Monday, 21 October 2013

Roy Suryo: Evan Dimas Masih Amatir Bukan Profesional

type='html'>
Roy Suryo: "Evan Dimas Masih Amatir Bukan Profesional" - Kapten tim nasional U-19 Indonesia, Evan Dimas Darmono hingga saat ini masih berstatus pemain amatir. Permohonan alih status Evan Dimas dari pemain amatir ke profesional kabarnya telah ditolak pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo pun membenarkan bahwa saat ini Evan Dimas masih berstatus pemain amatir. Meski telah sukses membawa Timnas U-19 juara Piala AFF 2013, karier Evan Dimas tetap masih belum diakui oleh PSSI.

“Ya, Evan Dimas sampai sekarang memang masih amatir bukan profesional,” kata Roy yang juga dikenal sebagai pakar telematika, Senin (14/10/2013) lalu.

Meskipun masih berstatus pemain amatir, menurut Roy, Evan Dimas tetap sah menjadi pemain Timnas U-19. Roy menjelaskan bahwa untuk menjadi pemain Timnas tidak diharuskan memiliki klub terlebih dulu.

“Tanpa klub pun, kalau dia warga negara Indonesia, wajib hukumnya membela timnas kalau yang bersangkutan bersedia. Jadi intinya, jangan terus dibalik seolah-olah Evan Dimas itu ilegal,” tegas Roy, seperti dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya, permohonan pindah status Evan Dimas ditolak karena klub asalnya, Persebaya 1927, tidak diakui sebagai anggota PSSI. Jika ingin menjadi pemain profesional, Evan pun diminta untuk pindah ke klub yang sudah diakui PSSI.

“Permasalahannya adalah klub (Persebaya 1927) tempatnya bernaung itu statusnya tidak diakui PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia,” jelas Sekretaris PT Liga yang juga merupakan Deputi Bidang Organisasi PSSI, Tigor Shalom Boboy.

Selain Evan Dimas, Andik Vermansyah juga terancam tidak mendapat international transfer certificate (ITC) dari PSSI. Pasalnya, Andik diketahui merupakan salah satu pemain dari klub Persebaya 1927.

Persebaya 1927 adalah klub yang berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (IPL). Sementara klub yang diakui PSSI adalah klub yang berlaga di Liga Super Indonesia (ISL), Persebaya Surabaya. | ciricara.com

Wednesday, 21 November 2012

10 Kasus Pembunuhan Yang Masih Misteri

1. Jack the Ripper



Kisah Jack the Ripper begitu terkenal karena kasusnya tak terungkap selama berabad-abad, hingga dibuat novel dan film tentangnya. Kasusnya terjadi tahun 1868 hingga 1898, saat itu terjadi pembunuhan sejumlah pelacur di London. Cara membunuhnya sangat sadis, dengan mencekik dan memotong arteri korban. Beberapa bagian tubuh korban juga diambil sehingga membuat polisi Scotland Yard kebingungan mencari petunjuk.


2. Jack The Stripper



Tampaknya kisah Jack the Ripper mengilhami pembunuhan serupa di tahun 1964 dan 1965. Lokasinya juga di London, korbannya pun para pelacur. Ada 6 korban yang dilaporkan ke pihak berwajib, semuanya ditemukan setelah dibuang ke sungai. Tak ada yang bisa mengungkap kasus ini, sehingga bisa jadi si pembunuh sudah meninggal membawa misteri.


3. Olof Palme



Olof Palme, Perdana Menteri Swedia tewas ditembak pada 28 February 1986 saat pulang dari bioskop. Kuat dugaan ia dibunuh karena kebijakan terkait masalah nuklir. Olof berencana menghapus semua perangkat nuklir di Swedia. Sampai kini belum terungkap siapa dalang dibalik pembunuh Olof. Lawan politiknyakah atau Dinas Intelejen?



4. New Orleans 'Axeman



Kejadiannya berawal ketika ditemukan mayat termutilasi di New Orleans. Korbannya seorang tukang daging dan istrinya yang tinggal di atas toko kelontong Maggio.  Senjata yang dipakai pembunuh, sebilah kapak berlumur darah ditemukan di salah satu sudut rumah.

Beberapa bulan kemudian, seorang pria ditemukan tewas di kolam renang dengan kondisi yang sama. Anehnya, polisi tak juga bisa mengungkap identitas sang pembunuh walah telah menghabisi total 8 nyawa.

