Tuesday, 25 September 2012

Kendaraan Terbang yang Mirip di Star Wars


Kendaraan mengambang ini mungkin tidak akan melesat melewati hutan lebat dengan mudah seperti motor-motor di film "Return of the Jedi" Star Wars, namun kendali intuitifnya memungkinkan orang untuk menerbangkannya tanpa pelatihan pilot.

Kendaraan udara ini menyerupai motor terbang di film-film fiksi ilmiah dengan dua rotor sebagai pengganti roda. Rancangan awal motor ini sempat diabaikan pada 1960an karena masalah stabilitas saat miring. Namun Aerofex, perusahaan yang berbasis di California, memperbaiki masalah keseimbangan di motor terbang ini dengan membangun sistem mekanik yang dikendalikan di dekat lutut. Kendaraan ini pun bisa mengantisipasi gerakan miring pilot dan mengendalikan keseimbangan dengan cara yang lebih alami.

"Bayangkan saja seperti menurunkan batas terbang, sampai ke area ATV (kendaraan lintas medan)," kata Mark De Roche, insinyur ruang angkasa dan pendiri Aerofex.

Kendali intuitif seperti itu memungkinkan dokter untuk mengunjungi pasien-pasien di daerah terpencil tanpa jalan atau petugas daerah perbatasan menjalankan tugasnya tanpa melalui pelatihan pilot. Semuanya bisa terjadi tanpa kebutuhan listrik, kecerdasan buatan, atau perangkat lunak penerbangan.

"Pada dasarnya alat ini menangkap dua dari tiga axis (bergerak maju, berguling, dan miring) dan mengaktifkan kendali aerodinamis untuk menyeimbangkan berbagai gerakan ini," kata De Roche pada InnovationNewsDaily. "Karena gerakan pilot dalam menyeimbangkan pesawat ini menggunakan naluriah dan kontan, kendali ini jadi sangat mudah."

Tetapi Aerofex tidak berencana untuk segera mengembangkan dan menjual kendaraan ini. Perusahaan ruang angkasa ini menjadikan motor terbang ini sebagai platform untuk menguji pesawat penyerang tanpa awak -- kendaraan ini bisa digunakan untuk mengerjakan lahan pertanian atau mengantar obat-obatan buat tim SAR di kawasan yang sulit dijangkau.

Bahkan tentara atau satuan khusus bisa menggunakan robot semacam ini untuk membawa atau mengantar suplai berat di antara gedung-gedung tinggi yang sempit. Angkatan Laut AS sudah mulai menggunakan robot helikopter untuk mengantar suplai di Afghanistan.

Robot terbang ini mungkin tidak akan terbang seefisien helikopter karena rotor baling-balingnya yang lebih pendek, namun dengan ukuran tersebut, rotor ini bisa lebih aman berada dekat dengan manusia.

"Robot ini mampu terbang di antara pohon, dekat dengan tembok, dan di bawah jembatan."

Aerofex tengah membatasi pengujian terbang dengan manusia hanya sampai ketinggian 15 kaki atau 4,5 meter dan kecepatan 48 km per jam, lebih atas dasar kehati-hatian daripada batasan teknologi. Versi tua kendaraan ini bisa bergerak secepat helikopter, kata De Roche.

Uji terbang di Gurun Mojave California adalah dasar dari presentasi ilmiah soal pencapaian Aerofex di Konferensi Future Vertical Lift pada Januari 2012 lalu. Aerofex berencana menerbangkan versi kedua kendaraan ini pada Oktober, serta versi robotnya pada akhir 2013.


Friday, 13 July 2012

7 Aksesoris Kendaraan Bermotor Termahal


Beberapa pernak pernik automotif kadang diperlukan guna menunjang sebuah kendaraan bermotor.
Ada kalanya aksesoris itu merupakan wajib saat mengunakan kendaraan bermotor misalnya helm untuk setiap pengendara sepeda motor.

Namun berikut ini ada 7 aksesoris kendaraan bermotor versi Motorcycle.about yang mungkin bisa saja Anda miliki atau bahkan mungkin bermimpi bisa memilikinya.

Bukan tanpa sebab, mengingat deretan aksesoris tersebut memiliki banderol yang diatas rata-rata.

1. Apple iPad GPS
Ditawarkan dengan harga Rp5,9 juta Apple iPad ini bukan cuma memiliki sarana konektifitas WiFi tapi juga dibekali aplikasi GPS yang memungkinkan sebagai petunjuk arah saat dipakai berwisata.

