Sunday, 20 October 2013

Bukti Komet Tertua Ditemukan di Perhiasan Raja Tutankhamun Mesir

type='html'>Sebuah tim ilmuwan dari Afrika Selatan menemukan bukti komet pertama dan tertua yang masuk ke atmosfer Bumi dan meledak, hal itu diungkapkan oleh Jan Kremer dari University of Johannesburg di Afrika Selatan.


Bros milik raja Tutankhamun Mesir yang pada bagian batu kuningnya merupakan batu
yang dihasilkan oleh dampak komet 28 juta tahun lalu. (University of the Witswatersrand)

Kremer menyatakan bahwa sebuah batu hitam yang ditemukan beberapa tahun lalu di Mesir ternyata merupakan inti komet tertua yang ditemukan di Bumi dan setelah diteliti ternyata batu itu berhubungan dengan perhiasan raja Firaun Tutankhamun.

Silika sebagai dampak dari komet itu ternyata dijadikan bros oleh raja Mesir Tutankhamun. 28 Juta tahun lalu komet memasuki atmosfer Bumi di atas daratan yang saat ini adalah Mesir. Komet itu memanaskan pasir di bawahnya hingga mencapai suhu 2000 derajat Celcius sehingga membentuk kaca silika kuning yang sangat banyak dan mencakup area seluas 6000 kilometer persegi di gurun Sahara.


Raja Tutankhamun. (google)

Silika kuning yang tercipta itu ternyata ditemukan di bros milik Tutankhamun, raja Firaun Mesir yang terkenal yang memerintah dari tahun 1333-1323 SM.


Sumber :
astronomi.us

Saturday, 28 September 2013

Mengerikan, Ditemukan Serangga Raksasa Pemakan Kura-kura

Siapa bilang dengan bercangkang keras kura-kura selamat dari predator, karena ternyata serangga pemakan kura-kura benar-benar ada. Setidaknya saat masih bayi, kura-kura harus waspada dengan para makhluk asing sekitarnya.


Dalam sebuah jurnal terbaru yang dipublikasikan "Entomologi Science", Dr. Shin-ya Ohba memaparkan perilaku yang tidak biasa dan pembalikan peran saat serangga air raksasa menjadi pemangsa dan memakan kura-kura muda di selokan di wilayah Jepang tengah.

Kirkaldyia deyrolli, atau serangga air raksasa, dari keluarga Lethocerinae sering kepergok tengah menggerogoti vertebrata kecil seperti katak dan ikan, Ohba telah menangkap gambar serangga itu makan kura-kura kecil dan ular.


Ohba saat melakukan sampling pada malam hari di wilayah Jepang tengah, Hyogo barat sempat merekam gambar serangga air raksasa memangsa kura-kura di sebuah kolam. Serangga ini dikenal hanya menyerang mangsa yang bergerak. K. deyrolli merupakan serangga asli Jepang dan terdaftar dalam Badan Lingkungan Hidup Jepang sebagai spesies terancam punah.


Mereka tinggal terutama di sawah di seluruh Jepang dan memakan katak kecil dan ikan. Serangga ini dapat tumbuh hingga panjangnya mencapai 15cm dan gigitannya berbisa. Serangga raksasa ini diketahui sesekali menggigit manusia, menyebabkan nyeri seperti terbakar yang berlangsung selama beberapa jam.


Sumber :
pikiran-rakyat.com

Thursday, 8 November 2012

5 Tempat Ibadah Paling Kuno yang Pernah Ditemukan Hingga Saat Ini

Pada jaman dahulu kala manusia sudah mengenal yang namanya tuhan dan dewa sehinga mereka membuat bangunan untuk melakukan persembahan atau tempat ibadah.

Sampai saat ini tempat tempat ibadah yang digunakan masyarakat kuno pun masih ada yang berdiri walaupun ada salah satu tempat ibadah yang tidak digunakan lagi akibat sudah berumur tua. 

1. Göbekli Tepe - Turki

Göbekli Tepe adalah tempat ibadah yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanlıurfa (Urfa) di Turki tenggara. Situs ini terdiri dari dua puluh struktur melingkar tersebar di puncak bukit. 

