Monday, 21 October 2013

Pejabat Ini Dipecat Karena Digendong Saat Kunjungi Korban Banjir

type='html'>
Pejabat Ini Dipecat Karena Digendong Saat Kunjungi Korban Banjir - Seorang pejabat di China dicopot dari jabatannya setelah foto dirinya sedang digendong memicu kegemparan di dunia maya.

Dalam foto yang dipublikasikan di jejaring sosial mirip twitter, Sin Weibo, pejabat itu digendong ketika mengunjungi korban banjir di Provinsi Zhejiang.

Menurut kantor berita Xinhua, Selasa 10 Oktober 2013, pejabat yang diketahui bermarga Wang itu digendong karena dia memakai sepatu mahal. Wang diketahui bekerja untuk pemerintah Township Sanqishi di kota Yuyao, provinsi Zhejiang.

Pemerintah setempat telah mencopot Wang sebagai direktur kantor konstruksi kota. Wang yang memakai memakai sepatu dari kain, rencananya akan berjalan tanpa alas kaki di atas genangan air untuk mencapai rumah korban.

Namun seorang penduduk desa mengangkat Wang di punggungnya, meskipun Wang sempat bersikeras berjalan tanpa alas kaki. Penduduk desa lainnya kembali menggendong Wang ketika akan meninggalkan rumah korban.

Awal bulan ini, Topan Fitow menerjang provinsi Zhejiang yang mengakibatkan 10 orang tewas dan menyebabkan sekitar 7 juta orang di provinsi itu harus rela rumahnya roboh dan terkena banjir. | lucgen.com

Sunday, 29 September 2013

Takut Sama Penjahat, Polisi Menolak Menolong Korban Perampokan

type='html'>
Takut Sama Penjahat, Polisi Menolak Menolong Korban Perampokan - Ketakutan aparat polisi terhadap aksi penembakan misterius di tengah malam akhirnya terbukti. Anggota Pos Polisi Kebon Nanas, Jakarta Timur menolak untuk melindungi penolong aksi perampokan di kawasan jembatan Cipinang.

Cerita penolakan itu berawal saat seorang pria berinisial MM (27) menolong wanita yang dirampok oleh dua orang pria pengendara motor, Kamis malam (26/9 sekitar Pk 22.30 WIB. MM terpaksa meninggalkan motornya untuk menyelamatkan diri, setelah terjatuh dan tusukan pisau di bahu kanan.

"Saya meninggalkan motor saya, karena terancam mati mau di tusuk. Bahu saya sudah ditusuk," kata MM sambil meminta bantuan kepada pengendara motor yang melintas di daerah itu.

Jurnalis KBR68H berinisial ASP di tengah jalan untuk menolong MM. Dengan kecepatan tinggi, keduanya kabur menuju Pos Polisi Kebon Nanas untuk meminta pertolongan. Mereka dikejar oleh kedua pelaku perampokan hingga ke depan Pos polisi itu.

"Awas, saya bunuh kalian, mati kamu ya!" ancam salah satu pelaku sambil menyabitkan pisau ke arah korban.

Kantor polisi ternyata bukan lagi menjadi tempat aman untuk meminta perlindungan. Petugas Pos Polisi Kebon Nanas I Wayan Telaga menolak untuk menolong dan menolak untuk memberi jaminan keamanan kepada korban. "Itu bukan wilayah kami, saya tidak bisa berikan jaminan keamanan. Kalian lapor saja sendiri ke polisi wilayah Pulo Gadung, " kata I Wayan.

"Resiko seorang penolong perampokan memang terancam nyawanya. Kami saja polisi ditembak dari belakang langsung mati. Untung kalian hanya terancam saja nyawanya," tambah I Wayan.

Melihat respon polisi, ASP berinisiatif meminta pertolongan ke kantornya di kawasan Utan kayu Jakarta Timur. Setelah menunggu lebih dari satu jam, akhirnya seorang jurnalis KBR68H lainnya menjemput ASP ke Pospol itu.

"Polisi hanya memberikan solusi untuk menukar motor agar tidak dikenali perampok yang diperkirakan masih menunggu di depan pospol," ungkap jurnalis lainnya tersebut.

Sementara itu, korban penusukan perampok MM akhirnya pergi sendiri melapor ke Polsek Pulo Gadung. Ketika dihubungi lewat telpon genggam, ia mengaku kecewa dengan kinerja polisi.

