Friday, 23 November 2012

Wow Ini Dia 10 Speaker External iPhone Tanpa Perlu Listrik

Banyak yang mengira mempunyai speaker external harus canggih pasti akan terkejut mendapati beberapa produsen justru membuat speaker dari bahan yang sangat sederhana dan tanpa memakai listrik, lho kok bisa? ternyata mereka memanfaatkan gaung suara dari bahan-bahan yang dipakai. Yuk kita lihat speaker unik ini.

ibamboo

Speaker ini terbuat dari bambu lengkap dengan lubang layaknya sebuah dock, namun jika khawatir bambu akan merusak ponsel ada alternatif lain yang berbahan plastik.

eco amp

Ketika masuk saku kertas ini nampak seperti kertas biasa namun coba keluarkan dan renggangkan menjadi bentuk kerucut dan voila anda mendapati sebuah speaker external.

ivictrola

Yang ini agak mahal sekitar $650-%1000, iVictrola terbuat dari corong phonograph dan tentu saja tidak memerlukan listrik.

bike horn speaker

yang ini terbuat dari bel sepeda bekas yang dipasangkan dengan PVC sebagai dock

megaphone

Megaphone ini mengingatkan kita akan bentuk terompet yang besar, dudukan kayunya diklaim membantu meredam getaran dari corong dan mengoptimalisasi emisi suara.

koostik

Penyuka musik kalem akan menyukai speaker dari kayu ini, namun sepertinya penggemar musik rock tidak bakal suka dengan keluaran suara speaker ini.

phonophone

Phonophone yang terbuat dari keramik ini diklaim bisa meningkatkan keluaran suara iPhone sampai 4x.

 tele-phonographer

Gabungan dari terompet dan bagian-bagian mesin, membuat alat ini terlihat tampil beda.

gramophone

griffin aircurve

Sumber :
Treehugger

Friday, 16 November 2012

Wow Ini Dia 10 Speaker External iPhone Tanpa Perlu Listrik

Banyak yang mengira mempunyai speaker external harus canggih pasti akan terkejut mendapati beberapa produsen justru membuat speaker dari bahan yang sangat sederhana dan tanpa memakai listrik, lho kok bisa? ternyata mereka memanfaatkan gaung suara dari bahan-bahan yang dipakai. Yuk kita lihat speaker unik ini.

ibamboo

Speaker ini terbuat dari bambu lengkap dengan lubang layaknya sebuah dock, namun jika khawatir bambu akan merusak ponsel ada alternatif lain yang berbahan plastik.

eco amp

Ketika masuk saku kertas ini nampak seperti kertas biasa namun coba keluarkan dan renggangkan menjadi bentuk kerucut dan voila anda mendapati sebuah speaker external.

ivictrola

Yang ini agak mahal sekitar $650-%1000, iVictrola terbuat dari corong phonograph dan tentu saja tidak memerlukan listrik.

bike horn speaker

yang ini terbuat dari bel sepeda bekas yang dipasangkan dengan PVC sebagai dock

megaphone

Megaphone ini mengingatkan kita akan bentuk terompet yang besar, dudukan kayunya diklaim membantu meredam getaran dari corong dan mengoptimalisasi emisi suara.

koostik

Penyuka musik kalem akan menyukai speaker dari kayu ini, namun sepertinya penggemar musik rock tidak bakal suka dengan keluaran suara speaker ini.

phonophone

Phonophone yang terbuat dari keramik ini diklaim bisa meningkatkan keluaran suara iPhone sampai 4x.

 tele-phonographer

Gabungan dari terompet dan bagian-bagian mesin, membuat alat ini terlihat tampil beda.

gramophone

griffin aircurve

Sumber :
Treehugger

Saturday, 27 October 2012

Ifong, Kue Nanas Berbungkus Iphone

Sekilas melihat kotak hitam ini pasti yang terlintas produk smartphone iPhone. Ternyata ini hanya kemasan dari sebuah produk kue nanas bernama iFong buatan sebuah toko roti Taiwan. Bungkus mirip gadget ini ternyata disukai pelanggannya.


Dilansir dalam micgadget (08/10/2012), kue ini dinamakan The iFong, dimana kata Fong berarti nanas. Untuk membedakan dengan toko roti lainnya, sebuah toko roti di Taiwan telah menambahkan konsep yang unik berupa kemasan yang terinspirasi dari bungkus produk iPhone.

Saat bungkus dibuka,terlihat sebuah kertas karton bergambar iPhone bagian depan dengan icon-icon aplikasi bertuliskan Good Luck Comes, Sweet and Sour Just Right, Egg and Milk Food, 20 Days of Taste, No Mixing of Winter Melon, 100% Fun, dan Pure Handmade.