5. The Dead Boy in the Box


Di tahun 1857 tubuh seorang anak kecil ditemukan dalam sebuah kotak yang tergeletak di jalan sebelah timur laut Philadelphia. Yang mengenaskan, tubuhnya telanjang dan penuh memar. Masyarakat lokal sangat marah atas kejadian ini. Tapi tak ada yang bisa dilakukan pihak berwajib mencari sang pembunuh.

6. Oscar Romero



Oscar Romero adalah seorang imam Katolik di El Salvador. Selama pengabdiannya, ia berjuang membela hak asasi manusia saat perang sipil terjadi di negeri tersebut. Bahkan dengan berani mengkritik pemerintah AS yang tak kunjung membantu rakyat El Salvador. Akibatnya, Bapa Romero ini dibunuh dengan pistol dari jarak dekat. Tak ada yang bisa memastikan siapa pembunuhnya, namun kabar yang berkembang ia dihabisi pasukan "Dead Squad" El Salvador.

7. Black Dahlia



Cerita mayat dimutilasi paling terkenal di negara barat adalah kasus "Black Dahlia". Korbannya diidentifikasi bernama Elizabeth Short, usia 22 tahun. Ditemukan tanggal 15 Januari 1947, dan kasusnya masih terbuka sampai sekarang.

8. Marsinah



Peristiwanya terjadi pada 9 Mei 1993, ketika jasad Marsinah yang  sebelumnya sempat protes ke Kodim Sidoarjo atas penangkapan rekan-rekannya, ditemukan tergeletak di sebuah gubuk pinggir sawah dekat hutan jati, Dusun Jegong, Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Diketahui sebelumnya, Marsinah terlibat aktif dalam pemogokan buruh PT Catur Putra Surya, sebuah perusahaan arloji. Penangkapan terhadap sejumlah staff perusahaan tersebut yang diduga sebagai pembunuh menjadi mentah kembali setelah berkembang kesaksian baru, bahwa ada keterlibatan pihak militer.




9. Delapan Wartawan



Mirip dengan kasus Marsinah, peristiwa pembunuhan terhadap Fuad Muhammad Syarifudin alias Udin, wartawan Harian Bernas Yogyakarta, pada Agustus 1996 belum juga terungkap. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan Kepolisian untuk mengungkap pelaku pembunuhan Udin, mengingat kasus tersebut terancam kadaluarsa pada 16 Agustus 2014, sehingga tidak bisa diadili.

Sayangnya Udin bukan yang terakhir. Hingga kini AJI mencatat ada 8 wartawan yang meninggal dalam tugas peliputan. Namun hingga kini kasusnya belum juga terungkap oleh Kepolisian. Delapan nama itu adalah, Naimullah (Sinar Pagi), Agus Mulyawan (Asia Press), Muhammad Jamaluddin (TVRI), Ersa Siregar (RCTI), Herliyanto (Jurnalis lepas Tabloid Delta, Sidoarjo), Adriansyah Matra’is Wibisono (Jurnalis TV lokal di Merauke), Alfred Mirulewan (Tabloid Pelangi), dan Fuad Muhammad Syarifuddin (Bernas).


10. Munir


Munir Said Thalib seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu.

Pahlawan hak asasi ini ditemukan tewas karena racun senyawa arsenikum dalam minumannya ketika menuju Belanda dengan pesawat Garuda GA 974.


Munir Said Thalib akan melanjutkan studi S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht, Belanda. Berangkat Pukul 21.30 WIB. Melalui pengeras suara, seluruh penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 974 tujuan Amsterdam dipersilakan petugas bandara naik ke pesawat.

Pollycarpus, pilot maskapai ini divonis 14 tahun sebagai pembunuh pada 20 Desember 2005.  Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut.

Kebetulan, Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior. Karena itu, pada 19 Juni 2008 Mayjen (purn) Muchdi PR ditangkap dengan dugaan menjadi otak pembunuhan Munir. Aneh, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Sehingga kasus Munir masih jadi teka-teki.






Monday, 19 November 2012

10 Kasus Pembunuhan Yang Masih Misteri

1. Jack the Ripper



Kisah Jack the Ripper begitu terkenal karena kasusnya tak terungkap selama berabad-abad, hingga dibuat novel dan film tentangnya. Kasusnya terjadi tahun 1868 hingga 1898, saat itu terjadi pembunuhan sejumlah pelacur di London. Cara membunuhnya sangat sadis, dengan mencekik dan memotong arteri korban. Beberapa bagian tubuh korban juga diambil sehingga membuat polisi Scotland Yard kebingungan mencari petunjuk.


