Tuesday, 22 October 2013

Video: Kasus Perkosaan Itu Salah Cewek, Menurut Anda??

type='html'>
Video: Kasus Perkosaan Itu Salah Cewek, Menurut Anda?? - Belakangan ini, India adalah salah satu negara yang paling sering disorot akibat track recordnya dalam kasus pelecehan seksual. Sejak kasus pemerkosaan wanita di bus oleh beberapa orang pemuda yang berakhir tragis, negara ini juga berusaha melindungi kaum hawa di negerinya.

Namun, kasus pelecehan seksual tidak hanya terjadi di India. Namun juga di berbagai belahan dunia, termasuk di negara kita, Indonesia. Belakangan ini, justru semakin banyak kasus pelecehan dan pemerkosaan yang kadang malah terjadi dari lingkungan terdekat, seperti di rumah. Semakin banyak tempat yang sebenarnya sangat beresiko bagi wanita.

Setiap kali wanita mengadukan hal ini pada perlindungan hukum, maka akan langsung mengerucut pada pertanyaan, siapa yang salah dalam peristiwa pelecehan seksual?

Video: Kasus Perkosaan Itu Salak Cewek:

Wanita seringkali berusaha mencari perlindungan pada berbagai lembaga hukum atau lembaga perlindungan hak asasi wanita. Namun mirisnya, wanita seringkali semakin disudutkan dengan pandangan bahwa, 'kalau wanita tak melakukan tindakan yang memprovokasi, maka pria tak akan melakukan pelecehan seksual'.

Hal inilah yang dikampanyekan dalam video berdurasi 3,5 menit itu. Video ini menyampaikan fakta ironis lewat dua orang wanita yang mempresentasikan bahwa wanita sering menyebabkan terjadinya pemerkosaan dan pelecehan seksual lewat banyak hal yang mereka lakukan. Pakaian yang dianggap provokatif (meski itu tertutup), memasak di dapur, bekerja hingga larut malam dan sebagainya.

Ketika korban pelecehan seksual itu terjadi dan wanita mencoba mencari perlindungan (dengan membawa rasa duka dan malu yang besar tentunya), para korban ini masih harus menerima anggapan bahwa kejadian ini terjadi karena mereka sendiri. Benarkah cewek yang selalu menjadi penyebabnya? Ataukah memang kejahatan memang bisa terjadi karena ada kesempatan?

Yang jelas, video ini mengajak kita untuk berhenti menghakimi korban pelecehan seksual dan pemerkosaan dengan menyudutkan mereka. It's your fault, membuat kita bercermin mengenai fakta miris yang dihadapi oleh para korban pelecehan seksual ini. | vemale.com

Monday, 21 October 2013

Inilah Tarif Pembunuh Bayaran Dari Kasus Yang Berhasil Diungkap

type='html'>
Inilah Tarif Pembunuh Bayaran Dari Kasus Yang Berhasil Diungkap - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap Holly Angela (37) di Apartemen Kalibata City. Polisi menduga ada lima orang eksekutor Holly. Abdul Latief ditangkap di rumahnya di Perumahan Griya Laras Asri, Blok B1, No 7, Desa Tonjong, Bojong Gede, depok, Senin (7/10) pukul 04.00 WIB. Sedangkan Surya Hakim ditangkap di Karawang, Jawa Barat, Rabu (9/10) dini hari.

Untuk pelaku El Riski Yudistira sudah tewas setelah mencoba melarikan diri usai menghabisi nyawa Holly bersama pelaku R di kamar Holly. Pelaku R dan PG masuk dalam daftar pencarian orang Polda Metro Jaya. Peran pelaku PG ialah merekrut 3 pelaku lainnya yakni R, Abdul Latif dan El Riski Yudistira.

Kelima orang pembunuh bayaran ini mendapat upah Rp 250 juta. Sebanyak Rp 50 juta digunakan untuk operasional.

Kasus ini menguak rentetan pembunuh bayaran yang berhasil diungkap polisi. Tarif para pembunuh bayaran dalam berbagai kasus ini bervariasi. Beberapa pelaku pembunuhan kebanyakan sudah kenal otak di balik aksi pembunuhan.

Berikut ini tarif para pembunuh bayaran yang berhasil diungkap seperti dirangkum merdeka.com, Kamis (17/10):

1. Suud Rusli dibayar 4 juta
Kasus pembunuhan terhadap Dirut PT Asaba Boedyharto Angsono menggegerkan Jakarta pada awal tahun 2000-an. Pembunuhan ini ternyata didalangi oleh Gunawan Santosa, mantan menantu Boedyharto.

Gunawan Santosa memerintahkan para pembunuh bayaran untuk menghabisi Boedyharto Angsono. Mereka adalah para prajurit Angkatan Laut. Orang suruhan Gunawan itu dibayar Rp 4 juta. Angka ini kecil karena antara Gunawan dengan pelaku sudah mengenal sangat lama. Dalam kurun waktu itu Gunawan sering memberikan bantuan kepada mereka.