Kue nanas memang telah menjadi hidangan khas masyarakat Taiwan. Dikenal dengan nama Fengli su, yang berarti untuk membawa kemakmuran kepada masyarakat Taiwan.Kue iFong ini dideskripsikan mempunyai tekstur lebih seperti biskuit atau nastar daripada kue. Mempunyai tekstur seperti shortbread dengan isian selai nanas di tengahnya
Rasanya mirip seperti pie apel dengan tekstur yang renyah dan lembut di tengah. Semua bahan yang digunakan alami dan tanpa pengawet. Selai nanas di dalamnya mempunyai rasa yang asam dengan krenyes-krenyes tekstur buah nanas. iFong hanya bisa disimpan maksimal 2 minggu.

Per kemasan iFong berisi enam kue nanas kecil dibungkus dengan plastik putih sehingga kebersihannya terjamin. Untuk satu bungkus iFong dijual sekitar Rp. 77.000,00.

Wednesday, 1 August 2012

5 Cara iPhone Ubah Hidup Manusia

Pada 28 Juni 2007, Nokia menjadi perusahaan penjual ponsel terlaris di dunia. Saat itu, orang benar-benar berhenti bekerja saat mematikan komputer.

Selain itu, di saat sama, BlackBerry berhasil membuat para eksekutif tinggi ketagihan. Namun, ketika iPhone pertama dari Apple dipasarkan seharga US$600, perangkat ini langsung menjadi perangkat mewah.

Headline
Foto: IST

Menariknya lagi, lima tahun kemudian, ponsel pintar ini berhasil memberi pengaruh signifikan pada kehidupan sehari-hari manusia, pabrik dan ruang direksi. Hingga kini, lebih dari 217 juta iPhone terjual.

Smartphone ini biasa digunakan para pekerja konstruksi untuk membaca cetak biru, dokter untuk melakukan diagnosa, pemerintah untuk meningkatkan layanan dan orang tua untuk mendiamkan anak-anaknya saat berada di rumah makan.

Dalam lima tahun terakhir, ada lima cara yang dimiliki iPhone yang berhasil mengubah hidup manusia.


1. iPhone menjadi cara baru berinteraksi dengan komputer.

Pada 2007, orang sangat mahir mengetik pesan berkode menggunakan keypad atau keyboard. iPhone, tak memiliki elemen itu dan menggantikannya dengan keyboard layar sentuh.

Ini merupakan langkah klasik Apple menuju kegunaan sederhana untuk membantu membawa komputasi pada khalayak baru, termasuk pecinta teknologi, anak, lansia dan orang dengan gangguan visual atau pendengaran.

Tiba-tiba, pengguna bisa menavigasi ponsel mereka dengan beberapa gesekan jari. Anak-anak secara intuitif tahu cara menggunakannya. Harga mahal dan kurangnya keyboard fisik menjadi ulasan buruk para pengulas pada iPhone.

Menariknya, hal ini tak membuat konsumen takut, dan Apple berhasil menjual satu juta iPhone dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pada Oktober lalu, Apple mencoba kembali menggebrak dengan pengenalan fitur asisten-suara Siri.


2. Bangkitnya Aplikasi

Fitur layar sentuh mahal iPhone bukanlah fitur pembunuh yang begitu hebat. Fitur pembunuh itu adalah sistem operasi (OS) mobile dari Apple itu, iOS, serta App Store yang dikendalikan secara ketat.

Aplikasi bawaan perangkat ini sendiri sudah cukup berguna, seperti browser, prakiraan cuaca, e-mail, teks, saham, kalender dan waktu. Namun, saat App Store dibuka, tiba-tiba orang memiliki akses ke kumpulan aplikasi dari pihak ketiga yang dikembangkan dengan menakjubkan.

Dengan aplikasi yang tepat, iPhone bisa melacak matahari, sinkronisasi daftar belanja, menjadi mesin drum, untuk memesan tempat di restoran, dan menjadi kasir. Dalam gaya klasik Steve Jobs, Apple secara penuh mengendalikan penjualan dan persetujuan aplikasi.

App Store sendiri berhasil menciptakan ekonomi mini baru. Apple telah membayar lebih dari US$5 miliar (Rp47,2 triliun) untuk pengembang, dan angka itu tentunya setelah dipotong 30% untuk Apple sendiri. Saat ini, ada lebih dari 650 ribu aplikasi di App Store.


3. Internet 24/7

iPhone mengantar pada era internet sepanjang waktu. Untuk lebih baik atau lebih buruk, ini telah mengaburkan garis antara kerja dan kehidupan rumah, membuat komunikasi terjadi sepanjang waktu dan memicu munculnya sejumlah aturan baru mengenai kapan dan cara tepat menggunakan ponsel pintar.

Perangkat ini memberi pengguna akses cepat ke banyak cara komunikasi, e-mail, Twitter, Instagram, Grindr, Foursquare, Facebook, FaceTime dan SMS. Ponsel biasa memiliki akses internet yang terbatas sebelum kemunculan iPhone.