Yang tersisa saat ini hanyalah pilar batu kapur yang besar dihiasi dengan desain abstrak ukiran hewan. Sejauh ini ukiran dari ular, kalajengking, burung, babi hutan, rubah dan singa telah ditemukan. 

Tempat ini kini sedang dalam penggalian oleh arkeolog Jerman dan Turki. Kuil ini dianggap sebagai kuil tertua yang pernah ada di dunia.

2. Hypogeum - Malta

Hypogeum adalah bangunan yang benar-benar kuno. Dibangun pada tahun 3500 SM, Hypogeum menjadi satu-satunya kuil prasejarah yang dibangun di bawah tanah. Hypogeum telah digunakan secara beragam melalui sejarahnya, dan telah berubah menjadi kuburan di masa lalu. 

Hypogeum adalah campuran dari gua-gua alam dan gua galian yang lebih dari tiga tingkat. Di Hypogeum terdapat sebuah ruangan yang dapat memantulkan suara (gema), yang apabila kita berteriak akan terdengar ke seluruh Hypogeum. 

Mengunjungi Hypogeum tidak bisa sembarangan, dengan alasan pemeliharaan terhadap lukisan yang berada di dinding. Hanya 80 pengunjung yang diizinkan setiap harinya.

3. Pantheon - Roma
Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M. 

Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa. 

Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokoh terkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael.

4. Gua Ajanta - India
Gua Ajanta di Maharashtra, India, adalah monumen gua berusia abadyang berdiri sejak 2 SM, terdiri dari lukisan dan skulptur yang dianggap sebagai karya besar seni religius Buddha. 

Ketika dilihat dari luar, Gua Ajanta menyerupai area pemukiman yang menempel pada sisi bukit melingkar. Namun, di saat Anda melihat ke dalam, pesona yang terlihat justru ukiran batu manusia dan juga pilar-pilar yang besar layaknya sebuah istana candi. 

Dengan adanya pembuktian ini, menandakan bahwa kehidupan kuno di India memiliki nilai religi dan karya seni yang tinggi, terlepas pengaruh politik dan ekonomi pemerintah. 

Gua ini terletak di luar desa Ajinṭhā, distrik Aurangabad, Maharashtra. Sejak tahun 1983, Gua Ajanta merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.

5. Borobudur - Indonesia
Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. 

Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. 

Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa. Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana. 

Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.

Wednesday, 7 November 2012

5 Tempat Ibadah Paling Kuno yang Pernah Ditemukan Hingga Saat Ini

Pada jaman dahulu kala manusia sudah mengenal yang namanya tuhan dan dewa sehinga mereka membuat bangunan untuk melakukan persembahan atau tempat ibadah.

Sampai saat ini tempat tempat ibadah yang digunakan masyarakat kuno pun masih ada yang berdiri walaupun ada salah satu tempat ibadah yang tidak digunakan lagi akibat sudah berumur tua.


1. Göbekli Tepe - Turki


Göbekli Tepe adalah tempat ibadah yang terletak 15 km sebelah timur laut kota Şanlıurfa (Urfa) di Turki tenggara. Situs ini terdiri dari dua puluh struktur melingkar tersebar di puncak bukit.

Yang tersisa saat ini hanyalah pilar batu kapur yang besar dihiasi dengan desain abstrak ukiran hewan. Sejauh ini ukiran dari ular, kalajengking, burung, babi hutan, rubah dan singa telah ditemukan.

Tempat ini kini sedang dalam penggalian oleh arkeolog Jerman dan Turki. Kuil ini dianggap sebagai kuil tertua yang pernah ada di dunia.


2. Hypogeum - Malta


Hypogeum adalah bangunan yang benar-benar kuno. Dibangun pada tahun 3500 SM, Hypogeum menjadi satu-satunya kuil prasejarah yang dibangun di bawah tanah. Hypogeum telah digunakan secara beragam melalui sejarahnya, dan telah berubah menjadi kuburan di masa lalu.

Hypogeum adalah campuran dari gua-gua alam dan gua galian yang lebih dari tiga tingkat. Di Hypogeum terdapat sebuah ruangan yang dapat memantulkan suara (gema), yang apabila kita berteriak akan terdengar ke seluruh Hypogeum.