Pelaku pembunuhan Syam Ahmad Sanusi dan Kopda Suud Rusli dijatuhi hukuman mati pada 4 Februari 2005. Mereka juga dipecat sebagai anggota TNI. Adapun Gunawan, divonis mati lebih dulu pada 24 Juni 2004.

2. Rp 4 Juta di Lumajang
Seorang wanita bernama Nami (40) menyewa pembunuh bayaran untuk membunuh suaminya Samuri (45) di Lumajang, Jawa Timur 2010 lalu. Wanita itu ingin menghabisi suaminya karena merasa sering disakiti.

Kepada aparat kepolisian, Nami mengaku menyewa S untuk menghabisi Samuri. Nami mengenal S melalui Tori, warga tetangga desanya.

Samuri dihabisi dengan cara dipukul berkali-kali menggunakan sebilah balok di bagian kepala hingga tewas. S dibayar Rp 4 juta untuk aksi biadabnya itu.

3. Rp 100 juta dan Rp 50 juta
Hakim agung Syafiuddin Kartasasmita tewas ditembak pada 26 Juli 2001. Syafiuddin ditembak mati ketika menuju kantor oleh empat orang yang mengendarai dua Yamaha RX King.

Peristiwa penembakan itu, melibatkan nama pengusaha besar Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Tommy sempat divonis 15 tahun penjara, untuk kasus pembunuhan Syafiuddin.

Salah satu bukti kuat yang menjerat Tommy dalam kasus Syafifuddin antara lain keterangan Mulawarman dan Noval Hadad sebagai pelaku utama penembakan. Keduanya berhasil ditangkap pada 7 Agustus 2001.

Mulawarman mengakui telah menerima order dari Dodi untuk melakukan pembunuhan Syafiuddin Kartasasmita. Mulawarman menerima imbalan Rp 100 juta langsung dari tangan Tommy. Kemudian, Rp 50 juta di antaranya diberikan kepada Noval Hadad.

Sedangkan senjata yang digunakan untuk mengeksekusi Syaifuddin, yaitu pistol Baretta FN Kaliber 9 mm diserahkan oleh Tommy kepada Mulawarman.

4. 500 juta kepada Williardi
Direktur PT Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen ditembak pada Maret 2009 hingga tewas. Nama-nama yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan ini adalah Antasari Azhar (saat itu menjabat sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi), Komisaris Besar Polisi Wiliardi Wizard (saat itu menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan), Sigid Haryo Wibisono (pengusaha).

Nama-nama eksekutor yang disewa adalah Eduardus Ndopo Mbete alias Edo, Hendrikus Kia Walen, Daniel Daen Sabon, dan Heri Santosa. Mereka disewa Williardi melalui Jerry Hermawan Lo. Untuk tugas ini Williardi menerima Rp 500 juta untuk biaya operasional.

5. Rp 250 juta untuk eksekutor Holly
Para eksekutor mengaku dibayar Rp 250 juta untuk membunuh Holly Angela (37) di apartemen Kalibata City. Uang Rp 200 juta dibagi rata untuk berlima, sementara Rp 50 juta untuk operasional selama menguntit hingga akhirnya membunuh wanita berparas manis itu.

"Uang Rp 50 juta juga digunakan untuk menyewa apartemen di lantai 6 Kalibata City, beli kopi, beli tali tambang, keresek sampah," kata Direskrimun Polda Metro Jaya Kombes Slamet Riyanto, Rabu (16/10).

Salah satu eksekutor, El Riski Yudistira tewas setelah mencoba melarikan diri usai membunuh Holly. Kepada teman-temannya, Riski mengaku berniat memberikan uang itu pada keluarganya di Lampung. "Karena Riski tewas, uang miliknya dipegang tersangka R yang kini masih buron," kata Kombes Slamet. | Merdeka.com

Thursday, 10 October 2013

Inilah 5 Kisah Dalam Kasus Bunuh Diri Karena Diselingkuhi

type='html'>
Inilah 5 Kisah Dalam Kasus Bunuh Diri Karena Diselingkuhi - Apapun alasannya, bunuh diri tidak dapat dibenarkan. Semua agama pun juga melarang tindakan mengakhiri hidup, dosanya sangat besar.

Sudah banyak kasus bunuh terjadi di Indonesia. Penyebab mereka nekat bunuh diri karena banyak hal. Mulai dari persoalan ekonomi, sampai soal asmara.

Belakang ini marak kasus bunuh diri terjadi karena persoalan asmara. Mereka nekat bunuh diri setelah kekasihnya selingkuh.