2. Jack The Stripper



Tampaknya kisah Jack the Ripper mengilhami pembunuhan serupa di tahun 1964 dan 1965. Lokasinya juga di London, korbannya pun para pelacur. Ada 6 korban yang dilaporkan ke pihak berwajib, semuanya ditemukan setelah dibuang ke sungai. Tak ada yang bisa mengungkap kasus ini, sehingga bisa jadi si pembunuh sudah meninggal membawa misteri.


3. Olof Palme



Olof Palme, Perdana Menteri Swedia tewas ditembak pada 28 February 1986 saat pulang dari bioskop. Kuat dugaan ia dibunuh karena kebijakan terkait masalah nuklir. Olof berencana menghapus semua perangkat nuklir di Swedia. Sampai kini belum terungkap siapa dalang dibalik pembunuh Olof. Lawan politiknyakah atau Dinas Intelejen?



4. New Orleans 'Axeman



Kejadiannya berawal ketika ditemukan mayat termutilasi di New Orleans. Korbannya seorang tukang daging dan istrinya yang tinggal di atas toko kelontong Maggio.  Senjata yang dipakai pembunuh, sebilah kapak berlumur darah ditemukan di salah satu sudut rumah.

Beberapa bulan kemudian, seorang pria ditemukan tewas di kolam renang dengan kondisi yang sama. Anehnya, polisi tak juga bisa mengungkap identitas sang pembunuh walah telah menghabisi total 8 nyawa.

5. The Dead Boy in the Box


Di tahun 1857 tubuh seorang anak kecil ditemukan dalam sebuah kotak yang tergeletak di jalan sebelah timur laut Philadelphia. Yang mengenaskan, tubuhnya telanjang dan penuh memar. Masyarakat lokal sangat marah atas kejadian ini. Tapi tak ada yang bisa dilakukan pihak berwajib mencari sang pembunuh.

6. Oscar Romero



Oscar Romero adalah seorang imam Katolik di El Salvador. Selama pengabdiannya, ia berjuang membela hak asasi manusia saat perang sipil terjadi di negeri tersebut. Bahkan dengan berani mengkritik pemerintah AS yang tak kunjung membantu rakyat El Salvador. Akibatnya, Bapa Romero ini dibunuh dengan pistol dari jarak dekat. Tak ada yang bisa memastikan siapa pembunuhnya, namun kabar yang berkembang ia dihabisi pasukan "Dead Squad" El Salvador.

7. Black Dahlia



Cerita mayat dimutilasi paling terkenal di negara barat adalah kasus "Black Dahlia". Korbannya diidentifikasi bernama Elizabeth Short, usia 22 tahun. Ditemukan tanggal 15 Januari 1947, dan kasusnya masih terbuka sampai sekarang.

8. Marsinah



Peristiwanya terjadi pada 9 Mei 1993, ketika jasad Marsinah yang  sebelumnya sempat protes ke Kodim Sidoarjo atas penangkapan rekan-rekannya, ditemukan tergeletak di sebuah gubuk pinggir sawah dekat hutan jati, Dusun Jegong, Desa Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Diketahui sebelumnya, Marsinah terlibat aktif dalam pemogokan buruh PT Catur Putra Surya, sebuah perusahaan arloji. Penangkapan terhadap sejumlah staff perusahaan tersebut yang diduga sebagai pembunuh menjadi mentah kembali setelah berkembang kesaksian baru, bahwa ada keterlibatan pihak militer.




9. Delapan Wartawan



Mirip dengan kasus Marsinah, peristiwa pembunuhan terhadap Fuad Muhammad Syarifudin alias Udin, wartawan Harian Bernas Yogyakarta, pada Agustus 1996 belum juga terungkap. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengingatkan Kepolisian untuk mengungkap pelaku pembunuhan Udin, mengingat kasus tersebut terancam kadaluarsa pada 16 Agustus 2014, sehingga tidak bisa diadili.

Sayangnya Udin bukan yang terakhir. Hingga kini AJI mencatat ada 8 wartawan yang meninggal dalam tugas peliputan. Namun hingga kini kasusnya belum juga terungkap oleh Kepolisian. Delapan nama itu adalah, Naimullah (Sinar Pagi), Agus Mulyawan (Asia Press), Muhammad Jamaluddin (TVRI), Ersa Siregar (RCTI), Herliyanto (Jurnalis lepas Tabloid Delta, Sidoarjo), Adriansyah Matra’is Wibisono (Jurnalis TV lokal di Merauke), Alfred Mirulewan (Tabloid Pelangi), dan Fuad Muhammad Syarifuddin (Bernas).