Mengunjungi Hypogeum tidak bisa sembarangan, dengan alasan pemeliharaan terhadap lukisan yang berada di dinding. Hanya 80 pengunjung yang diizinkan setiap harinya.


3. Pantheon - Roma


Pantheon adalah sebuah bangunan yang dikonstruksikan pada tahun 27 SM sebagai kuil berbentuk bulat di pusat kota Roma. Pembangunan kuil ini diselesaikan pada masa pemerintahan Kaisar Hadrian (118 SM-28 M) pada tahun 126 M.

Hadrian membangun kuil ini untuk penyembahan terhadap dewa-dewa Romawi. Nama Pantheon berasal dari bahasa Yunani yang berarti Rumah Semua Dewa.

Kuil ini digunakan sebagai gereja dari tahun 609 sampai 1885 dan kemudian menjadi gereja dan tempat pemakaman bagi pahlawan nasional Italia. Tokoh-tokoh terkenal yang dimakamkan di sini adalah Raja Emmanuel I dan pelukis Renaissance, Raphael.


4. Gua Ajanta - India


Gua Ajanta di Maharashtra, India, adalah monumen gua berusia abadyang berdiri sejak 2 SM, terdiri dari lukisan dan skulptur yang dianggap sebagai karya besar seni religius Buddha.

Ketika dilihat dari luar, Gua Ajanta menyerupai area pemukiman yang menempel pada sisi bukit melingkar. Namun, di saat Anda melihat ke dalam, pesona yang terlihat justru ukiran batu manusia dan juga pilar-pilar yang besar layaknya sebuah istana candi.

Dengan adanya pembuktian ini, menandakan bahwa kehidupan kuno di India memiliki nilai religi dan karya seni yang tinggi, terlepas pengaruh politik dan ekonomi pemerintah.

Gua ini terletak di luar desa Ajinṭhā, distrik Aurangabad, Maharashtra. Sejak tahun 1983, Gua Ajanta merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.


5. Borobudur - Indonesia


Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta.

Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra.

Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya.

Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa. Sepuluh pelataran yang dimiliki Borobudur menggambarkan secara jelas filsafat mazhab Mahayana.

Bagaikan sebuah kitab, Borobudur menggambarkan sepuluh tingkatan Bodhisattva yang harus dilalui untuk mencapai kesempurnaan menjadi Buddha.


Sumber :
palingseru.com

Friday, 26 October 2012

Bola Mata Raksasa Misterius Ditemukan di Tepi Pantai

Sebuah bola mata raksasa misterius ditemukan seseorang di Pompano Beach, Florida, Amerika Serikat dan menghadirkan banyak pertanyaan mengenai seperti apa pemiliknya. Demikian diberitakan NBC News.


Bola mata raksasa ini ditemukan pada Rabu lalu dan sudah dilaporkan ke Florida Fish and Wildlife Conservation Commission untuk menyimpannya. Setelah itu, akan dikirim ke Fish and Wildlife Research Institute di St. Petersburg, Florida, untuk dianalisa.

Para ahli biota laut tidak bisa segera mengetahui spesies laut terkait mata raksasa misterius itu namun para ahli akan menggunakan tes genetik untuk memecahkan misteri tersebut. Demikian disampaikan juru bicara komisi, Carli Segelson.


Segelson mengatakan pikirannya dipenuhi beragam pertanyaan mengenai kasus ini termasuk sejak foto bola mata raksasa misterius itu terpanjang di page komisi di Facebook. "Foto ini begitu saja menyebar," katanya.

"Dugaan sementara kemungkinan mata itu milik ikan besar," katanya. Kemungkinannya adalah ikan tuna, ikan todak, atau ikan yang berasal dari laut dalam.



Sumber :
tribunnews.com

Tuesday, 25 September 2012

Wow, Mosaik Romawi Raksasa Ditemukan di Bawah Ladang

Kolam mosaik raksasa yang menampilkan pola geometri rumit telah digali di Turki selatan. Kemunculan kolam ini membuktikan luasnya jangkauan kekaisaran Romawi pada masa kejayaan.

Mosaik yang ditemukan menghiasi lantai kompleks pemandian sepanjang 7 meter dan kemungkinan berada di luar ruang, kata Michael Hoff, sejarawan University of Nebraska, Lincoln dan direktur penggalian mosaik ini.