Berikut ini 5 cerita kasus bunuh diri karena diselingkuhi :

1. Gantung diri karena pacarnya selingkuh
Kasus bunuh diri ini juga miris. Annisa Qorrya Tika Edhayani (15) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Annisa nekat bunuh diri karena mengira pacarnya selingkuh dengan temannya, Friska (13). Friska sendiri membantah telah menjalin kasih dengan pacar Annisa itu.

"Tapi Nisa salah paham, dia malah menuduh saya katanya rebut pacarnya, dia kesal sama saya. Saya bilang telpon saja Viki kalau tidak percaya," kata Friska ditemui di rumah korban, Senin, (1/10).

Semenjak kejadian Friska chatting dengan Viki di jejaring sosial, hubungan pertemanan mereka menjadi renggang. Sikap Annisa kepada Friska pun berbeda. "Tapi pas Minggu (30/9) sekitar pukul 20.00 WIB, Annisa telepon saya, dia bilang minta maaf karena udah salah paham sama saya tentang Viki. Saya bilang nggak apa-apa, saya sudah maafkan," katanya.

Namun kata-kata terakhir di ponsel itulah yang membuat Friska kaget. Annisa bilang tidak akan bisa bertemu dengannya lagi. "Tapi mulai besok kamu nggak bisa temukan aku selamanya," kata Friska menirukan ucapan Annisa yang langsung menutup teleponnya.

2. Suami selingkuh, istri terjun dari jembatan
Seorang ibu muda nekat mengakhiri hidupnya dengan loncat dari jembatan. Peristiwa ini terjadi di Barelang, Batam.

Atik Winarsih (22) namanya. Ia nekat bunuh diri bersama anaknya yang masih berusia 2,5 tahun. Jasadnya ditemukan oleh seorang nelayan di Perairan Batu Gani Jembatan III Barelang.

Korban diduga bunuh diri karena mengetahui suaminya, Andri Wibowo selingkuh. Sang suami pun mengakui jika sebelum istrinya bunuh diri sempat ribut dengannya.

Setelah itu istrinya pamit pergi. Tiga hari menghilang, Atik ditemukan sudah terbujur kaku.

3. Pacar selingkuh, seorang santri bunuh diri
Lagi-lagi karena persoalan asmara. Seorang santri pondok pesantren Zurohhim, Depok, berinisial D (13) nekat bunuh diri karena mengetahui pacarnya berinisial Y (15) selingkuh.

Sang santri dengan pacarnya sempat bertengkar sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Karena hatinya tersakiti, santri itu kemudian bunuh diri.

Menurut Kapolsek Cimanggis Kompol Firman Andreanto waktu itu, jasad korban ditemukan di depan asrama pondok pesantren. Kejadian ini sempat membuat heboh warga Kampung Sindang Karsa, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cimanggis.

Korban diketahui cemburu setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. HP korban pun juga disita polisi. Dari HP korban diketahui, ada SMS dari pacarnya.

4. Minum cairan pembersih lantai
Kasus bunuh diri karena diselingkuhi juga terjadi di Kendari. Seorang istri polisi bunuh diri di rumahnya yang terletak di Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kendari.

Mulut istri polisi itu berbusa saat ditemukan oleh anaknya sendiri di rumahnya. Kemudian anaknya minta tolong dan warga pun langsung berdatangan.

Warga sempat berusaha menolong dengan memberikan air kelapa. Tapi nyawanya tak tertolong.

Di dekat korban, warga menemukan sebuah cairan pembersih lantai yang sudah diminum. Rekan korban, Mulyanti, menduga korban bunuh diri karena suaminya selingkuh.

Mulyanti mengatakan, suaminya pernah dilaporkan ke polisi. Namun, tidak ada tindaklanjutnya. Kemungkinan sang istri stres dan tak kuat menahan beban hidup.

5. Gantung diri di pohon nangka
Stres karena permasalahan asmara, seorang kernet Metromini, Anggie Poster Hutapea (30) nekat menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri. Tubuhnya ditemukan oleh warga di sebuah pohon nangka di Jalan Tanjung Duren Selatan Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Selasa (1/10) sekitar pukul 07.30 WIB.

"Temannya bilang, beberapa hari ini korban terlihat stres gara-gara asmara," kata Kanit Reskrim Polsektro Tanjung Duren AKP Khoiri saat dihubungi, Selasa (1/10).

Korban, lanjut Khoiri, saat ditemukan menggantung dengan menggunakan tambang plastik berwarna merah. Dari tubuh korban, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. "Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan," lanjut Khoiri.

Oleh polisi, tubuh korban yang sudah membiru kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan visum. "Diduga korban bunuh diri," pungkas Khoiri. | merdeka.com

Wednesday, 21 November 2012

10 Kasus Pembunuhan Yang Masih Misteri

1. Jack the Ripper



Kisah Jack the Ripper begitu terkenal karena kasusnya tak terungkap selama berabad-abad, hingga dibuat novel dan film tentangnya. Kasusnya terjadi tahun 1868 hingga 1898, saat itu terjadi pembunuhan sejumlah pelacur di London. Cara membunuhnya sangat sadis, dengan mencekik dan memotong arteri korban. Beberapa bagian tubuh korban juga diambil sehingga membuat polisi Scotland Yard kebingungan mencari petunjuk.