Semua konektivitas ini membawa gangguan baru, yakni kecanduan ponsel pintar. Hasil studi terbaru Gazelle menemukan, 15% responden lebih memilih ponsel pintar dibanding seks di akhir pekan.


4. Aktivisme Rantai Pemasok

Seiring pertumbuhan Apple, rantai manufaktur perusahaan ini didorong ke batas yang lebih besar dan menjadi sorotan. Pabrik Foxconn di China yang memproduksi iPhone, iPad dan produk lain Apple diketahui aktivis memiliki kondisi kerja buruk, jam panjang dan upah rendah.

Namun, saat tampuk CEO dipegang Tim Cook, masalah ini mulai diselesaikan.


5. Sebuah industri hidup kembali

iPhone mungkin telah membantu membunuh BlackBerry, namun melahirkan genre baru perangkat mobile saat Google merilis OS Android dan Microsoft merilis Windows Phone.

Sebagian besar perusahaan ponsel pun kini mulai memproduksi ponsel pintar layar sentuh. Beberapa pihak bisa mengatakan, iPhone dan iPod touch membantu menelurkan iPad dengan antarmuka identik.

Perangkat laris ini lahir pada 2010 dan berhasil menciptakan pasar gadget baru. Kini, Amazon, Google dan Microsoft juga memiliki tablet baru mereka. Popularitas iPhone sebagai perangkat game portabel juga membantu mengantar era baru mobile gaming.

Lima tahun setelah iPhone masuk pasar, industri teknologi secara keseluruhan berkembang dan berinovasi.

Sumber :
inilah.com

Saturday, 14 July 2012

7 Aplikasi iPhone yang Kontroversial


Jakarta - Toko aplikasi online milik Apple, App Store, kini dijejali banyak aplikasi, salah satunya untuk iPhone. Namun tidak sedikit yang ditendang, karena dianggap kontroversial.

Memang sudah bukan rahasia lagi Apple bertindak tegas dengan aplikasi yang mengandung unsur kekerasaan atau pornografi. Walau ada juga peranti lunak pihak ketiga ini yang terpaksa dihapus karena mengundang banyak protes.

Dari sekian banyak aplikasi yang bermasalah, detikINET coba rangkumkan menjadi 7 aplikasi iPhone yang kontroversial. Seperti dilansir dari berbagai sumber, Kamis (5/7/2012).

Exodus International
Aplikasi ini sebenarnya ditujukan untuk semacam metode penyembuhan untuk para homoseksual dengan terapi tertentu agar bisa sembuh.
Namun, aplikasi yang dibuat oleh lembaga keagamaan ini dituding menyimpan pesan anti-gay sehingga menimbulkan protes. Tidak ingin berlanjut, akhirnya Apple menghapus aplikasi ini dari App Store.

Me So Holly
Aplikasi ini menjadikan objek agama sebagai bahan leluconnya. Dimana pengguna bisa memasangkan foto muka diri sendiri --yang tentunya editan-- dengan badan orang yang dianggap suci di kalangan penganut agama tersebut.

Apple tidak mau mengambil resiko, karena di masa depan aplikasi ini dipastikan bakal memancing kontroversi. Mereka pun menghapusnya dari App Store.

PlayBoy
Awalnya aplikasi majalah khusus dewasa ini bisa melenggang ke App Store. Namun belakangan, sejak pendirinya Hugh Hefner mengklaim kalau aplikasi PlayBoy versi digital akan tampil tanpa sensor, Apple tanpa ragu langsung menghapusnya.

Menurut Apple, hal itu jelas melanggar kebijakan perusahaan yang melarang aplikasi dan konten berbau pornografi.

Thirdintifada
Apple langsung menghapus aplikasi yang disebut Thirdintifada dari App Store, setelah menerima komplain Menteri Informasi Israel, Yuli Edelstin dan aktivis HAM. Sebab aplikasi ini dituding mempromosikan kekerasaan melawan Israel.

I Am Rich

Sekilas tidak ada unsur pelanggaran yang terkandung di aplikasi ini. Namun dijual dengan harga fantastis, sekitar USD999,99 tanpa memberikan manfaat apapun, tentu saja akhirnya aplikasi menjadi kontroversial.

Bagaimana tidak dengan harga USD999,99, setelah mengunduhnya aplikasi tadi hanya menampilkan gambar berlian merah yang berpendar. Kemudian disudut kanan di bawah tombol putih yang jika diklik akan menampilkan pesan "I'm rich, I deserv it. I'm good, healthy and successful." Tidak ada fungsi tambahan selain itu.

Smuggle Truck: Operation Immigrant

Dikembangkan oleh Owlchemy Labs, game besutan developer asal Boston tersebut mengambi isu sensitif mengenai kaum imigran. Dikisahkan, game ini mengajak pemain mengatur truk yang penuh imigran gelap agar mencapai negara tujuannya.

Apple sendiri langsung melarang aplikasi ini di App Store tanpa menunggunya menjadi pro dan kontra yang berkepanjangan.