Temuan ini, menurut Hoff, kemungkinan berasal dari abad 3-4. Mosaik itu pun cukup luas, yaitu 149 meter persegi, atau seluas rumah keluarga.


"Sejujurnya, saya sangat kagum akan ukuran mosaik yang sangat besar itu," kata Hoff pada LiveScience.

Petunjuk pertama ada sesuatu yang mengagumkan terkubur di selatan Turki muncul pada 2002, saat profesor sejarah klasik Universitas Purdue Nick Rauh berjalan di ladang yang baru selesai dibajak dekat kota kuno Antiochia ad Cragum.

Hasil bajakan itu memunculkan potongan-potongan lantai mosaik, kata Hoff. Rauh kemudian berkonsultasi dengan arkeolog lain, termasuk para ahli di museum lokal Alanya, Turki.

Sayangnya museum tak punya dana untuk menggali lebih jauh mosaik tersebut, sehingga para arkeolog pun mendiamkannya.


Tahun lalu, dengan munculnya izin arkeologi baru, arkeolog museum mengundang Hoff dan timnya untuk menyelesaikan penggalian.

Sejauh ini, para peneliti sudah menemukan sekitar 40 persen mosaik. Lantainya dalam kondisi prima, menurut Hoff dalam video universitas soal penggalian. Mosaik ini kemungkinan merupakan bagian dari kolam renang pualam luar ruang yang diapit oleh portico.


Mosaiknya terdiri dari kotak-kotak besar, masing-masing memiliki motif geometri unik di atas latar putih, dari motif ledakan bintang sampai lingkaran yang berjalin.

Ini adalah mosaik terbesar yang pernah ditemukan di Turki selatan, yang merupakan kawasan pinggiran Kekaisaran Romawi, menurut Hoff.

Keberadaan mosaik ini menunjukkan bahwa Antiochia ad Cragum mendapat lebih banyak pengaruh Romawi dari yang sebelumnya diperkirakan.


Kota Antiochia ad Cragum didirikan pada abad pertama, dan memiliki beberapa fitur Romawi seperti rumah pemandian dan pasar-pasar.

Tim Hoff juga sudah menggali kuil Romawi dari abad ketiga di kota dan jalanan yang diapit oleh pilar-pilar serta toko-toko.


Tim ini akan kembali bersama para mahasiswa dan sukarelawan untuk menyelesaikan penggalian mosaik pada Juni 2013. Rencananya, menurut Hoff, mereka akan membangun pondok kayu di atas mosaik dan membuka situs tersebut untuk umum.


Sumber :
id.berita.yahoo.com

Sunday, 23 September 2012

Crop Circle Ditemukan di Kedalaman 25 Meter Dasar Laut

Sebuah pola melingkar unik seperti "Crop Circle" ditemukan di laut Amami Oshima, selatan Jepang. Seorang fotografer lepas senior, Yoji Ookata, yang telah mendokumentasikan kehidupan bawah laut sejak 50 tahun lalu, mengatakan ini luar biasa.


Menurut Ookata, crop circle ini ditemukan di kedalaman 25 meter di dasar laut. Lingkaran ini berdiameter dua meter dan membentuk pola-pola yang sistematis.

Siapa yang menciptakannya? Ookata lalu meminta koleganya di stasiun televisi nasional jepang, NHK, untuk menginvestigasi.


Mereka kembali menyelam ke dasar laut untuk mendokumentasikan hal ajaib yang diklaim baru ditemukan pertama kali itu.

Saat tiba di lokasi crop circle itu, Ookata dan tim terkejut mengetahui lingkaran terpola itu diciptakan oleh seekor ikan gembung (pufferfish). "Lingkaran itu digambar dengan siripnya," ujarnya.



Menurutnya, sang ikan membutuhkan waktu beberapa hari untuk menyelesaikan karya tersebut. Tujuan pembuatan karya ini rupanya untuk memikat ikan gembung betina. Setelah itu mereka berkembang biak, crop circle itu jadi tempat bersarangnya telur-telur mereka.

"Semakin tinggi dan rumit pola gundukan lingkaran itu, betina semakin tertarik," ujarnya.