"Saya sama polisi sudah ke TKP, ternyata motor saya sudah hilang," katanya dengan nada terputus-putus menahan rasa takut. Hingga kini, polisi masih membuat Berkas Acara Pemeriksaan MM. | portalkbr.com

Friday, 9 November 2012

Bangkai Motor Korban Tsunami Jepang Dipamerkan !

Motor ini adalah Harley-Davidson Softail Night Train yang dibuat tahun 2004 dan kini moge tersebut dipajang di Museum Harley Davidson, moge ini dipamerkan bukan karena motor langka tapi sejarah yang ada di dalam moge tersebut. Harley-Davidson ini dimiliki salah satu korban gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang dan korban tsunami itu adalah Ikuo Yokoyama.
Ternyata motor ini terbawa gelombang laut dimulai dari wilayah Miyagi Prefecture, yang terletak di bagian utara Jepang hingga akhirnya moge itu terdampar di Graham Island di British Columbia, Kanada.


Seperti yang dilansir dari Autoblog, moge ini ditemukan oleh Peter Mark salah satu warga Kanada yang menjaga pantai di Graham Island. Mark menemukan moge itu di dalam sebuah peti kemas yang ternyata sudah terdampar selama dua bulan setelah terjadinya bencana tersebut.
Pihak dari Harley-Davidson sempat menawarkan motor itu diperbaiki lalu dikembalikan kepada sang pemilik yaitu Ikuo Yokoyama. Tapi tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh ‘sang majikan’ dan memilih motor kesayangannya itu diabadikan untuk menjadi kenang-kenangan dari bencana gempa dan juga tsunami di Jepang.


Sang pemilik, Ikuo YokoyamaWakil Presiden museum Harley-Davidson, Bill Davidson, malah merasa terhormat bisa menyimpan motor tersebut yang dinilainya mempunyai nilai sejarah.
“Motor ini memiliki cerita yang luar biasa untuk diberi tahu, dan kami merasa terhormat bisa menyimpan dan berbagi cerita kepada para pengunjung yang datang,” ujar Davidson.

Bentuk Harley-Davidson ini masih sama seperti pertama kali ditemukan oleh Mark, moge ini sengaja dipajang untuk memperingati para korban yang terkena bencana gempa dan tsunami di Jepang.

Monday, 9 July 2012

Nama-nama yang Sering jadi Korban Becandaan

Shakespeare bilang apalah arti sebuah nama. Dia seolah mengatakan kalo nama seseorang itu sesungguhnya tidak begitu penting. Tapi menurut MBDC, sebuah nama itu sebenernya sungguh penting, karena di dunia yang begitu keji ini, ternyata ada nama-nama yang sungguh sering dijadikan korban becandaan basi. Nama-nama tersebut antara lain:

Jerry

Sebagian besar dari kamu pasti berpikir hal yang sama:
"Jerry? Tom-nya mana?"
Becandaan ini sungguh sering digunakan sampe-sampe orang yang namanya Jerry pasti udah sampe bingung mau jawab apa.

Sisie

"Kamu Sisie sebelah mana? Kanan atau kiri?"
Ini hanya bisa dijawab dengan, "Aah, bapak bisa aja". Karena yang make becandaan ini udah pasti oom-oom.

Ketty/Cathy

Dulu nama ini merupakan sebuah nama yang harmless dan dapat dibilang bagus. Kesannya cantik gitu. Tapi kemudian datanglah iklan ini:
Dan rusaklah nama Ketty/Cathy selamanya.

Raymond / Mona

Atau apapun yang ada 'mon' di dalamnya.
"Mon, mon. Main gamewatch bikin pusing. Dulu gembrot sekarang langsing"
Kamu tau kita lagi ngomongin iklan apa kan? Jangan bohong, kamu pasti tahu.

Adi

Nah, yang masih menggunakan becandaan ini keliatan banget sih angkatannya.
"Ayo Di, main bola lagi!"

Icha

Icha itu tadinya merupakan sebuah nama imut yang bisa merupakan kependekkan dari berbagai nama, misalnya Marissa, Jesicca, atau mungkin Aburizal. Eh, itu sih Ical ya? Nah, tapi sejak munculnya sebuah peristiwa yang mengegerkan tahun lalu…Sepertinya nama Icha jadi gak imut-imut amat yah. Bentuk becandaannya mungkin bisa beraneka ragam sih. Tapi yang jelas kesannya jadi gak imut deh.
Nah, apakah ada nama lain yang suka dijadiin becandaan juga? Atau jangan-jangan nama kamu suka dijadiin becandaan juga? Boleh lho dicurhatin di comments.