10. Munir


Munir Said Thalib seorang aktivis HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Saat menjabat Dewan Kontras namanya melambung sebagai seorang pejuang bagi orang-orang hilang yang diculik pada masa itu.

Pahlawan hak asasi ini ditemukan tewas karena racun senyawa arsenikum dalam minumannya ketika menuju Belanda dengan pesawat Garuda GA 974.


Munir Said Thalib akan melanjutkan studi S2 bidang hukum humaniter di Universitas Utrecht, Belanda. Berangkat Pukul 21.30 WIB. Melalui pengeras suara, seluruh penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 974 tujuan Amsterdam dipersilakan petugas bandara naik ke pesawat.

Pollycarpus, pilot maskapai ini divonis 14 tahun sebagai pembunuh pada 20 Desember 2005.  Hakim menyatakan bahwa Pollycarpus, seorang pilot Garuda yang sedang cuti, menaruh arsenik di makanan Munir, karena dia ingin mendiamkan pengkritik pemerintah tersebut.

Kebetulan, Hakim Cicut Sutiarso menyatakan bahwa sebelum pembunuhan Pollycarpus menerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agen intelijen senior. Karena itu, pada 19 Juni 2008 Mayjen (purn) Muchdi PR ditangkap dengan dugaan menjadi otak pembunuhan Munir. Aneh, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Sehingga kasus Munir masih jadi teka-teki.






Monday, 29 October 2012

Time Capsule, Harta Karun Steve Jobs yang Masih Menjadi Misteri

Setelah kepergian mendiang Steve Jobs sang inovator teknologi dari Apple, warisannya pun banyak diburu. Selain biografinya yang menceritakan kisah hidup seorang Jobs, banyak peninggalan Jobs yang diburu. 

Jika sebelumnya ada iPod Shuffle bertandatangankan Steve Jobs yang dilelang, ternyata masih ada yang tak kalah berharga. 

Aspen Time Capsule yang berisikan harta karun Steve Jobs. Image: lifelibertytech.com

Harta karun yang dimaksud ialah sebuah mouse dari komputer Apple Lisa. Mouse tersebut terkubur di dalam time capsule pada tahun 1983 silam. Sejatinya, harta karun itu direncanakan untuk digali kembali 27 tahun kemudian. Tapi sayang, hingga hari ini keberadaan time capsule itu masih misterius. Diduga harta karun itu masih ‘perawan’. 

Marcel Brown dari lifelibertytech.com menyatakan bahwa tak seorang pun tahu persis dimana lokasi harta karun itu dikuburkan. Dokumen yang menunjukkan peta harta karun itu juga telah hilang. Bahkan sang pemilik tanah yang diduga merupakan lokasi penguburan time capsule itu tak bersedia jika tanahnya digali. 

Brown sendiri memperoleh informasi ini dari John Celuch, klien Brown yang tengah memberikan rekaman pidato Steve Jobs di IDCA pada tahun 1983. John bercerita mengenai rahasia sesudah pidato Jobs kala itu, yakni sebuah time capsule yang dikuburkan bersama peninggalan Steve Jobs. 

Brown pun semakin yakin ketika menemukan sebuah artikel koran tahun 2010 yang berjudul “Setelah 27 tahun, lokasi time capsule Aspen masih misterius.” 

Bagaimana ceritanya kok Steve Jobs bisa menguburkan sebuah mouse dalam time capsule? 

27 tahun silam, Jobs tengah berpidato di International Design Conference, Aspen, Colorado. Setelah berpidato mengenai “The Future Isn’t What It Used To Be”, seorang panitia bernama John Celuch bertanya pada Steve Jobs apakah ada sesuatu yang ingin ia sertakan dalam time capsule. 

Setelah berpikir selama beberapa saat, Jobs kemudian mencabut mouse dari komputer Apple Lisa dan memberikannya pada John untuk dikubur dalam time capsule. Menariknya, John menyatakan bahwa time capsule ini tidak digali sesuai rencana awal. Ia pun juga tidak begitu ingat kapan dan dimana lokasi time capsule itu dikuburkan. 

Saat ini Brown bersama John tengah berusaha mencari pihak terkait yang ikut dalam acara penguburan time capsule tersebut. 