Penemuan ini mengusik permukaan ilmu tentang laut. Di planet biru yang komposisinya 70 persen dipenuhi air ini, eksplorasi ilmu tentang laut diperkirakan baru mencapai lima persennya saja.


Sumber :
thefeaturedcreature.com
tempo.co

Wow, Ditemukan Gambar Animasi di Gua Prasejarah

Seni menggambar kartun animasi ternyata sudah ada sejak zaman prasejarah. Walau masih sederhana, namun tekniknya serupa dengan animasi di masa sekarang. Gambar tersebut ditemukan oleh dua orang peneliti asal Perancis.

Mereka adalah Marc Azema dari University of Toulouse-Le Mirail dan seorang seniman bernama Florent Rivere. Menemukan gambar tersebut di gua Chauvet, yang terletak di komplek gua Lascaux di barat daya Perancis.


Jika dilihat secara teliti, gambar tersebut membentuk rangkaian layaknya animasi. Mereka berpendapat, jika dilihat di bawah cahaya api, maka gambar-gambar tersebut tampak seperti hewan yang sedang bergerak.

Penemuan ini juga dipercaya bahwa manusia prasejarah telah menciptakan teknik thaumatropes, gambar bersisi ganda yang bisa diputar untuk membentuk sebuah animasi. Jauh sebelum John Hershel mengklaim telah menciptakan thaumatropes di tahun 1825.


Azema yang sudah 20 tahun meneliti teknik animasi zaman batu ini telah mengidentifikasi 53 lukisan yang terdapat di 12 gua di Perancis. Rangkaian gambar itu membentuk gerakan, seperti gerakan hewan berlari, menggerakan kepala dan menggoyangkan ekor.

Dikutip dari dailymail.co.uk, ia mengatakan, "Ada sekitar 20 gambar hewan, terutama kuda yang memiliki beberapa kepala, kaki, atau ekor. Ketika lukisan ini dilihat dan diterangi dengan cahaya obor yang berkedip-kedip, maka efek animasinya akan sempurna."

Berikut ini video penjelasannya :




Sumber :
uniqpost.com

Saturday, 22 September 2012

Ditemukan, "Spesies" Awan Baru

Kalangan amatir pengamat langit menemukan "spesies" awan baru. Awan itu kali pertama terlihat di Cedar Rapids, Iowa, Amerika Serikat, pada 2006. Selanjutnya, awan juga terlihat di Perancis, Norwegia, dan beberapa wilayah lain.

Organisasi Cloud Appreciation Society (CAS) yang berbasis di Inggris menamai awan tersebut Undulatus asperatus. CAS tengah mengajukan agar awan itu diakui kebaruannya oleh World Meteorological Organisation di Geneva dan dimasukkan dalam International Cloud Atlas.


Dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan resmi, CAS telah mengumpulkan banyak gambar awan tersebut serta melakukan penelitian yang kebanyakan dilakukan di Reading University.

Graeme Anderson, meteorolog dari Reading University, mengungkapkan bahwa Undulatus asperatus mirip dengan awan Mammatus. Perbedaannya adalah, Undulatus asperatus lebih bergelombang.

Gavin Pretor-Pinney, pendiri CAS, mengungkapkan bahwa Undulatus asperatus memang jenis awan baru. Ia menyatakan beberapa hasil penelitiannya di Royal Meteorological Society.

Pretor-Pinney seperti dikutip Daily Mail, mengatakan, "Awan ini lebih hangat, lembab, dan lebih dingin di bagian atas, udara yang lebih kering di bagian bawah dengan batasan yang jelas di antara keduanya."

Saat ini, pendukung CAS tengah berharap-harap cemas, menunggu apakah Undulatus asperatus memang bisa diklasifikasikan sebagai awan baru. Studi pada awan tersebut terus dilakukan.

Jika awan itu dinyatakan sebagai jenis baru, maka CAS membuat prestasi penting. Undulatus asperatus akan menjadi jenis awan baru pertama yang ditemukan sejak Cirrus intortus pada tahun 1951.

"Mengamati awan adalah hal penting untuk mendokumentasikan efek pemanasan global di langit. Awan dapat memberikan jawaban tentang suhu dan perubahan iklim di tahun-tahun mendatang," kata Pretor-Pinney.