2. Helm Schuberth C3
Dipatok Rp6,3 juta, pelindung kepala ini merupakan yang terfavorit di pasar helm high-end Eropa serta Amerika Seirkat (AS). Helm tersebut hanya memiliki berat 3,6 kg dengan kekedapan 84 dB saat kecepatan motor 100 km/jam.

3. Garmin Zumo 660 Navigation
Dipasaran, GPS ini ditawarkan dengan harga Rp7,2 juta. Kekuatan alat ini ialah tahan air, memiliki layar 4,3 inci, sarana Bluetooth, dan lane-assist.

4. Jaket Motor Alpinestars 365 Gore-Tex
Alpinestars 365 Gore-Tex merupakan kombinasi antara ketahanan bahan kulit dengan tekstil tahan air. Harga jaket ini dipasaran Rp11,8 juta.

5. Titanium Arrow Exhaust System
Arrow memperkenalkan perangkat seharga Rp23,5 juta ini untuk paket optional Triumph Bonneville. Hasilnya performa motor meningkat drastis dan tarikan mesin jadi agresif tanpa keluaran suara yang berlebihan.

6. Jaket Balap Dainese Tattoo
Hampir semua jaket keluaran Dainese sudah mengadopsi bahan yang teruji kualitasnya di dunia balap. Namun lewat seri Tattoo bergambar motif Maori dan Samurai, jaket seharga Rp31,7 juta itu tentu makin menarik dan ekslusif.

7. Pelek Serat Carbon BST
Opsi pengurangan berat melalui komponen roda dan suspensi memang membuat efek positif pada sepeda motor. Jarak pengereman jadi lebih pendek, dan handling motor juga jadi lebih baik. Karenanya pelek BST berbahan serat karbon seharga Rp36,2 juta ini pantas dipilih bagi mereka yang punya kocek lebih.

Tuesday, 26 June 2012

PERINGATAN KERAS BUAT YANG SUKA BAWA KENDARAAN SAMBIL MAIN HP [MIRIS]

Hp memang sarana terbaik buat berkomunikasi, dan fitur dari jejaring sosial paling menggoda
bagi pengguna kawula muda dinegeri ini, ditambah lagi gencarnya promo gratis dari semua provider selular
ditanah air. Entah karena gaptek atau sok pamer dan gaya dijalan banyak pengguna tidak lepas dari perangkat Hpnya, Yang paling parah banyak pengguna kendaraan bermotor roda dua atau mobil pasang aksi kayak film film aksi.

Pasti jengkelin sudah tahu jalan macet eh pake sms an dijalan atau telpon telponan seperti dirumah.
urusan penting gak penting yang penting gaya dijalan, akhirnya harus mengorbankan satu tangan untuk gengam HP entah sms, telpon atau chat. Perbuatan yang tidak harus dilakukan dijalan yang jelas jelas norak Man.

Pembalap motor kelas dunia yang jam terbangnya tinggi di arena balap di high speed semisal Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, stoner ataupun Dani Pedrosa yang piawai diatas motor roda 2 saja tidak pernah mainkan HP diatas motor dijalan umum, Klo orang indonesia laen, rasanya doski sendiri yang bisa bawa motor sambil mainkan hp, nyawa disini murah banget.

Apalagi sekarang banyak motor matic yang biasa dipake cewek sudah banyak juga dipake kaum adam.
Cewek cewek sini juga rasanya sok jago dijalan tidak pernah mau dipotong motor atau kendaraan lain.
kemudahan matic membuat banyak orang terbuai dan lupa klo motor rodanya dua yang dibawa tanpa kendali penuh oleh tangan sangat berbahaya. motor matic biasanya rem belakang dikontrol tangan kiri lha klo tangan kirinya yang mestinya buat ngerem tambahan digunakan buat megang hp waktu dijalan gimana?

Jalanan tidak beda dengan hutan rimba yang tiap saat menunggu korbannya. ini indonesia dimana
tingkat disiplin berkendaran jauh dari lazimnya. Ini contohnya jika berkendara sambil mainin hp, tubuh cewek ini berserakan dijalan hancur berantakan dihantem mobil. tangan dan kaki putus terpisah dari badan..nih fotonya :

kecelakan maut

foto-tubuh-cewek-dijalan

celaka gara gara hp

tubuh hancur dijalan

Gimana klo sudah begini, murahkah nyawa dijalan? semurah pulsa yang dipromosikan? Pergunakan Hands free jika memang harus komunikasi dijalan, Stop dulu chat, bbm, facebook dan twitrer an klo tidak ingin seperti ini. Lebih baik tidak menggunakan hp selagi berkendara, sayangi nyawa anda karena hidup itu indah.
Sumber:aspal-putih.blogspot.com/2012/04/tubuh-cewek-bermotor-hancur-berantakan.html