Monday, 24 September 2012

Dihukum Mati Masih Tetap Hidup

Seorang terdakwa yang mendapat hukuman mati berarti harus siap menjemput ajal. Namun, bagaimana bila keajaiban terjadi sehingga ia tetap hidup? Lihat 5 kisah nyata ini...

 
1. Anne Green
Anne Green, seorang pembantu rumah tangga abad pertengahan di Oxfordshire. Berhubungan gelap dengan cucu majikannya, lalu bayi yang dilahirkan mati sehingga dituduh sebagai pembunuh.

 


Pada 14 Desember 1650 dihukum gantung saat usianya 22 tahun.  Pada masa itu, hukuman gantung dilaksanakan dengan cara sang tertuduh disuruh naik tangga dan mengalungkan sendiri tali ke lehernya.

Setelah tergantung slama 1/2 jam, tubuh Anne diturunkan dan diberikan pada pihak universitas sebagai bahan kuliah anatomi. Namun, setelah di kampus, peti dibuka dan dokter mendengar suara bernapas dari tenggorokannya.
 
Mereka segera memberinya minum. Dua belas jam setelah eksekusi, Anne sudah bisa bicara beberapa kata. Beberapa tahun kemudian Anne akhirnya menikah dan punya 3 orang anak, serta dapat hidup 15 tahun lagi setelah peristiwa eksekusi yang membuatnya terkenal itu.
 
Konon, akibat kasus ini, terpidana mati digantung dengan cara dijatuhkan dari ketinggian tertentu untuk mematahkan lehernya, sehingga bisa dipastikan mati.

 
2. John Henry George Lee
John merupakan seorang pembantu di rumah Miss Emma. Suatu hari, Miss Emma ditemukan tewas dengan leher yang tersayat pisau dan rumahnya terbakar. John kemudian dinyatakan bersalah dan divonis hukuman gantung. Menurut jadwal, John akan dgantung pada 23 Februari 1885 di Exeter Prison.

 


Saat hari-H, John dibawa keluar dari selnya untuk menuju tempat eksekusi. Namun, trap door (pintu penyekat antar zona penjara) macet. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi tiga kali.

Di tengah kebingungan pihak penjara dan eksekutor, John dikembalikan ke sel nya. Dan beberapa hari kemudian, hukumannya diubah menjadi kurungan seumur hidup.

 
3. William Duell
Ketika berusia 16 tahun, William divonis hukuman gantung dengan tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis di Village of Tyburn, London.

Jasad dari William rencananya akan dimanfaatkan di kuliah medical training, sesuai dengan prosedur regular pada waktu itu jasadnya dibawa ke universitas.

Kemudian setelah pakaian nya dilucuti dan diletakkan di atas papan, ada seorang petugas lab yg menyadari bahwa jasad william bernapas. Makin lama, William bernapas makin cepat. Dan dalam 2 jam, ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, pemerintah memutuskan untuk mengalihkan hukumannya menjadi hukuman kurungan.

 
4. Joseph Samuel
Joseph divonis mati dengan cara digantung setelah dituduh melakukan perampokan rumah seorang wanita kaya dan polisi yang menjaga rumah tersebut ikut terbunuh.

Joseph memang mengakui perampokkan tersebut. Namun, ia menyatakan bahwa ia tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Joseph merampok rumah tersebut bersama gengnya. Si kepala geng dilepaskan karena kurangnya barang bukti.

 


Pada 1803, Joseph dibawa bersama napi lain ke Parramatta, di mana sudah ada ratusan orang yang datang untuk melihat eksekusi ini. Setelah berdoa, Joseph naik ke atas gerobak dan di lehernya dikalungkan tali. Setelah siap, gerobak tersebut ditarik.

Bukannya menggantung tubuh Joseph, tali tersebut malah putus. Algojo coba lagi, tetapi kali ini tali tersebut selip dan kaki Joseph menyentuh tanah. Di tengah kegaduhan penonton, algojo coba lagi untuk ketiga kali. Tali tersebut kembali putus.
 
Kali ini petugas di lokasi mengabarkan gubernur tentang peristiwa ini. Akhirnya gubernur mengubah hukuman Joseph menjadi kurungan seumur hidup. Gubernur dan petugas lain meyakini bahwa kejadian tersebut merupakan petunjuk dari Tuhan, bahwa tidak seharusnya Joseph mendapat hukuman tersebut.

 
5. Wenseslao Moguel
Moguel divonis mati dengan cara ditembak oleh regu tembak kepolisian. Ia ditembak 9 kali, termasuk 1 peluru terakhir yang ditembakkan ke kepalanya oleh komandan regu dalam jarak dekat untuk memastikan kematiannya.

 


Entah bagaimana, Moguel bisa bertahan hidup dan berencana untuk melarikan diri. Moguel pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga tersebut.
 
Foto di atas diambil pada tahun 1937 di acara Ripley’s Believe It or Not. Dimana Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yg menembus kepalanya dari jarak dekat.











Sumber:
gabohong

Monday, 16 July 2012

10 Kode Misterius Yang masih Belum Terpecahkan

Meskipun internet telah melahirkan industri-miliar dolar dalam menciptakan dan cracking kode, crypologists belum memecahkan beberapa kode-kode rahasia teka-teki tertua. Berikut adalah sepuluh yang paling terkenal:

 
1. Disk Phaistos
[imagetag]
dianggap sebagai contoh yang paling penting prasasti hiroglif dari Kreta.Ditemukan pada tahun 1903, kedua sisi dari lempung ditutupi dengan hieroglif diatur dalam zona spiral, terkesan pada tanah liat ketika lembab. Empat puluh lima jenis yang berbeda dari tanda-tanda telah dibedakan, yang sedikit dapat diidentifikasi dengan hieroglif digunakan di masa Proto- palatial


 
2.Linear A
[imagetag]
Linear A adalah salah satu dari dua linear digunakan dalam naskah kuno Kreta (script ketiga Kreta hieroglif). Linear B diuraikan pada tahun 1952 oleh Michael Ventris dan digunakan untuk menulis Mycenaean Yunani. Linear A masih jauh dari benar diuraikan tetapi sebagian dipahami dan dapat dibaca melalui nilai-nilai linear b.


Meskipun kedua script berbagi banyak simbol-simbol yang sama, menggunakan suku kata yang berhubungan dengan linear b dalam menghasilkan tulisan-tulisan linear a kata-kata yang tidak memiliki hubungan dengan bahasa yang diketahui. Bahasa ini sering disebut sebagai Minoan atau Eteocretan, dan berkorespondensi dengan periode dalam sejarah Kreta sebelum serangkaian invasi oleh Mycenean Yunani sekitar 1450 SM. Hal ini diyakini bahwa mungkin ada beberapa hubungan antara linear a dan The Phaistos Disk.


 
3.Kryptos
Kryptos adalah sebuah patung oleh seniman Amerika James Sanborn terletak di lantai dasar Central Intelligence Agency (CIA) di Langley, Virginia, di Amerika Serikat. Sejak dedikasi pada 3 November 1990, telah ada banyak spekulasi tentang arti dari pesan dienkripsi itu beruang.

Terus untuk memberikan hiburan bagi karyawan CIA dan cryptanalysts lain mencoba untuk mendekripsi pesan. Teks sandi pada satu setengah patung utama berisi 869 karakter secara total, namun Sanborn informasi dirilis pada April 2006 yang menyatakan bahwa surat yang ditujukan pada paruh utama Kryptos hilang. Ini akan membawa jumlah karakter ke 870 pada bagian utama.


Sisi lain dari patung terdiri dari enkripsi Vigenere tablo, terdiri dari 869 karakter, jika dihitung spasi. Orang pertama yang secara terbuka mengumumkan memecahkan tiga bagian pertama, pada tahun 1999, adalah James Gillogly, seorang ilmuwan komputer dari California Selatan, yang diterjemahkan dari 768 karakter. Bagian yang dia tidak bisa memecahkan, sisa 97 atau 98 karakter.


 
4. Kode Rahasia pada Chinese Gold Bar
[imagetag]
Pada tahun 1933, tujuh emas batangan diduga dikeluarkan untuk seorang Jendral bernama Wang di Shanghai, Cina. emas batangan ini, berisi gambar, tulisan Cina, beberapa bentuk penulisan naskah, dan cryptograms dalam huruf Latin, muncul untuk mewakili sertifikat logam yang terkait dengan deposito bank dengan Bank AS dan tulisan Cina telah diterjemahkan, dan membahas transaksi di lebih dari $ 300.000.000.



5. Beale Ciphers
[imagetag]
Beale cipher adalah kumpulan dari tiga ciphertexts, salah satu negara yang diduga lokasi harta karun emas dan perak diperkirakan bernilai lebih dari USD $ 50 juta. Dua lainnya diduga ciphertexts menggambarkan isi dari harta karun, dan daftar nama pemilik harta karun 'saudara terdekat, masing-masing.


Cerita dari tiga ciphertexts berasal dari pamflet merinci 1885 harta karun yang dikuburkan oleh seorang pria bernama Thomas Jefferson Beale di sebuah lokasi rahasia di Bedford County, Virginia, pada tahun 1820. Beale mempercayakan kotak yang berisi pesan dienkripsi dengan pemilik penginapan lokal bernama Robert Morriss dan kemudian menghilang, tidak pernah terlihat lagi. pemilik penginapan memberi tiga dienkripsi ciphertexts ke teman sebelum ia meninggal.


Temannya kemudian menghabiskan dua puluh tahun hidupnya berusaha untuk memecahkan sandi pesan, dan hanya mampu memecahkan salah satu dari mereka yang memberikan rincian tentang harta terpendam dan lokasi umum harta karun. Sejak penerbitan pamflet, sejumlah upaya telah dilakukan untuk memecahkan kode dua ciphertexts tersisa dan menemukan harta karun, tetapi semua berakhir dengan kegagalan.


 
6. Voynich Manuscript
[imagetag]
Naskah Voynich yang misterius diduga telah ditulis di ke-15 atau abad ke-16. Penulis, script, dan bahasa naskah tetap tidak diketahui.

Yang tercatat di atas keberadaan, yang Voynich naskah telah menjadi objek studi intensif oleh banyak profesional dan amatir kriptografer, termasuk beberapa top Amerika dan Inggris codebreakers Perang Dunia II ketenaran (yang semuanya gagal mendekripsi bagian apapun dalam teks). String ini kegagalan telah mengubah naskah Voynich menjadi subjek terkenal kriptologi sejarah, tetapi juga diberi bobot teori bahwa buku ini hanya tipuan yang rumit-urutan yang bermakna simbol sewenang-wenang.


Buku ini diberi nama setelah Polandia-buku Amerika dealer Wilfrid M. Voynich, yang mendapatkannya pada tahun 1912. Saat ini Voynich naskah disimpan dalam Buku Langka Beinecke dan Manuskrip Perpustakaan Universitas Yale sebagai item "MS 408". Edisi faksimili pertama diterbitkan pada tahun 2005


 
7. Sandi Dorabella
[imagetag]
The Dorabella Cipher adalah sebuah surat yang ditulis oleh enciphered Edward Elgar Miss Dora Penny, yang didampingi oleh lain tanggal 14 Juli 1897. Penny tidak pernah bisa memahaminya dan artinya tetap tidak diketahui hingga hari ini.

Sandi, yang terdiri dari 87 karakter tersebar lebih dari 3 baris, tampaknya terdiri dari alfabet dari 24 simbol, dengan masing-masing terdiri dari simbol baik 1, 2, atau 3 perkiraan semicircles, berorientasi pada salah satu dari 8 arah. Orientasi dari beberapa karakter yang ambigu. Titik kecil, arti dan makna yang tidak diketahui, muncul setelah lima karakter di baris ketiga.


Sebuah hitungan 87 karakter menunjukkan frekuensi simbol yang sangat dekat dengan apa yang diharapkan jika cipher adalah cipher substitusi sederhana, didasarkan pada teks dalam bahasa Inggris, tetapi upaya untuk memecahkan hal itu di sepanjang garis-garis ini sejauh ini terbukti sia-sia, mengarah ke spekulasi cipher mungkin lebih kompleks.


 
8. Sistem Sandi John F. Byrne
Sistem sandi John F. Byrne Chaocipher ditemukan pada tahun 1918 dan terus dicoba pecahkan tapi gagal selama hampir 40 tahun untuk kepentingan pemerintah AS .

Dia menawarkan hadiah bagi siapa saja yang bisa memecahkan sandi itu, tapi hadiah tidak pernah diklaim. Hal ini akhir-akhir ini telah kembali diperiksa oleh anggota keluarganya untuk menentukan apakah ada nilai komersial di dalamnya.


 
9. Sandi D'Agapeyeff
[imagetag]
Sandi D'Agapeyeff adalahadalah sandi yang tak terpecahkan yang muncul dalam edisi pertama Codes and Ciphers, sebuah buku dasar pada kriptografi diterbitkan oleh warga Inggris kelahiran rusia yang berprofesi sebagai Pembuat peta Alexander-D'Agapeyeff pada tahun 1939.


Ditawarkan sebagai"challenge cipher" di akhir buku, itu tidak termasuk dalam edisi kemudian, dan D'Agapeyeff dikatakan telah mengakui bahwa ia lupa bagaimana kode sandi itu dia enkripsi


Ada yang berpendapat bahwa kegagalan semua upaya di dekripsi adalah karena D'Agapeyeff salah mengenkripsi teks asli.Namun, ada juga yang berpendapat bahwa kode rahasia itu masih bisa dipecahkan dengan menggunakan metode komputasi seperti algoritma genetika.

 
10.Taman Shud .
[imagetag]
tubuh seorang laki-laki tak dikenal ditemukan pada pantai Somerton di Adelaide, Australia pada tahun 1948 tanpa ID, dan mengenakan sweater dan mantel meskipun hari itu cuacanya panas,

Tidak ada petunjuk untuk identitas dan catatan gigi dan sidik jari yang bisa dicocokkan dengan seseorang.

Otopsi menemukan kemacetan aneh, darah di lambung dan organ membesar namun tidak ada zat asing.

Sebuah koper yang ditemukan di stasiun kereta api yang mungkin milik orang itu berisi sepasang celana panjang dengan saku tersembunyi rahasia, yang memegang selembar kertas sobekan dari sebuah buku yang dicetak dengan kata-kata "Taman Shud".

Lembaran-lembaran ini cocok dengan salinan yang sangat langka Omar Khayyam's 'The Rubaiyat' yang ditemukan di kursi belakang terkunci kendaraan dan di bagian belakang buku ini tertulis lima baris huruf besar yang tampaknya menjadi sebuah kode.Sampai hari ini, seluruh kasus tetap menjadi salah satu misteri di Australia yang paling aneh.


Monday, 25 June 2012

Hah! Pra Kakek-kakek dah Tua Masih Penuh Gairah [video]

Ilustrasi

Nike mengeluarkan kreasi barunya di dunia iklan untuk memasarkan produknya. Produsen pakaian olah raga ternama dunia ini mengeksplorasi ide anyarnya dengan menampilkan komersial video tentang beberapa manula yang bermain sepak bola.

Iklan berjudul 'Magic Soccer Night' ini menceritakan tentang sekumpulan kakek-kakek yang menyelinap keluar rumah pada larut malam untuk bersenang-senang dengan bermain sepak bola. Gairah mereka mengolah si kulit bundar tetap membara, membayangkan masa mudanya. Namun yang pasti usia mereka tak lagi muda, tingkat kebugaran sudah mulai melemah.

Cekiprot gan Video nya :



sumber :
- www.youtube.com
- http://www.memobee.com/index.php?do=c.every_body_is_journalist&idej=3910

Sunday, 17 June 2012

Centralia, Bukit Hantu Yang Masih Menjadi Misteri



Ini adalah Centralia, sebuah kota hantu yang terletak di Columbia County, Pennsylvania, Amerika Serikat. Dihuni oleh lebih dari 5.000 orang pada tahun 1960. Ada gedung bioskop, 3 sekolah, selusin restoran, kantor pos dan 7 gereja. Ini adalah kota penambang yang makmur. Sekarang hanya 4 orang tinggal di sana.

Sebagian besar bangunan yang ditinggalkan telah dihancurkan oleh manusia atau alam. Sekilas, wilayahnya sekarang hanya tampak lapangan dengan jalan beraspal yang ada disekitarnya. Beberapa daerah diisi dengan hutan yang baru ditanami pepohonan
Gereja yang tersisa di kota kecil, St Mary's, memegang layanan mingguan pada hari Minggu dan tidak terpengaruh oleh api. Alasan semua ini adalah kebakaran tambang yang terjadi di 1960 awal dan sisa kebakaran sampai hari ini masih ada. Api ini akan terus menyala selama 250 tahun, bahkan lebih
Itulah yang Daud DeKok katakan tentang kota ini(1986): "Ini adalah dunia di mana manusia tidak bisa hidup, lebih panas dari planet Merkurius, suasana beracun seperti Saturnus. Di pusat kobaran api, suhu melebihi 1.000 derajat [Fahrenheit]. Lethal awan karbon monoksida dan gas-gas lain berputar melalui ruang batu. "Api pembakaran secara bertahap bergerak ke segala arah, mengancam kota-kota yang berdekatan. Ironisnya, nama salah satu kota terdekat Centralia adalah Ashland


sumber