Saat ini, semakin banyak orang tertarik mengamati awan. Sebagai gambaran, anggota CAS sudah berjumlah 30.903 orang.

Tahun depan, CAS akan meluncurkan aplikasi pengamatan awan yang memungkinkan pengguna berbagi potret dan lokasi terjadinya awan. Unggahan pengguna dapat digunakan untuk kegiatan penelitian.




























Sumber :
kompas.com

Friday, 13 July 2012

Mantap, Telah Ditemukan Baterai dari Cairan

Pembangkit energi sel surya saat ini masih tergolong alat mahal, walau ramah lingkungan. Bayangkan, bila suatu saat ada cairan pengganti panel surya yang bisa disemprotkan ke televisi, radio, atau gadget apa pun sehingga menjadi sumber energi yang murah dan hemat. Mungkinkah?

 
 wikimedia.org


Pertanyaan ini sedang dijawab oleh para peneliti, dan kemajuan ke arah sana semakin mendekati kenyataan. Tim ilmuwan di Universitas Rice, Houston, Texas, telah menemukan cara untuk mengurai setiap elemen pada baterai tradisional dan mencampurnya menjadi cairan yang menyerupai cat tembok, dan dapat digunakan pada berbagai peralatan elektronik.

"Ini mempermudah penyimpanan dan pemakaian segala jenis peralatan elektronik yang menggunakan baterai tradisional, karena menjadi lebih fleksibel," ujar ketua penelitian Pulickel Ajayan.

Baterai yang dapat diisi ulang ini terbuat dalam bentuk cat semprot yang berfungsi sebagai lapisan, dan berfungsi seperti komponen pada batere tradisional.

Lapisan cat ini disemprotkan pada bahan jenis keramik, gelas, stainless steel, serta pada lekukan  mug keramik, untuk mencoba bagaimana lapisan ini bekerja pada peralatan rumah tangga tersebut.

Saat pengujian, sembilan keping lantai kamar mandi yang disepuh dengan cat lalu saling dihubungkan.Saat dalam keadaan terisi,  dioda menyala selama enam jam stabil dalam 2,4 volt.

Hasilnya menggembirakan. Penemuan ini menjadikan penyaluran energi batere lebih ringkas, namun masih terbatas pada baterai berbentuk kotak atau silinder saja, sebagaimana diberitakan Reuters.

Meskipun, masih banyak kekurangan dari teknologi ini. Saat ini masih sulit aplikasinya,  karena sulitnya mengatur cairan elektrolit, serta dibutuhkan lingkungan yang kering dan kedap udara untuk pembuatan alat baru ini.

Namun, satu langkah maju telah dibuat. Tinggal pengembangan untuk menemukan solusi yang tepat. Neelam Singh, salah satu peneliti dalam proyek ini yakin bahwa teknologi tersebut dapat diintegrasikan dengan sel surya untuk membuat alat elektronik yang hemat energi. Penemuan tersebut dipublikasikan pada jurnal Nature Scientific Reports.




Sumber:

Sunday, 1 July 2012

10 Satelit Paling Menakjubkan Yang Pernah Ditemukan Manusia

Tata surya kita memiliki lebih dari 200 bulan/satelit yang mengorbit pada planet, planet kerdil dan asteroid. Dari beberapa bulan yang ada di tata surya kita , ada banyak bulan / satelit yang memiliki fitur luar biasa.
 
Dan Berikut adalah 10 bulan yang paling menakjubkan yang mengorbit dalam tata surya kita: 
 

10. Nereid 
Satelit Planet Neptunus 
Nereid ditemukan tahun 1940 oleh Gerard Kuiper. Ini adalah bulan Neptunus ketiga terbesar. Nereid memiliki orbit paling eksentrik daripada satelit apapun yang ada dalam tata surya kita. Karena itu, jarak antara Nereid dan Neptunus sangat bervariasi. Pada posisi terdekat, Nereid berjarak hanya 1.354.171 km dari Neptunus. Pada jarak terjauh, Nereid berjarak 9.628.200 km .Karena posisi jauhnya dari orbit Neptunus Nereid yang membawanya, dibutuhkan 360 hari Bumi untuk menyelesaikan satu orbit penuh di planet ini. 
 

9. Mimas
Satelit Saturnus 

Bulan kecil ini ditemukan tahun 1789 oleh William Herschel.dengan Diameter rata-rata adalah 396 km. Apa yang membuat bulan dari Saturnus menonjol adalah lebarnya kawah 140 km, dan kedalaman 18 km, kawah ini bernama kawah Herschel. Kawah Herschel bukan kawah terbesar yang ditemukan pada bulan/satelit di tata surya kita, tetapi kawah ini sangat luar biasa. Kawah ini secara mengejutkan mencakup sepertiga dari permukaan Mimas, dan membuat bulan ini menyerupai bentuk Death Star dari Star Wars. 
 

8. Iapetus
Satelit Planet Saturnus 

Ditemukan pada 1671 oleh Giovanni Cassini, bulan dari planet Saturnus, Iapetus telah disebut salah satu yang paling aneh di tata surya kita. 
berdiameter 914 mil, dan pasang surut terkunci dengan Saturnus. Satu hal menakjubkan tentang bulan ini adalah perbedaan mencolok dalam warna dan reflektifitas.
Setengah dari bulan berwarna gelap seperti warna batu bara, sementara separuh lainnya berwarna sangat cerah. Karena ini, dan pasang surut yang terkunci dengan planet ini, Anda hanya dapat melihat bulan ketika orbit membawanya di sisi barat dari Saturnus. 
Bulan /Satelit ini juga memiliki pegunungan, atau "punggungan khatulistiwa," dengan ketinggian 18 km dan membungkus di sekitar khatulistiwa. 
Ada dua teori utama tentang bagaimana pegunungan ini terbentuk - beberapa ilmuwan berpikir punggungan dibentuk pada waktu sebelumnya ketika Iapetus berputar lebih cepat daripada yang dilakukannya hari ini, yang lain berpikir punggungan terbuat dari materi tertinggal dari runtuhnya cincin Saturnus. 

 

7. Dactyl
Satelit Astroid Ida

Ditemukan pada 1995 oleh pesawat ruang angkasa Galileo, Dactyl adalah bulan,dengan diameter sekitar 1 km, dari asteroid Ida yang berbentuk seperti kentang. Itu adalah bulan yang pertama kali ditemukan mengorbit di asteroid. Ilmuwan tidak yakin jika bulan kecil adalah bagian yang memisahkan diri dari asteroid, atau jika tertangkap oleh asteroid. Ini adalah ilmuwan pertama memiliki bukti bahwa asteroid memiliki satelit.Sejak penemuannya, lebih dari dua lusin bulan / satelit telah ditemukan mengorbit di asteorid. 
 

6. Europa
Satelit Planet Jupiter

Europa ditemukan oleh Galileo Galilei pada Januari 1610.Hanya sedikit lebih kecil dari bulan kita sendiri. Permukaan dari Europa mencolok, dengan garis-garis gelap loreng. Banyak ilmuwan yang percaya garis di permukaan disebabkan oleh letusan dari es hangat seperti kerak perpecahan terbuka. Bulan ini ditarik grafitasi Jupiter dan 3 bulan utama, membelah kerak dan memungkinkan ini terjadi. 
Sebagai indah dan menarik karena hal ini membuat Europa, itu yang ilmuwan percaya di bawah ini kerak tebal es yang membuat Europa luar biasa: sebuah laut, asin cair air. 
Tidak seperti Bumi, diyakini laut di Europa cukup dalam untuk menutupi permukaan. 
Sejak Europa jauh dari matahari, laut telah membeku, menciptakan kerak es setebal 190 km. 

 

5. Enceladus
Satelit Planet Saturnus 

Enceladus, bulan keenam terbesar Saturnus, telah ditampilkan di sini sebelumnya. Tapi ketika membuat daftar tentang bulan luar biasa, bulan ini pantas menerima tempat. Enceladus ditemukan pada 1789 oleh William Herschel. Ini adalah bentuk paling terang di tata surya. Hal ini mencerminkan hampir 100% dari sinar matahari menerpa permukaannya. Suhu di satelit ini juga sangat dingin, sekitar -330 ° F. Sementara ini bulan ini memiliki beberapa kawah, ada daerah lain yang menunjukkan wilayah tanpa kawah, menunjukkan peristiwa pelaburan besar di masa geologis terakhir. garis," batu-batu es seukuran rumah adalah bukti kegiatan geologi terakhir. Garis-garis harimau dari kegiatan geologi planet ini juga memuntahkan berton 2 material ke udara, yang sebenarnya membentuk cincin E Saturnus. 
 

4. Io
Satelit Planet Jupiter

Io ditemukan pada Januari 1610 oleh Galileo Galilei. Io sedikit lebih besar dari bulan kita.Ini adalah tempat vulkanik paling aktif dalam tata surya kita. Io penuh dengan gunung berapi, di mana mereka memuntahkan material 190 mil di atas permukaan. 
Biasanya, obyek seukuran Io akan menjadi tidak aktif secara geologis dalam beberapa masa, tetapi karena Io resonansi orbital dengan Jupiter, Europa dan Ganymede, hal ini tergantung pada jumlah besar pemanasan pasang surut. 
Faktor daya tarik (gravitasi) Jupiter membekas begitu banyak dan kentara sehingga menyebabkan permukaan Io membentuk tonjolan atas dan ke bawah setinggi 100 meter di beberapa tempat. Pemanasan pasang surut membuat sebagian besar bawah permukaan dalam bentuk yang cair, dan memberikan kemampuan untuk terus-menerus memperbarui permukaannya. 

 

3. Titan
Satelit Planet Saturnus 

Titan,satu-satunya bulan selain bulan kita yang memiliki tanah probe pada permukaannya, ditemukan tahun 1655 oleh Christiaan Huygens. Ini adalah bulan kedua terbesar di tata surya kita. Satelit / Bulan Titan diselubungi suasana tebal dan kabur dari kadar nitrogen, metana dan etana yang banyak. Bulan ini sangat terkenal karena merupakan bulan yang memiliki awan dan suasana yang mirip planet. 
Itu juga merupakan tempat lainnya di tata surya kita yang dikenal mempunyai sesuatu yang mengalirkan cairan di permukaannya, meskipun cairan di Titan adalah metan, bukan air. 




2. Triton
Satelit Planet Neptunus 

Triton ditemukan pada Oktober 1846 oleh William Lassell, hanya 17 hari setelah Neptunus ditemukan. Ini adalah bulan terbesar Neptunus. Bulan ini tidak biasa, karena Triton adalah bulan yang benar-benar besar dalam tata surya kita yang mengorbit dalam arah yang berlawanan rotasi planetnya - sebuah orbit retrograde. 
Ini menunjukkan bahwa Triton adalah bulan yang ditangkap, karena semua satelit alami dalam orbit tata surya planet dalam arah yang sama. Masalah yang dihadapi para ilmuwan telah berusaha mencari cara seperti bulan besar bisa tertangkap (tersedot/terjebak menempel). 
Triton adalah salah satu objek paling dingin di tata surya kita. Ketika Voyager 2 melakukan terbang lintas di tahun 1989, Suhu Triton diketahui -391 ° F. Itu hanya 68,67 ° F di atas nol mutlak.Voyager 2 juga menemukan Triton memiliki geyser aktif, menjadikannya salah satu dari bulan-bulan yang mempunyai geologis aktif di tata surya kita. 



1. Ganymede
Satelit Planet Jupiter 

Ditemukan ptahun 1610 oleh Galileo Galilei, Ganymede adalah bulan terbesar di tata surya kita. Lebih besar dari planet Merkurius, dan tiga perempat ukuran Mars. Bulan ini begitu besar, bahwa bulan/satelit itu akan dianggap sebuah planet jika tidak mengorbit pada Jupiter. 
Hal yang paling menakjubkan tentang Ganymede adalah itu adalah satu-satunya bulan di tata surya kita yang menghasilkan medan magnet sendiri. 
Ganymede memiliki inti besi cair yang membuat kekuatan magnet ini mungkin. Medan magnet ini tertanam dalam magnetosfer besar Jupiter. Pada tahun 1996, Teleskop Hubble menemukan suasana yang tipis oksigen mengelilingi bulan Ganymede, meskipun terlalu tipis untuk mendukung kehidupan.