2. Jack The Stripper



Tampaknya kisah Jack the Ripper mengilhami pembunuhan serupa di tahun 1964 dan 1965. Lokasinya juga di London, korbannya pun para pelacur. Ada 6 korban yang dilaporkan ke pihak berwajib, semuanya ditemukan setelah dibuang ke sungai. Tak ada yang bisa mengungkap kasus ini, sehingga bisa jadi si pembunuh sudah meninggal membawa misteri.


3. Olof Palme



Olof Palme, Perdana Menteri Swedia tewas ditembak pada 28 February 1986 saat pulang dari bioskop. Kuat dugaan ia dibunuh karena kebijakan terkait masalah nuklir. Olof berencana menghapus semua perangkat nuklir di Swedia. Sampai kini belum terungkap siapa dalang dibalik pembunuh Olof. Lawan politiknyakah atau Dinas Intelejen?



4. New Orleans 'Axeman



Kejadiannya berawal ketika ditemukan mayat termutilasi di New Orleans. Korbannya seorang tukang daging dan istrinya yang tinggal di atas toko kelontong Maggio.  Senjata yang dipakai pembunuh, sebilah kapak berlumur darah ditemukan di salah satu sudut rumah.

Beberapa bulan kemudian, seorang pria ditemukan tewas di kolam renang dengan kondisi yang sama. Anehnya, polisi tak juga bisa mengungkap identitas sang pembunuh walah telah menghabisi total 8 nyawa.

5. The Dead Boy in the Box


Di tahun 1857 tubuh seorang anak kecil ditemukan dalam sebuah kotak yang tergeletak di jalan sebelah timur laut Philadelphia. Yang mengenaskan, tubuhnya telanjang dan penuh memar. Masyarakat lokal sangat marah atas kejadian ini. Tapi tak ada yang bisa dilakukan pihak berwajib mencari sang pembunuh.

6. Oscar Romero



Oscar Romero adalah seorang imam Katolik di El Salvador. Selama pengabdiannya, ia berjuang membela hak asasi manusia saat perang sipil terjadi di negeri tersebut. Bahkan dengan berani mengkritik pemerintah AS yang tak kunjung membantu rakyat El Salvador. Akibatnya, Bapa Romero ini dibunuh dengan pistol dari jarak dekat. Tak ada yang bisa memastikan siapa pembunuhnya, namun kabar yang berkembang ia dihabisi pasukan "Dead Squad" El Salvador.

7. Black Dahlia



Cerita mayat dimutilasi paling terkenal di negara barat adalah kasus "Black Dahlia". Korbannya diidentifikasi bernama Elizabeth Short, usia 22 tahun. Ditemukan tanggal 15 Januari 1947, dan kasusnya masih terbuka sampai sekarang.

8. Marsinah



Peristiwanya terjadi pada 9 Mei 1993, ketika jasad Marsinah yang  sebelumnya sempat protes ke Kodim Sidoarjo atas penangkapan rekan-rekannya, ditemukan tergeletak di sebuah gubuk pinggir sawah dekat hutan jati, Dusun Jegong, Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Diketahui sebelumnya, Marsinah terlibat aktif dalam pemogokan buruh PT Catur Putra Surya, sebuah perusahaan arloji. Penangkapan terhadap sejumlah staff perusahaan tersebut yang diduga sebagai pembunuh menjadi mentah kembali setelah berkembang kesaksian baru, bahwa ada keterlibatan pihak militer.




9. Delapan Wartawan



Mirip dengan kasus Marsinah, peristiwa pembunuhan terhadap Fuad Muhammad Syarifudin alias Udin, wartawan Harian Bernas Yogyakarta, pada Agustus 1996 belum juga terungkap. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan Kepolisian untuk mengungkap pelaku pembunuhan Udin, mengingat kasus tersebut terancam kadaluarsa pada 16 Agustus 2014, sehingga tidak bisa diadili.

Sayangnya Udin bukan yang terakhir. Hingga kini AJI mencatat ada 8 wartawan yang meninggal dalam tugas peliputan. Namun hingga kini kasusnya belum juga terungkap oleh Kepolisian. Delapan nama itu adalah, Naimullah (Sinar Pagi), Agus Mulyawan (Asia Press), Muhammad Jamaluddin (TVRI), Ersa Siregar (RCTI), Herliyanto (Jurnalis lepas Tabloid Delta, Sidoarjo), Adriansyah Matra’is Wibisono (Jurnalis TV lokal di Merauke), Alfred Mirulewan (Tabloid Pelangi), dan Fuad Muhammad Syarifuddin (Bernas).


10. Munir


Munir Said Thalib seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu.

Pahlawan hak asasi ini ditemukan tewas karena racun senyawa arsenikum dalam minumannya ketika menuju Belanda dengan pesawat Garuda GA 974.


Munir Said Thalib akan melanjutkan studi S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht, Belanda. Berangkat Pukul 21.30 WIB. Melalui pengeras suara, seluruh penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 974 tujuan Amsterdam dipersilakan petugas bandara naik ke pesawat.

Pollycarpus, pilot maskapai ini divonis 14 tahun sebagai pembunuh pada 20 Desember 2005.  Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut.

Kebetulan, Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior. Karena itu, pada 19 Juni 2008 Mayjen (purn) Muchdi PR ditangkap dengan dugaan menjadi otak pembunuhan Munir. Aneh, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Sehingga kasus Munir masih jadi teka-teki.






Monday, 19 November 2012

10 Kasus Pembunuhan Yang Masih Misteri

1. Jack the Ripper



Kisah Jack the Ripper begitu terkenal karena kasusnya tak terungkap selama berabad-abad, hingga dibuat novel dan film tentangnya. Kasusnya terjadi tahun 1868 hingga 1898, saat itu terjadi pembunuhan sejumlah pelacur di London. Cara membunuhnya sangat sadis, dengan mencekik dan memotong arteri korban. Beberapa bagian tubuh korban juga diambil sehingga membuat polisi Scotland Yard kebingungan mencari petunjuk.


2. Jack The Stripper



Tampaknya kisah Jack the Ripper mengilhami pembunuhan serupa di tahun 1964 dan 1965. Lokasinya juga di London, korbannya pun para pelacur. Ada 6 korban yang dilaporkan ke pihak berwajib, semuanya ditemukan setelah dibuang ke sungai. Tak ada yang bisa mengungkap kasus ini, sehingga bisa jadi si pembunuh sudah meninggal membawa misteri.


3. Olof Palme



Olof Palme, Perdana Menteri Swedia tewas ditembak pada 28 February 1986 saat pulang dari bioskop. Kuat dugaan ia dibunuh karena kebijakan terkait masalah nuklir. Olof berencana menghapus semua perangkat nuklir di Swedia. Sampai kini belum terungkap siapa dalang dibalik pembunuh Olof. Lawan politiknyakah atau Dinas Intelejen?



4. New Orleans 'Axeman



Kejadiannya berawal ketika ditemukan mayat termutilasi di New Orleans. Korbannya seorang tukang daging dan istrinya yang tinggal di atas toko kelontong Maggio.  Senjata yang dipakai pembunuh, sebilah kapak berlumur darah ditemukan di salah satu sudut rumah.

Beberapa bulan kemudian, seorang pria ditemukan tewas di kolam renang dengan kondisi yang sama. Anehnya, polisi tak juga bisa mengungkap identitas sang pembunuh walah telah menghabisi total 8 nyawa.

5. The Dead Boy in the Box


Di tahun 1857 tubuh seorang anak kecil ditemukan dalam sebuah kotak yang tergeletak di jalan sebelah timur laut Philadelphia. Yang mengenaskan, tubuhnya telanjang dan penuh memar. Masyarakat lokal sangat marah atas kejadian ini. Tapi tak ada yang bisa dilakukan pihak berwajib mencari sang pembunuh.

6. Oscar Romero



Oscar Romero adalah seorang imam Katolik di El Salvador. Selama pengabdiannya, ia berjuang membela hak asasi manusia saat perang sipil terjadi di negeri tersebut. Bahkan dengan berani mengkritik pemerintah AS yang tak kunjung membantu rakyat El Salvador. Akibatnya, Bapa Romero ini dibunuh dengan pistol dari jarak dekat. Tak ada yang bisa memastikan siapa pembunuhnya, namun kabar yang berkembang ia dihabisi pasukan "Dead Squad" El Salvador.

7. Black Dahlia



Cerita mayat dimutilasi paling terkenal di negara barat adalah kasus "Black Dahlia". Korbannya diidentifikasi bernama Elizabeth Short, usia 22 tahun. Ditemukan tanggal 15 Januari 1947, dan kasusnya masih terbuka sampai sekarang.

8. Marsinah



Peristiwanya terjadi pada 9 Mei 1993, ketika jasad Marsinah yang  sebelumnya sempat protes ke Kodim Sidoarjo atas penangkapan rekan-rekannya, ditemukan tergeletak di sebuah gubuk pinggir sawah dekat hutan jati, Dusun Jegong, Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Diketahui sebelumnya, Marsinah terlibat aktif dalam pemogokan buruh PT Catur Putra Surya, sebuah perusahaan arloji. Penangkapan terhadap sejumlah staff perusahaan tersebut yang diduga sebagai pembunuh menjadi mentah kembali setelah berkembang kesaksian baru, bahwa ada keterlibatan pihak militer.




9. Delapan Wartawan



Mirip dengan kasus Marsinah, peristiwa pembunuhan terhadap Fuad Muhammad Syarifudin alias Udin, wartawan Harian Bernas Yogyakarta, pada Agustus 1996 belum juga terungkap. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan Kepolisian untuk mengungkap pelaku pembunuhan Udin, mengingat kasus tersebut terancam kadaluarsa pada 16 Agustus 2014, sehingga tidak bisa diadili.

Sayangnya Udin bukan yang terakhir. Hingga kini AJI mencatat ada 8 wartawan yang meninggal dalam tugas peliputan. Namun hingga kini kasusnya belum juga terungkap oleh Kepolisian. Delapan nama itu adalah, Naimullah (Sinar Pagi), Agus Mulyawan (Asia Press), Muhammad Jamaluddin (TVRI), Ersa Siregar (RCTI), Herliyanto (Jurnalis lepas Tabloid Delta, Sidoarjo), Adriansyah Matra’is Wibisono (Jurnalis TV lokal di Merauke), Alfred Mirulewan (Tabloid Pelangi), dan Fuad Muhammad Syarifuddin (Bernas).


10. Munir


Munir Said Thalib seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu.

Pahlawan hak asasi ini ditemukan tewas karena racun senyawa arsenikum dalam minumannya ketika menuju Belanda dengan pesawat Garuda GA 974.


Munir Said Thalib akan melanjutkan studi S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht, Belanda. Berangkat Pukul 21.30 WIB. Melalui pengeras suara, seluruh penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 974 tujuan Amsterdam dipersilakan petugas bandara naik ke pesawat.

Pollycarpus, pilot maskapai ini divonis 14 tahun sebagai pembunuh pada 20 Desember 2005.  Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut.

Kebetulan, Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior. Karena itu, pada 19 Juni 2008 Mayjen (purn) Muchdi PR ditangkap dengan dugaan menjadi otak pembunuhan Munir. Aneh, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Sehingga kasus Munir masih jadi teka-teki.






Monday, 30 July 2012

Kasus Yang Belum Terpecahkan FBI Di Dunia

1.Rumah Hantu The Amityville

Anda pernah nonton film horror Amityville House? Tahukah Film yang diangkat dari novel horror karangan George dan Kathy Lutz, begitu menyeramkan ketika ditayangkan di layar lebar. Tapi tahukah anda kalau sebenarnya semua kejadian horror itu adalah kisah nyata. George dan Kathy menulisnya dalam novel berdasarkan kejadian sebenarnya yang kemudian diangkat ke layar lebar. Orang percaya bahwa penulis sebenarnya adalah orang yang mengalami kejadian tersebut.

Kisah rumah berhantu itu terungkap tahun 1975 ketika pasangan suami istri pindah ke sebuah rumah di Amityville, New York. Pasangan baru pindah ini tidak tahu kalau rumah itu pada 13 tahun sebelumnya pernah terjadi pembantaian mengerikan. Putra pemilik rumah telah menembak mati semua keluarganya yang berjumlah enam orang. Saat ditangkap, dia mengaku, membunuh karena suruhan suara yang mendengung di kepalanya.

Tapi anehnya, keenam korban di temukan tertelungkup di tempat tidur mereka. Mereka tampak tidur tenang, tidak ada tanda kalau mereka sebelumnya minum obat penenang. Ini memang menjadi misteri yang aneh. Sementara pelaku Ronald DeFeo dijebloskan ke penjara di New York dan mendekam di sana sampai mati.

Kembali ke soal keluarga baru pindah ke rumah horror itu. Selama 28 hari di sana, banyak kejadian misterius dan mengerikan dialami pasangan ini. Bukan hanya soal bau busuk yg tiba-tiba datang, atau suara gedebak-gedebuk yang bising, tapi juga serangan fisik yang tidak diketahui siapa pelakunya. Malah salah satu anggota keluarga melihat penampakan sosok menyeramkan dengan mata merah berpijar. Kathy menemukan sebuah ruang kecil, anjing tidak mau mendekat ke sana. Ada apakah?


2.Misteri Kematian Mary Reeser

Ini kejadian luar biasa yang sampai kini tidak bisa dijelaskan oleh akal sehat. Mary Reeser, lahir pada 1881, ditemukan hampir seluruh badannya hangus dilahap api di rumahnya di Florida pada 1951. Tapi anehnya, meski seluruh tubuhnya gosong, kaki kirinya mulus tanpa cacat sedikitpun. Ini tentu sangat mustahil.

Lebih aneh lagi, sepertinya api hanya menyasar tubuh Mary Reseer saja. Karena ruangan di sekitarnya tempat dia ditemukan, sama sekali tidak terbakar.. Padahal diperkirakan suhu api begitu tinggi sama dengan kremasi mayat, dan harusnya menyambar ke seluruh ruangan bukan hanya tubuh wanita itu..
FBI telah datang untuk melakukan penyelidikan, forensic pun ikut ambil bagian dalam kasus itu, tapi tidak bisas memecahkan kenapa bisa terjadi demikian.

"Saya merasa sulit percaya hal ini. Tubuh manusia yang terbakar dengan suhu tinggi, bisa menyisakan kaki yang mulus tak terbakar sedikitpun. Apa sebenarnya yang terjadi pada malam 1 Juli 1951 itu? Ini sungguh suatu misteri. Seharusnya seluruh ruangan ini hangus terbakar. Ini adalah hal paling luar biasa yang pernah saya lihat. Rambutnya pendek dengan wajah seperti orang ketakutan amat sangat. Saya merasa seperti tinggal di abad pertengahan, di mana orang banyak bicara tentang sihir dan black magic," ungkap Profesor Krogman dari University of Pennsylvania's School of Medicine. Ia mengaku tak mampu menjelaskan misteri ini.


3.Misteri Jejak Setan Gentayangan di Devon

The Devil's Footprints adalah nama yang diberikan untuk sebuah fenomena yang aneh terjadi di Devon, Inggris pada tanggal 8 Februari 1855. Setelah salju yg turun di malam hari, keesokannya muncul jejak-jejak di salju berukuran 1,5 inc (4 cm) dan lebar 2,5 inc (6,35 cm). Jejak-jejak itu bertebaran di seluruh desa. Bukan hanya itu jejak -jejak itu juga ada di atap bahkan di dinding bangunan yang tinggi. Penduduk desa menjadi geger dan tak mengerti fenomena apa itu. Karena tak jelas, orang pun mulai berpikir tentang makhluk aneh bahkan setan yang gentayangan di desa mereka. Itu sebabnya muncul istilah Devil's Footprint.**


4. Misteri Zana 'Manusia Purba'

Kejadian aneh ini terjadi pada abad pertengahan, sekitar abad 18. Ochamchir, seorang pemburu di wilayah Georgia ketika itu masih masuk dalam salah satu provinsi di Rusia. Pemburu ini menangkap seorang perempuan liar di mana lengan, kaki dan jari ditutupi rambut tebal. Perempuan aneh ini diberi nama Zana. Karena liarnya, untuk menjinakkannya pada awalnya dia terpaksa harus dikurung selama bertahun-tahun dengan makanan yang dilemparkan kepadanya. Setelah ia jinak, barulah Zana dibebaskan dan diajari mengerjakan hal-hal ringan. Seperti menggiling jagung, dll.

Uniknya, Zana memiliki daya tahan tubuh yang tinggi lebih dari manusia biasa. Dia tahan pada cuaca dingin luar biasa, namun dia tidak tahan pada udara hangat dalam ruangan. Dia sangat suka makan buah anggur dan tanaman menjalar. Dia adalah peminum berat dan bisa tidur berjam-jam. Yang anehnya, dia bisa memiliki banyak anak dengan ayah yang berbeda-beda. Tapi kebanyakan anak-anaknya tewas karena Zana memandikan mereka di sungai dingin yang hampir beku.

Penduduk desa khawatir dengan ulah aneh Zana, dan mereka pun mengambil anak-anaknya menjauhi ibunya. Anak-anak Zana tidak seperti ibunya, mereka berkembang seperti manusia biasa dan mereka juga telah diangkat anak oleh beberapa penduduk desa. Zana meninggal di desa itu tahun 1890.Sedang anak bungsunya meninggal 1954.

Kisah ini merupakan hasil penelitian Professor Porchnev yang mewawancarai orang-orangtua di desa itu. Zana juga memiliki banyak cucu. Mereka berkulit gelap. Salah satunya adalah Shalikula, ia memiliki mulut yang kuat sehingga ia dapat mengangkat sebuah kursi dengan seorang lelaki duduk di atasnya.

Penelitian tentang Zana menghasilkan dugaan kalau wanita aneh itu merupakan bentuk evolusi manusia yang belum sepenuhnya berubah menjadi manusia modern. ***


5. Misteri Wanita Penyebar Gas

The Mad Gasser dari Mattoon adalah nama yang diberikan kepada orang berada di balik serangkaian serangan gas yang terjadi di Botetourt County, Virginia, pada awal tahun 1930an, dan di Mattoon, Illinois, pada pertengahan tahun 1940-an.Kejadian pertama terjadi di rumah Cal Huffman, di Haymakertown, Botetourt County, di mana terdapat tiga serangan dilaporkan selama satu malam.

Sekitar 10:00 pada 22 Desember 1933, Ibu Huffman melaporkan bau bau yang tidak biasa, dan dengan mengatasi rasa mual. Bau yang mual dan kembali lagi sekitar 10:30, Cal Huffman kemudian menghubungi polisi. Ketiga serangan terjadi sekitar 1:00, saat itu serangan gas memenuhi seluruh rumah. Delapan anggota keluarga Huffman menjadi korban bersama dengan Ashby Henderson, seorang tamu tinggal di rumah.

