersebut juga menggunakan rambut mereka sendiri sebagai pengikat dan tali-tali layar. Serta kertas tisu atau bahan lainnya sebagai layar kapal itu sendiri.

Hebatnya, para seniman tersebut tidak menggunakan skala kapal secara rinci. Toh, hasilnya tetap indah dan seolah tanpa kesalahan. Beberapa kreasi kapal miniatur lainnya ada yang merancang agar layar bisa ditarik dan dibentangkan, juga kanon meriam yang bisa ditarik muncul dari sisi dinding kapal, dan disimpan lagi ke dalam lumbungnya.






Kini, koleksi miniatur kapal karya seniman narapidana terebut bernilai tinggi. Pada tahun 2007 pada rumah lelang Bonhams British, model kapal tulang HMS Victory dihargai USD 55 ribu. 

Bagi yang ingin melihat karya seni ini bisa juga kok mengunjungi museum Naval Academy United States di Annapolis, Maryland.

Wednesday, 5 September 2012

Alasan Anjing Suka Menggigit Tulang

Bagi kamu yang memelihara dan pecinta anjing pernah nggak bertanya, mengapa anjing suka menggigit tulang? Bahkan termasuk tulang mainan, asalkan berbentuk tulang pasti langsung digigit oleh si doggy.

Menurut tim pakar pimpinan Dr Joao Munoz-Doran dari Universitas Nasional Kolombia, kebiasaan anjing memakan daging dimulai sekitar delapan juta tahun lalu. Ketika itu, anjing-anjing purba berkelompok untuk mencari mangsa yang lebih besar.


 ehow.com


Kebiasaan tersebut membuat turunan anjing purba, seperti serigala dan anjing moderen, menjadi hiperkarnivora atau binantang yang 70 persen memakan daging.

Kesimpulan ini diperoleh setelah tim Munoz-Doran menyusun 'silsilah' anjing yang menggambarkan hubungan di antara lebih dari 300 spesies anjing. "Kami menemukan sejarah evolusi yang sama di antara sejumlah jenis anjing," jelas Dr Munoz-Doran.

"Delapan juta tahun lalu banyak habitat terbuka di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Persaingan mendapatkan mangsa sangat ketat dan kondisi ini membuat anjing-anjing purba harus berkelompok ketika mencari dan mengintai mangsa," paparnya.

 
 petcaretips.net


Ia menjelaskan, dari kebiasaan berburu secara berkelompok, muncul jenis anjing baru dengan bentuk kepala yang berbeda, dengan rahang yang lebih kuat, dan ukuran taring yang lebih besar. Mereka ini mampu bertahan dari seleksi alam dan melanjutkan bentuk ini ke anjing generasi berikutnya.

Para peneliti mengatakan itulah sebabnya anjing-anjing piaraan, meski tak lagi harus berburu mangsa di alam terbuka, tetap 'meneruskan' kebiasaan memakan daging atau menggigit tulang.

"Mereka punya alat untuk melakukan kebiasaan tersebut dan mereka ingin menggunakan alat itu," tegas Dr Munoz-Doran.







Sumber: