Tuesday, 22 October 2013

Anggota DPRD Sering Utang dan Tidak Bisa Bayar, Kantin Ini Hampir Bangkrut

type='html'>
Anggota DPRD Sering Utang dan Tidak Bisa Bayar, Kantin Ini Hampir Bangkrut - Kantin DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan nyaris bangkrut menyusul belum terlunasnya utang-utang anggota DPRD setempat di kantin itu senilai Rp 24 Juta.

Bunda, pemilik kantin, kepada Sripoku.com mengatakan, tunggakan utang anggota dewan itu berupa makanan ringan, minum, dan sebagian rokok.

"Total hutang mencapai Rp 24 juta," kata Bunda, Jumat (21/10/2011).

Menurutnya, sampai saat ini belum ada itikat baik dari Sekretariat Dewan (Sekwan) atau para anggota dewan untuk membayar utang mereka.

"Mereka tidak pernah ngomong kapan mau bayar bon utang mereka," ungkap Bunda.

Sementara upaya penagihan sudah sering disampaikan Bunda kepada Sekwan dan para anggota dewan yang berutang.

"Kalau ditagih mereka bilang nanti. Tapi tidak jelas kapan," ujar Bunda seraya menegaskan dirinya sangat butuh dana untuk membeli kebutuhan kantin.

Bunda yang terlihat sedih sampai meneteskan air mata saat menceritakan kondisi yang dialaminya.

Selama ini dia tidak berani membeberkan masalah tersebut ke media karena takut tidak diperbolehkan berjualan di komplek Perkantoran DPRD.

"Saya serba salah, mau bagaimana lagi, sedangkan suami saya tidak kerja karena sakit," urainya.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, dia tidak membuka kantin selain kehabisan modal juga sibuk mengurus suami sakit.

"Waktu itu saya sangat butuh uang saya pinjam dulu dengan Sekwan dan diberi Rpp 1 juta kemudian ada tenaga kerja sukarela (TKS) mengantar uang Rp 2,5 juta katanya bayar utang," tutur Bunda sembari menambahan dirinya perlu uang banyak untuk mengurus suami sakit dan membiayai kantin.

Bunda mengaku yang sering berutang di kantin adalah tenaga kerja sukarela yang ambil jatah makan. Mereka yang ambil jatah makan dengan membawa memo tetapi ada juga utang anggota dewan berupa rokok, makanan ringan seperti model, gorengan, kopi, kopi susu, es, atau teh.

Ketua DPRD Ogan Ilir, Drs H Iklim Cahya MM, saat dikonfirmasi wartawan mengaku terkejut jika utang anggota dewan di kantin mencapai puluhan juta. Menurut Iklim dirinya baru tahu masalah tersebut dari wartawan karena selama ini ibu kantin tidak pernah cerita.

"Ibu kantin tidak pernah cerita. Dia tidak pernah menemui saya masalah utang tersebut," kata Iklim.

Menyikapi masalah hutang tersebut, Iklim mengimbau kepada mereka yang berutang untuk segera membayarnya. | memobee.com

Tuesday, 4 September 2012

10 Selebriti yang dulunya sering dibully

“Bully-phobia” adalah istilah untuk rasa takut yang berlebihan untuk kembali ke sekolah setelah libur panjang karena adanya sekelompok orang di sekolah yang mengganggu atau mengejek. Kita semua pernah merasakan hal itu, yang biasa kita kenal dengan istilah “ditindas”.

Hampir sebagian besar orang sukses di dunia ini pernah mengalami pengalaman buruk tersebut. Misalnya para bintang berikut ini. Sekarang ini mereka bernasib sangat baik. Tetapi mereka dulu punya pengalaman kejam saat masih duduk di bangku sekolah. Pengalaman mereka bisa Anda jadikan panutan: kita boleh saja dikerjai orang saat masih SMP atau SMA, tetapi semuanya akan berbuah kesuksesan di kemudian hari.

Berikut 10 selebriti yang dulunya sering dibully:
 
10. Robert Pattinson
http://hermawayne.blogspot.com
Robert sekarang lebih dikenal dengan R-Patz. Sebelum dia meraih penghargaan dari MTV Movie Awards, dia ternyata pernah dibanting ke loker. Masa kecilnya memiliki masalah yang lebih rumit daripada menahan naluri kevampirannya.

“Saya pernah dipukuli banyak orang saat masih muda,” ujar Robert dalam wawancaranya dengan majalah Parade. Pangkal masalahnya? Akting. “Saya suka berperilaku seperti aktor, atau setidaknya bagaimana menurut saya seorang aktor harus berkelakuan, dan sepertinya itu memancing banyak orang untuk memukul saya.” Hmm, sekarang ini, akting Robert justru memancing banyak wanita tergila-gila padanya.

9. Taylor Lautner
http://hermawayne.blogspot.com
Tak jauh berbeda dengan Robert, Taylor Lautner memiliki pengalaman serupa. “Dulu saya sangat tidak percaya diri,” tandas Taylor kepada Rolling Stone. “Karena saat itu saya seorang aktor, saya kerap diganggu di SMA. Bukan gangguan fisik, namun orang-orang sering menjadikan saya cemoohan. Kemudian saya mengatakan pada diri saya sendiri bahwa saya tidak boleh membiarkan ini menghancurkan impian saya. Saya menyukai dunia akting dan saya akan terus melanjutkannya.”

8. Christian Bale
http://hermawayne.blogspot.com
Sebelum Christian Bale muncul di hadapan penonton dan memamerkan Oscar, dia harus menangkis pukulan-pukulan dari teman sekolahnya yang iri. Ingatan Christian tentang masa kecilnya: “Sungguh bukan masa yang indah. Saya menjadi korban penyiksaan, mendapat tendangan dan pukulan dari anak yang lainnya setiap hari.”

Anda mungkin berpikir bahwa seorang bintang cilik, yang terkenal berkat karya besar Steven Spielberg “Empire of the Sun”, juga akan menjadi terkenal di sekolah. Namun yang terjadi justru sebaliknya, Christian mendapat banyak ancaman. “Dia memiliki masa yang sulit di sekolah,” kata Jenny, ibunya. “Penyiksaan itu cukup parah dan itu membuatnya sedih. Itu membuatnya meninggalkan dunia film dan keartisannya.” Untunglah tidak untuk waktu yang lama.

7. Barrack Obama
http://hermawayne.blogspot.com
Sebelum dipanggil dengan sebutan Bapak Presiden, Barack Obama banyak mendapatkan nama panggilan. “Dengan kuping besar dan nama yang saya miliki, tidak mungkin rasanya saya tidak diejek,” ungkap Obama saat konferensi pers mengenai masalah penindasan di sekolah.

Sekarang Obama kecil sudah tumbuh dewasa, pernah berpose untuk sampul majalah GQ, memiliki keluarga yang menjadi ikon mode, dan mendapatkan pekerjaan yang sangat bagus. Para pengganggunya dulu mungkin seharusnya berharap kalau mereka dulu lebih baik padanya.

6. Winona Ryder
http://hermawayne.blogspot.com
Rambut cepak Lelaina Pierce (yang lebih dikenal dengan Winona Ryder) dan dress vintage doily miliknya menjadi standar mode pada masa Bill Clinton dan Kurt Cobain.

Tapi waktu dia masih kecil, keunikan gayanya itu membuatnya tersingkir dari pergaulan. “Saya mengenakan setelan usang dari toko pria Salvation Army,” katanya dalam sebuah wawancara. “Saya mendengar orang-orang mengatakan, ‘Hei, lesbi!’ Mereka membenturkan kepala saya ke loker, dan saya jatuh.”

“Bertahun-tahun kemudian, saya mampir ke kedai kopi dan didatangi salah seorang wanita yang dulu pernah menendang saya. Dia mengatakan, ‘Winona, Winona, boleh saya minta tanda tangan?’ Kemudian saya menjawab, ‘Apakah Anda ingat saya? Ingatkah dulu saat SMP Anda pernah memukuli seorang anak?’ Dia menyahut, ‘Sepertinya.’ Lalu saya bilang, “Itu saya. Sekarang enyahlah.’” Riuh tepuk tangan pun menyertainya.

5. Marshall Matters (Eminem)
http://hermawayne.blogspot.com
Sebagai anak umur 9 tahun yang kerempeng, Marshall Mathers ditindas dengan kejam, dan ibunya menuntut sistem persekolahan di Detroit. Salah satu musuhnya di SD melukai bibir Eminem dan membuatnya tidak berdaya, seperti apa yang dilansir situs The Smoking Gun.

Dia pernah pulang ke rumah dalam keadaan memar setelah dipukuli di kamar mandi sekolah. Suatu kali dia pernah juga dilempari bola salju dengan sangat keras yang membuatnya pingsan. Sang ibu mengatakan dalam persidangan bahwa trauma itu menyebabkan anaknya mengalami “mimpi buruk dan perilaku antisosial.”

Ini sudah terjadi lama sebelum penindasan menjadi isu nasional dan dianggap memerlukan penanganan serius. Marshall Matters kala itu harus menunggu dan hasilnya ada pada lagu “Brain Damage” yang ada di dalam albumnya. Banyak orang menyebut lagu itu sebagai musuh masa kecilnya.

Moral yang bisa diambil: Jangan membuat masalah dengan anak kerempeng, atau dia akan meminta industri musik untuk menolongnya.

4. Christina Aguilera
http://hermawayne.blogspot.com
Juri “The Voice” tidak selalu memiliki kuasa untuk membantu atau mematahkan karir musik seseorang. Beberapa tahun lalu, Christina ingin memantapkan popularitasnya, namun tidak disukai beberapa orang di sekolahnya dulu.

Sebagai bintang pop remaja, dia menjadi bulan-bulanan di antara teman sekolahnya di Staten Island. Beberapa oknum menyayat bannya agar dia terlambat sampai di tempat pertunjukan, dan merusak mikrofonnya supaya Christina malu di panggung. “Ada banyak kekejaman saat itu dan saya rasa itu semua terjadi karena mereka iri,” ungkap Christina saat acara “Behind the Music”. “Beberapa ancaman ditujukan untuk saya dan ibu. Mereka akan menggunduli ban saya jika saya tetap berminat untuk menang di kompetisi.”

“Saya ingat, kala itu saya berpikir, ‘Saya harus keluar dari sini, Saya akan akan mewujudkan mimpi saya di luar sana.’”

3. Mila Kunis
http://hermawayne.blogspot.com
Di bangku SD dulu, Mila Kunis dikenal sebagai si udang. “Saya selalu menjadi yang paling kecil di kelas,” ujar Mila saat wawancara dengan OK Magazine. “Wajah saya sajalah yang tumbuh. Wajah saya sangat lucu saat masih kecil. Saya memiliki mata, bibir, dan kuping yang besar, namun hal ini justru membuat saya menjadi bahan tertawaan, dan itu sungguh menyakitkan. Saya pernah pulang ke rumah sambil menangis. Kenapa saya punya mata yang besar?”

Siapa sangka ternyata wajah ini membantu saya untuk menarik perhatian Justin Timberlake.

2. Lady Gaga
http://hermawayne.blogspot.com
Lady Gaga tidak langsung dilahirkan seperti sekarang. Bra kulit dan rambut bentuk tanduk datang belakangan. Gaga ingat bahwa masa SMA adalah masa yang suram. Dia diejek karena dianggap jelek, memiliki hidung yang besar, dan mengganggu. Teman-teman sekolah juga menertawakan gayanya dalam berpakaian, kreasinya dalam bermakeup, karena mereka merasa mereka tahu apa yang terbaik soal mode. Ya, dan mereka salah total.

1. Madonna Ciccone
http://hermawayne.blogspot.com
Sulit rasanya untuk percaya kalau Madonna pernah memiliki nama belakang dan tidak memiliki apapun. Namun itu semua memang terjadi.

“Saya bukan termasuk hippie ataupun menggunakan ganja saat SMA, jadi saya dianggap aneh. Saya tertarik pada musik dan balet klasik, jadi anak-anak itu sedikit jahat kalau Anda berbeda,” kata the First Lady of Pop ini kepada Vanity Fair. “Saya termasuk dalam salah satu orang yang jadi korban.”

Seperti yang mereka katakan dalam industri hiburan, saya ‘memanfaatkannya’. “Saya memutuskan untuk menggunakan keunikan saya. Jika kesenangan Anda berasal dari apa yang orang-orang sekitar Anda pikirkan tentang Anda, Anda akan selalu merasa kecewa.”

Sekarang ini dia jarang kecewa, bukan karena dia tidak mempedulikan apa yang orang sekitar katakan mengenai dirinya, namun karena sekarang dia adalah seorang Madonna.


Monday, 30 July 2012

4 Hal Primitif yang Sering Dilakukan Orang Untuk Menyelesaikan Masalah Elektronik

Seperti yang kamu sudah tau, perkembangan peralatan elektronik itu sungguh pesat sekali. Tahun ini mungkin kamu baru aja beli sebuah handphone canggih yang bisa ngirimin SMS buat kamu. Eh tau-tau setahun kemudian udah keluar sebuah handphone canggih yang gak hanya bisa ngirim SMS buat kamu, tapi juga bisa bikinin kopi! Ya ampun! Manusia memang sulit untuk bersaing dan mengikuti perkembangan elektronik dan teknologi. Apalagi kalo urusannya dengan menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan peralatan elektronik. Peralatan elektronik boleh berkembang dengan sangat pesat, tapi urusan soal menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan hal tersebut, kayaknya sih kebanyakan manusia masih mentok sama hal-hal primitif. Seperti misalnya:

Digebuk-gebuk

Menggebuk-gebuk sebuah alat elektronik selalu diyakini dapat menyelesaikan masalah peralatan elektronik, mulai dari TV tabung sampe ke mesin ATM. Sepertinya itu adalah salah satu reflek pertama manusia ketika sebuah alat elektronik terlihat bermasalah. Gebuk aja. Kalo pun itu gak menyelesaikan masalah, paling gak emosi kamu tersalurkan sih.
Tingkat Keberhasilan: 20% lah. Kalo TV tabung sih biasanya masih sering berhasil. Tapi kalo peralatan elektronik lainnya biasanya sih gak ada efeknya sama sekali.

Ditiup

Ini adalah sebuah solusi primitif yang sepertinya sih dimulai dari era cartridge ya. Kamu yang dulu main Nintendo, Sega, ataupun Super Nintendo masih pernah melakukan solusi ini. Game gak nyala? Ya tiup aja secara rata dari kiri ke kanan. Gak tau karena sugesti atau apa, tapi di jaman Nintendo dulu sih kayaknya ini sering berhasil ya. Di jaman sekarang, cara tiup-tiupan ini masih sering dipake untuk menyelesaikan masalah elektronik yang hubungannya dengan colokan, seperti misalnya alat-alat yang melibatkan kabel USB.
Tingkat Keberhasilan: Di jaman Nintendo sekitar 60%. Di jaman sekarang…1 % kayaknya.

Cabut-Colok / Kencengin

Ini adalah salah satu metode yang paling sering digunakan untuk urusan komputer. Komputer gak mau nyala? Cabut colok atau kencengin kabel-kabelnya. USB gak kebaca? Cabut colok atau kencengin USBnya. Windows gak mau nge-boot? Kenceng-kencengin kabel harddisknya. Sepertinya ini merupakan metode wajib dan setiap ahli/tukang komputer juga wajib menanyakan hal ini ke setiap orang yang bertanya padanya tentang masalah komputer yang rusak.
Tingkat Keberhasilan: Ternyata cukup tinggi lho. Sepertinya ada banyak masalah komputer yang terjadi cuma karena sesuatu kurang kenceng atau hanya harus dicabut-colok.

Dibisikin

Ini adalah yang dilakukan banyak orang ketika alat elektroniknya rusak mendadak di saat yang sedang genting. Biasanya orang-orang ini kemudian menjadi sangat depresi dan memohon pada si alat agar jadi betul seketika. Bocoran: cara ini gak mungkin berhasil dan membuat kamu terlihat bodoh.
Tingkat Keberhasilan: 0%. Kalo pun tiba-tiba itu berhasil, itu cuma kebetulan.
Nah demikianlah. Apakah kamu sering melakukan 4 hal di atas? Atau jangan-jangan kamu sering melakukan metode primitif lain terhadap alat elektronik kamu? Silakan dishare di comments lho.



Tuesday, 17 July 2012

10 Kesalahan Sains Yang Sering Beredar

Ada beberapa kesalahpahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di  berbagai publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya. Berikut ada kira-kira 10 miskonsepsi tentang sains yang beredar di masyarakat

 
Water IS blue, not just because of the sky
(Air berwarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)

Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru “Hanya” karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.

Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.


Electricity does NOT travel at the speed of light
(Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)

Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.


Seasons are NOT the same length
(Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)

Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.


You WON’T get a cold just from low temperature
(Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)

Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.


Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)

Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.


Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)

Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.


Clouds do NOT form because of the air’s temperature
(Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)

Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin “menampung” lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.


People DID know earth was not flat before Columbus
(Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)

Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.


The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)

Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.

Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.
There is NO “dark side” of the Moon
(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)

Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu “siang” di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu “malam” dan “waktu siang” untuk bagian yang menghadap bumi. 


Monday, 9 July 2012

Nama-nama yang Sering jadi Korban Becandaan

Shakespeare bilang apalah arti sebuah nama. Dia seolah mengatakan kalo nama seseorang itu sesungguhnya tidak begitu penting. Tapi menurut MBDC, sebuah nama itu sebenernya sungguh penting, karena di dunia yang begitu keji ini, ternyata ada nama-nama yang sungguh sering dijadikan korban becandaan basi. Nama-nama tersebut antara lain:

Jerry

Sebagian besar dari kamu pasti berpikir hal yang sama:
"Jerry? Tom-nya mana?"
Becandaan ini sungguh sering digunakan sampe-sampe orang yang namanya Jerry pasti udah sampe bingung mau jawab apa.

Sisie

"Kamu Sisie sebelah mana? Kanan atau kiri?"
Ini hanya bisa dijawab dengan, "Aah, bapak bisa aja". Karena yang make becandaan ini udah pasti oom-oom.

Ketty/Cathy

Dulu nama ini merupakan sebuah nama yang harmless dan dapat dibilang bagus. Kesannya cantik gitu. Tapi kemudian datanglah iklan ini:
Dan rusaklah nama Ketty/Cathy selamanya.

Raymond / Mona

Atau apapun yang ada 'mon' di dalamnya.
"Mon, mon. Main gamewatch bikin pusing. Dulu gembrot sekarang langsing"
Kamu tau kita lagi ngomongin iklan apa kan? Jangan bohong, kamu pasti tahu.

Adi

Nah, yang masih menggunakan becandaan ini keliatan banget sih angkatannya.
"Ayo Di, main bola lagi!"

Icha

Icha itu tadinya merupakan sebuah nama imut yang bisa merupakan kependekkan dari berbagai nama, misalnya Marissa, Jesicca, atau mungkin Aburizal. Eh, itu sih Ical ya? Nah, tapi sejak munculnya sebuah peristiwa yang mengegerkan tahun lalu…Sepertinya nama Icha jadi gak imut-imut amat yah. Bentuk becandaannya mungkin bisa beraneka ragam sih. Tapi yang jelas kesannya jadi gak imut deh.
Nah, apakah ada nama lain yang suka dijadiin becandaan juga? Atau jangan-jangan nama kamu suka dijadiin becandaan juga? Boleh lho dicurhatin di comments.