Berikutnya yang tercatat di Cloverdale insiden terjadi pada 24 Desember. Clarence Hall, istrinya, dan dua anak-anak mereka baru pulang dari gereja 9:00 Mereka pun lemas. Polisi menyelidiki kasus ini, menemukan paku yang diambil dari belakang jendela, di mana bau gas sangat keras. Diduga, lubang itu digunakan untuk memasukkan gas ke dalam rumah itu.

Kejadian ketiga pada 27 Desember, di mana penduduk Troutville, A. Kelly dan ibunya dilaporkan memiliki gejala sama seperti kasus Huffman dan Hall. Insiden keempat dan kelima terjadi pada 10 Januari, ketika Mrs Moore, seorang tamu di rumah penduduk Haymakertown Homer Hylton melaporkan mendengar suara di luar, sebelum gas dimasukkan ke rumah mereka lewat jendela yang rusak. Kedua serangan malam yang dilaporkan dalam Troutville, di rumah Kinzie G..

Sedikitnya 10 kasus lain yang dilaporkan di Botetourt dan dalam 10 tahun kemudian, lebih dari 20 kasus baru dilaporkan di Mattoon. Salah satu saksi mengatakan, dia melihat pelaku penyebar gas ity adalah seperti seorang wanita bertubuh tinggi kurus, berpakaian seperti seorang laki-laki namun jejak kakinya milik seorang perempuan.**


6.Misteri Lampu Hantu di Bridgewater Triangle

Bridgewater Triangle merupakan wilayah sekitar 200 mil persegi (520 km2) di tenggara Massachusetts, Amerika Serikat. Sejak masa colonial, daerah itu dikenal sebagai daerah yang memiliki kekuatan misterius yang sulit dijelaskan. Berbagai laporan tentang daerah itu sempat dicatat di antaran tentang fenomena Poltergeists dan orbs, bola api yang tiba tiba jatuh di sana juga fenomena hantu.

Rumors yang beredar tentang penampakan 'bigfoot', ular raksasa, burung raksasa, serta ditemukan banyak sisa sisa potongan ternak, dll. Polisi juga wartawan telah berusaha mengungkap kejadian-kejadian aneh di sana.
Area itu menjadi amat sangat misterius dan tak tersentuh sehingga dijuluki Hockomock Swamp, yang berarti " jiwa dwell", atau penduduk setempat menyebutnya sebagai "The Devil's Swamp" .

Salah satu fenomena yang terkenal terjadi di daerah itu adalah munculnya cahaya berkelap-kelip dari rawa-rawa di sekitar situ. Orang menyebut kelap kelip itu sebagai lampu hantu yang biasanya terlihat di daerah berawa.
Fenomena lampu hantu it u terus muncul di sekitar Bridgewater Triangle. Lampu aneh itu juga muncul setiap Januari di sekitar rel kereta yg melintasi daerah itu.***


7. The Clapham Wood Mystery
The Clapham Wood Mystery adalah nama yang diberikan terkait dengan peristiwa-peristiwa aneh yang terjadi di Clapham Wood, West Sussex, Inggris. Peristiwa-peristiwa itu merupakan laporan dari warga setempat yang mengalami fenomena aneh itu. Misalnya, hewan peliharaan keluarga yang hilang tiba-tiba atau orang yang tiba-tiba meninggal tanpa sebab.

Sejak 1960 dilaporkan di kawasan itu sempat terlihat adanya benda terbang aneh (UFO?), juga masyarakat yang tiba tiba merasa suatu yang aneh dan gaib. Jalur yang dilaporkan misterius adalah jalur menuju hutan. Dari penelitian diperoleh hasil bahwa daerah itu memiliki tingkat radiasi tinggi.

Laporan ini mengejutkan, karena daerah tersebut merupakan daerah kapur yang biasanya rendah radiasi.

Dalam foto, pada awalnya masih terlihat pohon-pohon tinggi dan besar. Namun akibat 'depresi' pohon-pohon itu mati. Kini sangat sulit mencari pohon pohon besar di sana.

Dilaporkan ada empat kematian misterius di dekat hutan. Pertama Juni 1972 dimana seorang polisi, Peter Goldsmith hilang saat hiking di daerah itu. Tubuhnya telah menemukan 6 bulan kemudian. Kematian yang kedua adalah dari Leon Foster, tubuh yang telah ditemukan pada Agustus 1975, setelah 3 bulan hilang.

Yang ketiga adalah kematian dari Reverend Harry Neil Snelling, mantan wakil dari Clapham. Dia menghilang pada Oktober 1978 dan tubuhnya tidak ditemukan sampai 3 tahun kemudian. Kasus-kasus di Clapham ini hingga kini tak terungkap.